Connect with us

KALIMANTAN TENGAH

Penenggelaman Kapal Asing Bagus, karena Memberikan Efek Jera Kepada Pencuri

Published

on

Penenggelaman kapal merupakan sanksi yang tegas agar kapal asing tak lagi berani menjarah ikan di perairan kita.

Indonesiaraya.co.id, Palangka Raya – Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Tengah mengatakan penenggelaman kapal asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia memberikan efek jera sehingga kebijakan tersebut harus didukung agar berkelanjutan.

“Apa yang dilakukan tersebut merupakan langkah tepat dan menjadi sanksi tegas kapal asing tak lagi berani menjarah ikan di perairan kita. Dengan begitu stok ikan kita juga meningkat ,” kata Ketua KTNA Kalimantan Tengah Sugianor di Palangka Raya, Kamis (18/1/2018).

Penenggelaman kapal pencuri ikan berhasil membuat stok ikan terus mengalami peningkatan.

Dia mengatakan sanksi berupa penenggelaman kapal pencuri ikan di kawasan perairan Indonesia juga bentuk penegakan hukum terhadap perundang-undangan.

BACA JUGA : Penindakan Kapal Asing Pencuri dengan Pelelangan, Tidak Efektif

Pria yang juga politikus PKB Kota Palangka Raya itu, menambahkan sebagai bentuk penegakan hukum maka proses tersebut harus terus dilaksanakan.

“Karena terkait aspek hukum maka itu juga sebagai bentuk penegasan kedaulatan bangsa di wilayah perairan,” katanya.

Dia mengatakan jika penenggelaman kapal pencuri ikan tersebut dihentikan maka praktik pencurian ikan di perairan Indonesia oleh kapal asing akan kembali marak.

“Jika praktik ‘ilegal fishing’ tersebut terus dilakukan maka yang paling merasakan dampaknya ialah para nelayan kita. Dan inilah yang harus kita jaga bersama,” katanya, seperti dikutip Antara.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan selama 2015 tercatat 113 kapal yang ditenggelamkan, pada 2016 tercatat 115 kapal, dan pada 2017 kembali meningkat hingga sekitar 250 kapal.

Penenggelaman kapal pencuri ikan yang telah dilakukan selama ini diklaim berhasil membuat stok ikan di kawasan perairan nasional juga terus mengalami peningkatan dari 6,5 juta ton pada 2011 menjadi 9,9 juta ton pada 2016.

KKP mengeluarkan Kepmen KP Nomor 47/KEPMEN-KP/2016 tentang Estimasi Potensi, jumlah tangkapan yang diperbolehkan dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di WPP NRI dengan estimasi potensi sebesar 9,9 juta ton. (ran)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

KALIMANTAN TENGAH

Karyawan Perkebunan Sawit Hilang di Sungai Seruyan

Published

on

Aparat Kepolisian bersama BPBD dan warga saat melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Seruyan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Indonesiaraya.co.id, Kuala Pembuang – Seorang karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit hilang setelah perahu motor yang ditumpanginya karam di Sungai Seruyan, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Korban hilang bernama Dian Andika Pratama (25) yang merupakan asisten PT Sawit Mas Nugraha Perdana (PT SMNP), kata Kapolsek Danau Sembuluh Iptu Moh Far’ul Usaedi di Kuala Pembuang, Minggu (16/4/2018).

Ia menjelaskan peristiwa tenggelam perahu motor yang ditumpangi Dian Andika Pratama terjadi pada Sabtu (14/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu, korban bersama beberapa rekan satu perusahaan yakni Salmin (36) dan Jumadi (36), serta warga lainnya yaitu Beni Pramono, Mujimin, Hendrik dan seorang perempuan yang juga motoris bernama Remi (34) menyusuri Sungai Seruyan menggunakan perahu motor untuk keperluan memancing.

Saat dalam perjalanan di sekitar muara Sungai Ulak Jawa daerah aliran Sungai Seruyan yang berada di antara Desa Cempaka Baru dan Telaga Pulang Kecamatan Danau Sembuluh, perahu motor berbahan kayu yang mereka tumpangi tiba-tiba oleng akibat dihantam gelombang.

Tidak berapa lama perahu motor kemudian hilang keseimbangan karena terlalu banyak air yang masuk ke dalam perahu sampai akhirnya perahu pun karam.

Selanjutnya, satu persatu penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju tepian Sungai Seruyan.

Namun, Dian Andika Pratama tidak bisa menyelamatkan diri terbawa arus dan tenggelam karena tidak bisa berenang.

Usai kejadian, petugas kepolisian yang menerima laporan langsung datang ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pencarian.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan dan masyarakat,” katanya, seperti dikutip Antara. (fah)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

KALIMANTAN TENGAH

Harga Bawang di Pasar Sampit Melonjak Rp55.000/Kg

Published

on

Harga bawang merah di pasar tradisional Sampit melonjak.

Bisnis.com, Sampit – Harga bawang merah di pasar tradisional Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah melonjak mencapai Rp55.000/kg.

Imah (30) warga Kelurahaan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Sampit mengatakan, kenaikan harga bawang merah tersebut sudah terjadi empat hari terakhir, sebelumnya Rp42.000/kg atau mengalami kenaikan sebesar Rp13.000/kg.

Hal yang sama juga terjadi kenaikan pada bawang putih, yakni dari Rp40.000/kg menjadi Rp45.000/kg atau naik sebesar Rp5.000/kg.

“Kami belum tahu apa yang memicu kenaikan harga bawang merah dan bawang putih tersebut karena pedagang tidak mau memberi tahu,” terangnya.

Imah mengaku, akibat kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok tersebut, dia sebagai ibu rumah tangga terpaksa harus mengatur strategi mengatur uang belanja agar kebutuhan dapur tetap bisa terpenuhi.

Sementara itu, Dadang pedagang di pasar tradisonal Keramat Sampit mengatakan, kenaikan beberapa kebutuhan pokok seperti bawang merah dan bawang putih memang dari agen.

“Dari agennya memang sudah naik, kami sebagai pedagang juga harus ikut menaikan harga,” ucapnya.

Penyebab lain naiknya harga kebutuhan itu karena dampak dari harga bahan bakar minyak jenis pertalite.

“Upah kendaraan angkutan naik akibat naiknya BBM jenis pertalite beberapa waktu lalu. Premium sulit di dapat di Sampit, sehingga kendaraan angkutan seperti pik up menggunakan BBM pertalite,” jelasnya.

Sedangkan untuk harga cabai di beberapa pasar tradisional saay ini masih bertahan di angka Rp80.000/kg. (usw)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DESTINASI

Air Terjun Merah Merah Butuh Perhatian Pemerintah

Published

on

Air Terjun Merah Merah di Kalimantan Tengah.

Indonesiaraya.co.id, Sampit – Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng Hero Harapano Manddauw menilai obyek wisata air terjun merah yang ada di daerah itu butuh perhatian pemerintah.

“Lokasi air terjun merah tidak terlalu jauh dengan obyek wisata Pantai Ujung Pandaran, yakni di wilayah Kecamatan Teluk Sampit,” katanyanya di Sampit, Selasa (20/3/2018).

Menurut Hero, obyek wisata air terjun merah memiliki potensi untuk dikembangkan dan bisa menarik wisatawan karena keunikan airnya yang berwarna merah kehitaman.

“Untuk bisa sampai di lokasi air terjun merah saat ini hanya bisa dicapai dengan kendaraan roda dua karena belum adanya infrastruktur yang memadai hanya jalan setapak,” terangnya.

Hero mengatakan, air terjun merah juga belum bayak di ketahui oleh warga karena lokasinya agak tersembunyi.

“Harapan kita obyek wisata tersebut nantinya bisa dikembangkan oleh pemerintah daerah karena lokasinya searah menuju ke Pantai Ujung Pandaran,” katanya.

Selain mengembangkan obyek wisata potensial, Hero juga meminta pemerintah daerah dalam hal ini dinas dan instansi teknis terkait untuk lebih gencar lagi mempromosikan destinasi wisata yang ada di wilayah Kotawaringin Timur ke dunia nasional maupun internasional.

Dengan gencarnya promosi diharapkan obyek wisata yang ada di Kotawaringin Timur bisa lebih di kenal oleh wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Tak kenal maka tak sayang, mungkin seperti itu. Jadi sebagus dan seindah apa pun obyek wisata apabila tidak diperkenalkan melalui promosi maka wisatawan tidak akan tahu. Dan apabila perlu undang para wisatawan tersebut untuk berkunjung ke Kotawaringin Timur,” ucapnya.

Hero mengungkapkan, DPRD akan mendukung upaya pengembangan obyek wisata di Kotawaringin Timur untuk mewujudkan keinginan bupati Supian Hadi akan menjadikan daerah itu sebagai daerah tujuan wisata, seperti dikutip Antara. (uws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending