Connect with us

SPORT

Bayern Singkirkan Sevilla untuk Menuju Empat Besar

Published

on

Bayern Munich saat melawan Sevilla di Liga Champions.

Indonesiaraya.co.id, Munich – Hasil imbang tanpa gol saat melawan Sevilla pada Rabu (11/4/2018) sudah cukup untuk mengirim Bayern Munich menuju empat besar Liga Champions, berkat kemenangan agregat 2-1 untuk mempertahankan harapan mereka mengukir “treble” di musim ini.

Bayern, yang akan memainkan pertandingan perempat final Liga Champions mereka untuk ketujuh kalinya secara beruntun, tidak pernah menampilkan performa terbaiknya namun mengendalikan permainan di mana lawannya dari Spanyol itu tidak bergigi sehingga jarang mengancam di kotak penalti tuan rumah.

Tim Jerman itu, yang terakhir kali mencatatkan treble pada 2013 saat dilatih Jupp Heynckes, mengamankan kemenangan 2-1 dari leg pertama pekan lalu di Spanyol.

Sevilla mengakhiri permainan dengan sepuluh pemain setelah Joaquin Correa diusir keluar lapangan pada fase akhir pertandingan.

Bagaimanapun, hasil ini membuat Sevilla, yang berada di delapan besar Piala Eropa untuk pertama kalinya sejak penampilan mereka sebelumnya di fase ini 60 tahun silam, masih mampu menghentikan laju 12 kemenangan beruntun tim asuhan Heynckes di kompetisi ini. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

SPORT

Herry : Ganda Putra Dijadikan Andalan Bukan Beban

Published

on

Pelatih ganda putra pemusatan latihan nasional (pelatnas) bulu tangkis, Herry Iman Pierngadi.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pelatih ganda putra pemusatan latihan nasional (pelatnas) bulu tangkis, Herry Iman Pierngadi, menyebut nomor ganda putra yang kerap menjadi andalan Indonesia dalam berbagai kejuaraan, bukanlah sebagai beban, melainkan tantangan baginya.

“Menjadi andalan, para atlet ataupun khususnya saya sendiri, tidak merasa terbebani, malahan saya tertantang untuk menciptakan pemain-pemain berkualitas dunia lebih banyak lagi setidaknya untuk melapisi Marcus Gideon/Kevin Sanjaya,” kata Herry di Cipayung, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Akan tetapi, lanjut Herry, pemain-pemain tersebut tidak bisa terbentuk dalam waktu sekejap. Dia mencontohkan proses Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang kini menjadi andalan Indonesia pun, membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan kadang di luar rencana awal.

Ketika Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih di atas, Herry menceritakan, malah yang dirinya siapkan sebagai pelapis adalah Ricky Karanda/Angga Pratama di samping Wahyu Nayaka/Ade Yusuf dan Marcus/Kevin. Namun ternyata malah Marcus/Kevin yang lebih menjanjikan.

“Ya begitu, perkiraan kita bisa benar ataupun tidak. Untuk saat ini, Saya nyiapinnya ada Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu/Ade dan Fajar Alfian/Rian Ardianto. Namun dibawahnya ada yang mulai nyodok juga,” katanya.

Herry menegaskan dirinya masih membutuhkan waktu untuk menemukan pemain-pemain yang mampu diandalkan berikutnya. Paling cepat, kata dia, dirinya baru bisa melihat lebih jelas siapa yang paling mendekati kualitas permainan Marcus/Kevin yang menjadi andalan Indonesia saat ini.

“Ya butuh waktu lihat di pertandingan sebenarnya. Paling setelah Indonesia Open bisa dilihat jadi dipastikan siapa ganda keduanya,” ucap Herry.

Saat ini, sedikitnya ada tiga pasangan yang bisa dikatakan kualitasnya mendekati Marcus/Kevin, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Berry Angriawan/Hardianto serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Menurut Herry, saat ini yang paling mendekati kualitas permainan Marcus/Kevin, adalah pasangan Fajar/Rian namun masih memiliki masalah konsistensi sehingga membutuhkan jam terbang yang lebih banyak.

Sementara Hendra/Ahsan masih memiliki aura pemain terbaik mereka, Herry menilai untuk Berry/Hardianto masih membutuhkan jam terbang lebih tinggi.

“Sedangkan untuk Angga/Rian, mereka dikembalikan bersama lagi tapi perkembangan tidak signifikan, saya masih mau lihat dulu evaluasi satu tahun pertama apakah bisa bersaing di tingkat dunia, kalau stagnan mereka harus legowo,” ujar Herry.

Ketika ditanya permasalahan yang dihadapi Angga/Rian sehingga tak kunjung bisa menunjukan performa yang diharapkan, menurut Herry, hal tersebut kembali pada pribadi masing-masing pemain tersebut.

“Kalau saya pribadi melihat mereka masih belum konsisten terutama di poin-poin terakhir dan konsistensi tersebut yang masih belum terlihat sekali dari mereka,” kata Herry menambahkan, seperti dikutip Antara.(ric)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SPORT

SM Tidak Silau Kemenangan Pertama Final IBL

Published

on

Pelatih SM Youbel Sondakh.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Satria Muda (SM) Pertamina menyatakan tidak silau kemenangan pertama di final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 atas Pelita Jaya (PJ) Basketball dengan skor 73-63 di Britama Arena, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

“Pertandingan belum selesai. Masih ada gim kedua,” ujar pelatih SM Youbel Sondakh usai pertandingan itu.

Youbel pun berharap, semua pemainnya bisa bermain minimal seperti di pertandingan perdana di mana semua personel SM disebutnya berlaga dengan bagus.

Selain itu, dia ingin pemainnya bisa mengendalikan emosi mengingat tingginya tensi pertandingan. Youbel tidak mau situasi seperti ketika melawan PJ di partai perdana final, saat point guard SM Hardianus terpancing emosi dan melakukan protes yang terlalu keras terhadap wasit.

Sikap tersebut menambah pundi-pundi “personal foul”-nya dalam pertandingan yang membuat pemain 26 tahun itu akhirnya terkena “foul out” dan dikeluarkan di kuarter keempat.

“Semua memang bisa terjadi di final. Berikutnya, sikap seperti itu harus dikendalikan,” ujar Youbel.

Sementara kapten SM Pertamina Arki Dikania Wisnu meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga fokus demi memenangkan laga final selanjutnya dan menjadi kampiun IBL 2017-2018.

“Kami harus fokus di gim kedua,” tutur Arki.

Satria Muda (SM) Pertamina berhasil menaklukkan Pelita Jaya (PJ) Basketball dengan skor 73-63 di laga pertama final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 di Britama Arena, Jakarta, Kamis.

Hasil itu membuat SM untuk sementara memimpin 1-0 di final yang berformat “best of three” dan tinggal memerlukan satu kemenangan lagi untuk menjadi juara IBL 2017-2018.

Pertandingan kedua final IBL 2017-2018 akan berlangsung pada Sabtu (21/4) di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, yang menjadi markas Pelita Jaya. GMSB juga akan menjadi arena untuk laga ketiga, Minggu (22/4), jika kedudukan final imbang 1-1, seperti dikutip Antara. (msh)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SPORT

Pedrosa akan Berusaha Membalap di Austin

Published

on

Pebalap Honda MotoGP Dani Pedrosa.

Indonesiaraya.co.id, Washington – Pebalap Honda MotoGP Dani Pedrosa akan berusaha membalap pada Grand Prix Amerika di Austin, Texas, pada akhir pekan ini setelah menjalani operasi pergelangan tangan pekan lalu.

Pebalap veteran Spanyol itu terlihat meragukan untuk dapat tampil pada putaran ketiga musim ini setelah mengalami patah pergelangan tangan akibat terjatuh pada Grand Prix Argentina dan menjalani operasi di Barcelona pada 10 April.

“Sejak operasi itu, saya mulai merasa sedikit membaik setiap harinya. Saya melakukan beberapa latihan untuk mendapatkan mobilitas dan mengurangi pembengkakan,” tuturnya melalui pernyataan tim.

“Sedikit demi sedikit saya memulihkan kekenyalan otot, dan hal ini membuat saya bisa mendapatkan kemajuan. Dari sini sulit untuk mengetahui peluang-peluang nyata kami.” “Kami akan pergi ke trek yang sulit dan sampai saya kembali ke sepeda motor saya, saya tidak akan benar-benar mengetahui kondisi saya. Namun hal yang sudah jelas bagi saya saat ini adalah layak dicoba untuk pergi ke (AS) dan berusaha,” tambahnya, seperti dikutip Antara. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending