Connect with us

YOGYAKARTA

Disperindag Sleman Terus Revitalisasi Pasar Tradisional

Published

on

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)Kabupaten Sleman,Tri Endah Yitnani.

Indonesiaraya.co.id, Sleman – Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terus merevitalisasi pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah setempat guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik pengunjung pasar tradisional.

“Revitalisasi pasar tradisional ini merupakan program berkelanjutan tiap tahun, dari 2012 hingga 2019,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani, Rabu (14/3/2018).

Menurut dia, sampai saat ini sudah sebanyak 37 pasar tradisional di Kabupaten Sleman yang telah selesai direvitalisasi dan telah beroperasi kembali.

“Pada 2017 kami menyelesaikan revitalisasi enam pasar tradisional, kemudian pada 2018 kembali direvitalisasi enam pasar tradisional dan pada 2019 tujuh pasar tradisional yang akan direvitalisasi,” katanya.

Ia mengatakan, revitalisasi pasar tradisional tersebut bukan hanya bangunan fisik dan sarana prasarananya saja, tetapi juga para pedagangnya diberikan pemahaman baru konsep berdagangnya.

“Di dalam (pedagang) juga dibenahi, pemberdayaan pedagang dan penataan pedagang untuk meningkatkan kemampuan pedagang dan mempromosikan agar pengunjubg pasar meningkat,” katanya.

Endah mengatakan, revitalisasi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan yakni minimal harus memenuhi 11 item kelayakan pasar tradisional.

“Ada minimal 11 item yang ditentukan dalam Permendag seperti adanya ruang terbuka hijau, penataan kios dan los, serta harus dilengkapi dengan TPA, tempat penitipan anak, ruang laktasi dan lainnya,” katanya.

Ia mengatakan, pasar tradisional yang telah selesai direnovasi pada 2017 ini langsung dilakukan pemindahan pedagang yang sebelumnya direlokasi sementara.

“Pedagang yang sebelumnya direlokasi sementara siap untuk diboyong kembali ke pasar yang baru. Kondisi lima pasar tradisional yang direvitalisasi saat ini sudah sangat layak,” katanya.

Pasar tradisional yang telah direvitalisasi meliputi Pasar Gentan, Pasar Kalasan, Pasar Unit I Sleman, Pasar Tegalsari Berbah dan Pasar Prambanan.

“Para pedagang yang selama proses pembangunan menempati pasar sementara seger dipindah ke gedung baru. Mereka akan menempati lokasi pasar baru,” katanya, seperti dikutip Antara. (vsp)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKTOR RIIL

Puncak Arus Balik Transportasi Udara Hari Ini

Published

on

Puncak arus balik Lebaran 2018 dengan moda transportasi udara secara nasional terjadi hari ini karena pada Kamis (21/6/2018).

Indonesiaraya.co.id, Yogyakarta – Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2018 dengan moda transportasi udara secara nasional terjadi hari ini karena pada Kamis (21/6/2018) sudah memasuki hari kerja.

“Setelah kami mengamati dan juga memantau arus balik, kami perkirakan mencapai puncaknya pada hari ini dan tadi malam,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, saat jumpa pers di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (20/6/2018).

Menurut dia, masa peningkatan arus balik bagi penumpang angkutan udara cukup sebentar dan rata-rata mendekati hari pertama masuk kerja, berbeda dengan masa arus balik angkutan darat yang rata-rata jangkanya cukup panjang.

“Arus balik (penumpang angkutan udara) hanya singkat hari ini dan kemarin karena untuk transportasi udara segmennya berbeda, rata-rata pekerja yang memilih waktu mepet (dengan hari kerja) karena bisa tepat waktu,” kata dia.

Pada Lebaran 2018, menurut dia, hampir seluruh maskapai penerbangan mencatatkan pencapaian tingkat ketepatan waktu (OTP) cukup bagus dengan rata-rata lebih dari 90 persen.

“Tahun ini yang mendapat OTP paling bagus adalah Batik Air, diikuti Garuda Indonesia, City Link, Air Asia, dan Nam Air,” kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data di dari seluruh air port dan Airnav Indonesia, menurut dia, secara umum operasional angkutan udara untuk arus mudik maupun arus balik pada Lebaran tahun ini dalam kondisi lancar.

Ia mengatakan selama masa arus mudik Lebaran 2018, penumpang angkutan udara didominasi tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya dengan asal penerbangan dari kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Kualanamu, dan Makassar.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, mengatakan, dibandingkan Lebaran 2017, jumlah penumpang selama arus mudik tahun ini mengalami peningkatan 10 persen. Pada tahun ini pemudik yang menggunakan moda transportasi udara kurang lebih mencapai enam juta penumpang.

“Tahun ini kami memprediksikan H-8 hingga H+8 Lebaran secara nasional meningkat 8 persen atau 5,5 juta dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5,2 juta penumpang. Tetapi setelah kami pantau ternyata pertumbuhannya jauh lebih tinggi dari prediksi kami,” kata dia, seperti dikutip Antara. (lhk)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Mbak Titiek Bantu Sembako untuk Warga Lereng Gunung Merapi

Published

on

Siti Hediati Soeharto atau lebih dikenal dipanggil Mbak Titiek.

Indonesiaraya.co.id, Jogja – Anggota Komisi IV DPR RI Siti Hediati atau yang akrab disapa mbak Titiek, putri mendiang Presiden RI ke-2 Pak Harto, Minggu (3/6/2018) membagi-bagikan sembako kepada warga lereng Gunung Merapi.

Sebanyak 800 paket sembako senilai Rp 50.000 per paket itu untuk membantu meringankan beban di saat berbagai jenis sembako mengalami kenaikan harga.

Kepada warga lereng Gunung Merapi itu, mbak Titiek berpesan agar masyarakat mewaspadai Merapi. “Kami berharap masyarakat mengikuti petunjuk dari pemerintah,” katanya.

Namun pada saat yang sama, menurut Mbak Titiek, masyarakat tetap harus tenang beraktivitas seperti biasa. “Memang belum perlu mengungsi,” ujarnya.

Pesan yang sama disampaikan elalui akun instagram @titiksoeharto, bahkan mbak Titiek menutup pesannya dengan kata bijak “Akan selalu ada hikmah, di setiap akhir musibah. (bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Pariwisata Yogyakarta Tetap Berjalan Baik

Published

on

Hingga saat ini belum ada dampak penurunan kunjungan wisata di Yogyakarta.

Indonesiaraya.co.id, Yogyakarta – Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Aris Riyanta, mengatakan, hingga saat ini belum ada dampak penurunan kunjungan wisata di Yogyakarta akibat peristiwa teror bom di Surabaya, Jawa Timur.

“Sampai sekarang belum ada dampak (kunjungan wisata) yang terlihat akibat aksi-aksi teror kemarin,” kata Riyanta, di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, aktivitas pariwisata di sana masih berlangsung seperti biasa. Meski demikian ia mengakui ada kecenderungan penurunan kunjungan memasuki bulan Ramadhan dibandingkan hari biasa.

Terkait hal itu, dia bilang, “Saya yakin para pengelola objek wisata atau hotel memiliki cara-cara tersendiri untuk mengatasinya.”

Kepala Bagian Humas Kebun Binatang Gembira Loka, Eros Renanda, mengatakan, sejak awal Ramadhan, Kamis (17/5), kunjungan di sana memang menurun, cuma sekitar 300 orang ketimbang 1.000 orang pada masa lain, seperti dikutip Antara. (luq)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending