Connect with us

BOGOR

Ridwan Kamil Dukung Bima Arya? Begini Penjelasan Timses RK Bogor

Published

on

Ridwan Kamil, dan pendukungnya di Bogor

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Merebaknya pemberitaan Ridwan Kamil (RK) mengarahkan masyarakat agar memilih Calon Wali Kota Bima Arya di Pilwalkot Bogor, membuat tim sukses RK untuk wilayah Bogor meradang. Tim Pemenangan Ridwan Kamil di Bogor, Ramram Muhammad, menegaskan, tidak mungkin RK mengarahkan masyarakat Kota Bogor agar mendukung Bima Arya.

“Tidak Ada pernyataan maupun arahan atau ajakan dari Cagub Ridwan Kamil agar masyarakat Kota Bogor memilih Bima Arya. Pertemuan antara RK dan Bima tidak sengaja dan tidak membicarakan soal dukung mendukung,” tegasnya, seperti dilansir Hallobogor.com.

“Kami menyayangkan, tim pemenangan Bima Arya mengklaim Kang Emil meminta dukungan untuk Bima Arya”

Ramram mengaku sebagai saksi mata yang mengawal dan berada di hadapan Ridwan Kamil saat bertemu Bima Arya. Saat itu tidak ada wartawan atau media yang mewawancara RK dan Bima, jadi terkait pemberitaan yang beredar bahwa Ridwan Kamil mendukung Bima dan meminta agar masyarakat memilih Bima, itu adalah berita bohong dan tidak benar.

Tim Pemenangan Ridwan Kamil di Bogor pun menyebarkan release resmi terkait pertemuan antara Cagub Ridwan Kamil dengan Bima Arya.

Berikut beberapa hal yang dapat disampaikan terkait pertemuan Bima Arya dengan Ridwan Kamil, di Taman Kencana, Kota Bogor, Jumat 16 Maret 2018, sekira jam 09.30 WIB,

1. Hari Kamis dan Jumat, 15 dan 16 Maret 2018, adalah jadwal kampanye Ridwan Kamil di Kabupaten dan Kota Bogor.

2. Hari Jumat, 16 Maret 2018, jam 09.45-11.15, adalah agenda tapping dengan salah satu televisi swasta nasional, yang kebetulan tempatnya dipilih di Taman Kencana Kota Bogor, dengan pertimbangan jarak dan efektifitas waktu.

3. Saat di lokasi, Ridwan Kamil sama sekali tidak mengetahui jika Bima Arya datang ke Taman Kencana. Demikian juga Bima Arya, tidak tahu jika Ridwan Kamil berada di Taman Kencana untuk keperluan tapping program televisi.

4. Sekira jam 09.15, koordinator lapangan kampanye memberitahu Ridwan Kamil bahwa di pintu masuk, ada Bima Arya yang kelihatannya juga akan masuk ke dalam area taman.

5. Proses tapping yang sedianya sudah dimulai akhirnya dihentikan sementara, memberikan kesempatan bagi Ridwan Kamil dan Bima Arya saling menyapa. Perbincangan keduanya berlangsung tidak lebih dari 10 menit. Bima Arya bersama beberapa orang berseragam olah raga kemudian melanjutkan kegiatannya keluar dari Taman Kencana.

6. Pada saat keduanya berbincang, massa di dalam taman banyak yang melakukan swafoto maupun mengabadikan keduanya dengan kamera.

7. Dapat dipastikan bahwa pada saat itu tidak ada media selain televisi swasta yang sedang melakukan proses tapping di lokasi. Sehingga tidak ada wawancara kepada keduanya. Pemberitaan yang muncul di media, seolah wawancara adalah tidak benar.

8. Tidak ada statement dari Ridwan Kamil bahwa dirinya mendukung apalagi mengimbau agar warga Kota Bogor memilih Bima Arya. Pun demikian sebaliknya, tidak ada imbauan dari Bima Arya agar warga Jawa Barat memilih Ridwan Kamil di Pilgub Jabar”.

Sementara, Ketua tim pemenangan pasangan Rindu Kota Bogor, Joy Pendita menegaskan hal yang sama. Bahkan Joy melihat langsung pertemuan antara RK dan Bima.

“Tidak Ada pernyataan bahwa Ridwan Kamil mendukung Bima Arya. Semua berita yang beredar kemarin bohong dan tidak benar,” ujar Joy.

Kenapa RK tidak mendukung Bima Arya, karena Bima sebagai kader PAN, sedangkan PAN tidak berkoalisi mendukung RK di Pilgub Jabar. Jadi tidak mungkin RK mengarahkan masyarakat agar memilih calon Walikota yang partainya tidak berkoalisi dengan RK.

“Sudah jelas bahwa RK tidak di dukung oleh PAN di Pilgub Jabar ini, sehingga tidak mungkin RK mendukung Bima Arya. Ini harus diluruskan dan masyarakat harus tahu berita sebenarnya dan informasi yang benar. Kami menyayangkan adanya release dari tim pemenangan Bima Arya yang mengklaim Ridwan Kamil meminta masyarakat mendukung Bima Arya itu,” tandasnya. (cep)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BOGOR

Jokowi-Li Tanam Pohon Kamper di Bogor

Published

on

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menanam pohon kamper atau "Dryobalanops Lanceolata" di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/5/2018).

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menanam pohon kamper atau “Dryobalanops Lanceolata” di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/5/2018).

Jokowi dan Li menanam pohon kamper sebagai tanda persahabatan kedua negara yang semakin tumbuh dan berkembang.

Sebelumnya Jokowi dan Li, usai melakukan upacara penyambutan kenegaraan, melihat-lihat sekilas halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor melalui beranda istana.

Sesudahnya, keduanya berjalan ke taman di istana itu dan menanam pohon kamper.

Hal menarik terjadi ketika penyiraman pohon dengan air yang ada di ember berwarna hijau. Usai menanam dengan beberapa cangkul tanah dan menyiram pohon menggunakan gayung air, Jokowi mengajak Li mencuci tangan.

Namun melihat air di dalam ember yang masih terisi setengah, PM Li mengajak Presiden Jokowi untuk menyiramkan semua air yang ada di ember.

PM Li mengangkat ember hijau itu dibantu oleh Presiden Jokowi dan keduanya menyiramkan air bersama langsung dari wadahnya dan disambut tawa.

Usai melakukan penyiraman, keduanya berjabat tangan dan melempat senyum kepada media.

Acara selanjutnya yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan PM Li yaitu pertemuan bilateral bersama delegasi dan Pemerintah Indonesia di salah satu ruangan Istana Bogor.

Menurut data dari Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, pohon kamper adalah jenis tumbuhan tergolong dalam famili Dipterocarpaceae.

Kayu tanaman itu memiliki sifat kelas kuat II-(I) dan kelas awet III yang dapat dimanfaatkan untuk membuat perahu, serta tiang konstruksi atap bangunan rumah.

Kayu kamper juga memiliki nilai ekonomis lain yaitu sebagai bahan kapur barus dan getahnya juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan medis dan kosmetik serta bahan kapur barus.

Penyebaran tumbuhan langka itu berada di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.

Dengan manfaat yang begitu banyak dari pohon kamper, penanaman itu sepertinya menyimbolkan harapan kedua pemerintahan agar hubungan yang tumbuh pun semakin kuat dan saling menguntungkan di berbagai sektor kerja sama, seperti dikutip Antara. (bay)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Bus IPB Terguling Usai Pulang dari Geopark

Published

on

Bus milik Institut Pertanian Bogor (IPB) yang baru saja pulang dari wilayah Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu terguling.

Indonesiaraya.co.id, Sukabumi – Bus milik Institut Pertanian Bogor (IPB) yang baru saja pulang dari wilayah Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu terguling di Jalan Raya Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Dari hasil penyelidikan sementara yang kami lakukan bus bermuatan empat orang termasuk sopir tersebut, terguling di Kampung Wangun, Desa/Kecamatan Lengkong. Pada kecelakaan tunggal ini tidak ada korban jiwa,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Galih Bayu di Sukabumi, Minggu (22/4/2018).

Informasi yang dihimpun, rencananya bus bernomor polisi F 7160 F akan pulang ke Bogor usai mengantar rombongan setelah berkunjung ke UGG Ciletuh Palabuhanratu, namun diduga sopir tidak menguasai jalan yang menikung dan cukup curam.

Akibatnya, bus tersebut oleng dan langsung terguling di badan jalan sebelah kiri. Beruntung pada kejadian ini sopir dan tiga penumpangnya hanya mengalami luka ringan, sementar bus rusak pada bagian kaca depannya.

“Seluruh korban sudah diselamatkan dan bus pun dalam proses evakuasi karena badan bus tersebut melintang di jalan sehingga arus lalu lintas terhambat. Anggota kami masih berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan,” tambahnya.

Galih mengatakan keempat korban yang diketahui bernama O Komarudin (sopir), Faizal Mutaqin, Nata Juanda dan Beta Sagita kondisinya masih shock dengan kejadian ini. Tetapi kecelakaan tunggal ini murni akibat sopir tidak menguasai kondisi jalan yang berada di selatan Kabupaten Sukabumi tersebut, seperti dikutip Antara. (aar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Inilah Kartini Zaman Now di Mata Bima Arya

Published

on

Bima Arya Sugiarto, punya cara tersendiri dalam memperingati Hari Kartini.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Semarak peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2018, hari ini, menjadi refleksi bagi kehidupan gender perempuan di Indonesia. 21 April juga menjadi simbol emansipasi kaum perempuan untuk mendapatkan hak-hak yang sama dengan kaum pria. Bagaimana makna Kartini bagi Bima Arya?

Seperti dikutip Hallobogor.com, calon Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, punya cara tersendiri dalam memperingati Hari Kartini, Sabtu (21/4/2018). Selama seharian, Bima Arya terlihat menggunakan jasa ojek online dengan pengemudi wanita untuk menemani aktivitasnya ke sejumlah agenda. 

Ade Gendis (38), warga Tajur, Bogor Timur yang telah satu tahun menjalani profesi sebagai driver ojek online, mendapatkan kesempatan untuk mengemudikan kendaraan roda duanya yang ditumpangi oleh walikota petahana Bima Arya.

Di mulai dari kawasan Bondongan, Bogor Selatan, Bima Arya dan Ade menelusuri jalan di tengah teriknya matahari siang itu menuju wilayah Pandu Raya, Bogor Utara. Selama perjalanan, Bima Arya tampak berbincang dengan Ade. Sesekali tawa pun pecah dari raut wajah keduanya. Bima Arya pun melakukan siaran langsung di sosial media Instagram untuk melakukan interaksi dengan warga bersama dirinya maupun dengan Ade yang Bima Arya sebuat sebagai sosok Kartini zaman now.

Usai mengantarkan Bima Arya ke sejumlah lokasi, Ade Gendis menyatakan bahwa dirinya sangat mengagumi keramahan dan kepemimpinan Bima Arya. “Tadi perjalanan menyenangkan. Kang Bima tipe orang yang fleksibel, tidak kaku. Santai, enak bahas apapun enak,” ungkap Ade yang didampingi oleh ojek online wanita lainnya, Sandra Permata dan tergabung dalam Srikandi Go-Jek.

Ia menambahkan, momen tersebut dimanfaatkannya untuk berbincang seputar persoalan di Kota Bogor yang harus segera dituntaskan oleh Bima Arya pada periode berikutnya. “Tadi ngobrol seputar PR yang harus diselesaikan. Kalau Kang Bima terpilih harus menyelesaikan PR yang ada, jangan sampai ganti orang, ganti kebijakan. Kebijakan yang sudah bagus sekarang, diteruskan. Kalau ada kekurangan di perbaiki. Jangan sampaai masyarakat bingung, yang ini kebijakannya begini, nanti ganti orang lalu kebijakannya beda lagi. Kalau menurut saya bagusnya Kang Bima dua periode,” tandasnya.

Tidak hanya membahas yang serius, Bima Arya juga menanyakan seputar pengalaman Ade yang sudah setahun menjalani profesi sebagai driver ojek online. Ia berharap, para wanita masa kini bisa terinspirasi dari sosok RA Kartini yang ingin para wanita meneruskan segala perjuangannya untuk menjadikan para wanita mendapatkan hak-hak semestinya.

“Hari Kartini bisa dijadikan momentum bahwa  perempuan bisa bekerjasama dengan lelaki untuk membangun sesuatu yang bisa lebih baik lagi. Tapi tentu ada batasan yang harus kita pahami, seperti tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan,” jelasnya.

Bima Arya juga sempat mengajak Ade Gendis dan Sandra Permata mengunjungi bangunan bersejarah, yakni SMA Negeri 9 Kota Bogor yang terletak di Jalan Kartini, Bogor Tengah. Bangunan tersebut ternyata memiliki riwayat tak terpisahkan dengan emansipasi wanita di Kota Bogor. Sekolah yang mulai dibangun pada 1914 itu, ternyata sekolah dasar (SD) pertama khusus perempuan di kota hujan ini yang didirikan atas dorongan spirit RA Kartini.

Bima Arya tampak terkesan dengan bangunan berusia lebih dari satu abad itu karena masih tampak kokoh, bahkan terawat. 

“Memahami semangat kartini tidak boleh salah kaprah. Selain harus menyesuaikan dengan semangat zaman, juga harus memahami fitrah dari perempuan. Perempuan zaman now bagi saya adalah perempuan yang memiliki kekuatan kemandirian, di sisi lain juga ada kodrat sebagai perempuan yang tidak boleh dihilangkan dan ada peran-peran sebagai perempuan yang memang mulia untuk terus diperjuangkan. Seperti, mendidik dan membesarkan anak. Jangan salah dipahami semangat RA Kartini ini menjadi semangat yang terlalu kebablasan,” ungkap Bima Arya.

Keberpihakan dan kesetaraan terhadap hak-hak wanita juga Bima Arya tunjukan dengan menunjukkan sejumlah pejabat perempuan dalam struktur perangkat kerja di periode pertamanya, sebut saja untuk posisi kepala dinas hingga lurah beberapa di antaranya diisi oleh perempuan.

“Ini bukan hanya soal kesetaraan melainkan kompetensi. Mereka memiliki itu. Komitmen saya untuk mendorong perempuan, saya ingin sosok-sosok ini menginspirasi perempuan lain. Tapi bukan sekadar keberpihakan tanpa obyektifitas, mereka adalah sosok-sosok mumpuni di bidang ini,” pungkasnya. (cep)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending