Connect with us

GORONTALO

Ya Ampun, Ketua Nasdem Pohuwato Terlibat Narkoba

Published

on

Ketua DPW Partai Nasdem Gorontalo, Hamim Pou saat memberikan keterangan pers terkait pemecatan MY sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Pohuwato.

Indonesiaraya.co.id, Gorontalo – Ya ampunnnnn. Ketua DPD Nasdem Pohuwato, MY, ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gorontalo, Kamis (22/2/2018), di Jalan Jeruk, Kelurahan Wumialo, sekitar pukul 2 siang.

Menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, MY ditangkap BNN Kota Gorontalo, saat hendak mengambil barang yang diduga narkoba yang sengaja disimpan disalah satu pohon di pinggir jalan.

“Anggota saya mengendap pada saat itu, dan berhasil memantau saat yang bersangkutan akan mengambil barang yang disimpan di salah satu pohon yang tumbuh di pinggir jalan. Dan pada saat MY mengambil barang, langsung dilakukan penangkapan,” ujar Kepala Seksi Berantas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gorontalo, Kompol Lesman Katili.

BACA JUGA : Politisi Nasdem Calon Gubernur Lampung Resmi Jadi Tersangka

Bagi MY sendiri, ini bukanlah kali pertama dirinya berurusan dengan aparat hukum gegara barang haram tersebut. Sebelumnya MY pernah berurusan dengan BNN Provinsi Gorontalo beberapa tahun lalu.

Terungkapnya kasus narkoba yang melibatkan MY ini, mengakibatkan MY harus dicopot sebagai Ketua DPD Nasdem Pohuwato, sekaligus pemecatan dirinya sebagai kader partai besutan Surya Paloh tersebut.

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo, Hamim Pou, dalam jumpa pers di kediaman pribadinya di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, mengungkapkan bahwa pemecatan MY tersebut adalah bentuk komitmen Partai Nasdem dalam mendukung pemberantasan narkoba.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen Partai Nasdem dan seluruh jajaran hingga ketingkat bawah, yang sangat mengharamkan narkoba. Sikap kami jelas, yang tidak akan mentolerir kader yang terlibat narkoba,” kata Hamim yang didampingi pengurus Partai Nasdem Provinsi Sofyan Puhi (Ketua Bapilu) dan Yuriko Kamaru (Sekretaris DPW). (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GORONTALO

Polda Tindak Tegas Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan

Published

on

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono.

Indonesiaraya.co.id, Gorontalo – Polda Gorontalo akan menindak tegas oknum anggota polisi yaitu Bripda ST, Bripda AL dan Bripda WD yang melakukan penganiayaan kepada empat juniornya di salah satu rumah pelaku.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, Senin (26/3/2018), mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada 24 Maret lalu di rumah Bripda ST.

“Hal yang dilakukan oleh ketiga anggota polisi kepada juniornya bukan tradisi melainkan merupakan perilaku pribadi yang dilakukan oknum anggota Polri,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa hal itu telah ditindak lanjuti kepada semua yang terlibat dan dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Salah seorang korban telah melapor kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan akan ditindaklanjuti,” katanya.

Wahyu mengungkapkan bahwa ketiga pelaku adalah anggota Polda Gorontalo dan pihak pimpinan juga telah memerintahkan kepada bagian Kriminal Umum untuk memprosesnya.

“Nanti bisa diproses secara pidana umum maupun melalu Propam untuk disiplinnya,” kata dia.

Kabid Humas mengaku bahwa pihaknya mengetahui penganiayaan tersebut setelah beredar video melalui grup Whatsapp, lalu langsung mengambil tindakan.

“Perintah Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Rachmad Fudail sangat jelas, yaitu kepada yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Seperti dikutip Antara, keempat korban sendiri dianiaya oleh ketiga oknum polisi dengan cara ditampar dibagian wajah serta memukul pada bagian perut. Korban penganiayaan itu antara lain Bripda HM, Bripda PZ, Bripda AM dan Bripda IY. (adw)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

GORONTALO

Warga Resah, Harga Cabe Rawit Semakin Naik

Published

on

Tingginya harga cabai rawit, membuat pedagang enggan menjualnya eceran Rp 5.000

Indonesiaraya.co.id, Gorontalo – Warga di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, meresahkan harga cabai rawit yang semakin naik hingga mencapai Rp80.000 per kilogram.

“Tingginya harga cabai rawit, membuat pedagang enggan menjualnya eceran Rp5.000,” ujar Fatmawati, warga Kecamatan Kwandang, Jumat (2/3/2018), di Gorontalo.

Hallo Emak-Emak Berdaster, Bagaimana Harga Cabe di Kota Anda?

Ia berharap, pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait lebih memudahkan jalur distribusi untuk cabai rawit agar pasokannya banyak dan harga kembali normal.

BACA JUGA : Harga Cabai Merah Besar di Purwokerto Naik

Pasokan yang berkurang, kata perempuan berjilbab ini, menyebabkan kenaikan harga yang cukup tinggi dari pekan lalu di kisaran Rp55.000-Rp65.000 per kilogram.

Ada juga yang menjual dengan harga Rp70.000-Rp75.000 per kilogram, namun kebanyakan mereka adalah petani lokal.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

GORONTALO

Wah, BNN Belum Periksa Eks Politisi Nasdem Pohuwato

Published

on

Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berinisial MY, belum mau diperiksa.

Indonesiaraya.co.id, Gorontalo – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gorontalo belum memeriksa mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berinisial MY, terkait dugaan penyalagunaan narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan dari BNNK Gorontalo, Lesman Katili, Sabtu, mengatakan MY belum mau diperiksa karena masih menunggu pengacara sejak ditangkap pada Kamis (22/2/2018) siang.

“MY belum bersedia karena mungkin masih trauma, syok dan juga masih ada rasa sakit karena kecelakaan saat akan ditangkap,” ujarnya.

BACA JUGA : Ya Ampun, Ketua Nasdem Pohuwato Terlibat Narkoba

Lesman menjelaskan dengan alasan masih menunggu pengacara untuk diperiksa merupakan haknya sepanjang MY membutuhkannya.

“Kita juga membutuhkan kesehatan yang prima dari MY agar dapat dilakukan pemeriksaan,” kata dia, lagi, seperti dikutip Antara.

Untuk penetapan tersangka, Lesman mengaku masih harus melalui proses pemeriksaan, pengecekan barang bukti dan analisa hingga mendapat kesimpulan.

Sebelumnya pada Kamis (22/2) pukul 13.30 Wita, pihak BNN melalukan penangkapan kepada MY di Jalan Jeruk, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Dengan adanya kejadian tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Gorontalo secara resmi memberhentikan MY dari posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Pohuwato atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba. (sol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending