Connect with us

JAWA BARAT

Mengingkari Janji Kampanye dan Tidak Pro Rakyat, PKB Tuding Jokowi Gagal

Published

on

Inisiator Pemuda Karawang Bergerak (PKB) Andre Lukman, dan aktivis "Penggalangan 100.000 Petisi Masyarakat Karawang untuk Mendukung #2019GantiPresiden"

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Presiden Jokowi dituding banyak mengingkari janji kampanye. Bukan itu saja, kebijakan yang diambilnya juga tidak pro rakyat. Dengan demikian kepemimpinan Jokowi telah dinilai gagal.

“Kami memandang pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan Jokowi telah gagal menjalankan amanat konstitusi,” kata Inisiator Pemuda Karawang Bergerak (PKB) Andre Lukman, di Karawang, Minggu (15/4/2018).

2019 merupakan momentum bagi rakyat Indonesia merebut kembali Indonesia ke pangkuan ibu pertiwi

Atas pertimbangan itulah, PKB merespon kondisi kebangsaan hari ini dengan melakukan “Penggalangan 100.000 Petisi Masyarakat Karawang untuk Mendukung #2019GantiPresiden” di Kabupaten Karawang.

BACA JUGA : Dari Semarang, Mahasiswa KAMMI Aksi Bakar Tangan dan Kursi Presiden

Acara penggalangan petisi tersebut dilakukan pada Minggu pagi, bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) dengan titik kumpul di Lapangan Karangpawitan Kabupaten Karawang.

–Presiden Jokowi dituding banyak mengingkari janji kampanye. Bukan itu saja, kebijakan yang diambilnya juga tidak pro rakyat. Dengan demikian kepemimpinan Jokowi telah dinilai gagal.. . .“Kami memandang pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan Jokowi telah gagal menjalankan amanat konstitusi,” kata Inisiator Pemuda Karawang Bergerak (PKB) Andre Lukman, di Karawang, Minggu (15/4/2018). . Atas pertimbangan itulah, PKB merespon kondisi kebangsaan hari ini dengan melakukan “Penggalangan 100.000 Petisi Masyarakat Karawang untuk Mendukung #2019GantiPresiden” di Kabupaten Karawang. Acara penggalangan petisi tersebut dilakukan pada Minggu pagi, bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) dengan titik kumpul di Lapangan Karangpawitan Kabupaten Karawang. #PemudaKarawangBergerak #2019GantiPresiden http://indonesiaraya.co.id/2018/04/15/mengingkari-janji-kampanye-dan-tidak-pro-rakyat-pkb-tuding-jokowi-gagal/

A post shared by Media Indonesia Raya (@indonesiaraya.co.id) on

Andre menjelaskan, Gerakan #2019GantiPresiden hari-hari ini menjadi topik pembahasan, baik di kalangan elit, maupun akar rumput masyarakat Indonesia.

Gerakan ini adalah gerakan konstitusional, tidak melanggar konstitusi, sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi yang dianggap tidak pro terhadap rakyat kecil.

Jika Indonesia masih dipimpin oleh kepemimpinan yang sama dengan hari ini, menurut Andre, maka sangat membuka peluang Indonesia semakin jauh dari apa yang telah dicita-citakan oleh para pendiri bangsa, yakni terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Karena itulah, pemuda Karawang merasa perlu melakukan perombakan secara fundamental tata kelola negara yakni dengan kembali ke Undang-Undang Dasar 1945.

“Caranya, ya dengan mengganti pemimpin republik dengan sosok pemimpin yang mempunyai kepemimpinan yang kuat, rela berkorban, komitmen dan konsisten dalam perjuangan kebangsaan demi kepentingan nasional,” kata Andre.

Andre menambahkan, momentum Pemilihan Umum 2019 yang akan datang merupakan momentum bagi rakyat Indonesia merebut kembali Indonesia ke pangkuan ibu pertiwi, dan momentum mengembalikan kedaulatan rakyat dalam berbangsa dan bernegara. (and)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

HUKUM

Kapolda : 25 Terduga Teroris Diamankan di Jabar

Published

on

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Polisi, Agung Budi Maryoto.

Indonesiaraya.co.id, Indramayu – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Polisi Agung Budi Maryoto mengatakan sampai saat ini sudah ada 25 terduga teroris yang berhasil diamankan di wilayah Jabar.

“Khusus Polda Jabar, ada 25 yang dilakukan penegakan hukum,” kata Irjen Agung di Indramayu, Minggu (15/7/2018), kepada awak media.

Menurut Agung penangkapan kepada 25 pelaku terduga teroris itu semua berkaitan dengan bom di Surabaya dan juga penyerangan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Maka Kapolri merintah Polda khusus Jawa melakukan kegiatan, penindakan hukum,” lanjutnya.

Dari jumlah tersebut ada lima terduga teroris tewas, empat di Cianjur dan satu orang di Subang, setelah melakukan perlawanan kepada petugas.

Sedangkan untuk pelaku yang di Subang merupakan satu jaringan dengan yang berada di Haurgelis Indramayu.

“Untuk teroris yang di Subang, masih satu jaringan dengan pelaku teror yang ditangkap di Indramayu. Yaitu jaringan Haurgeulis,” tuturnya.

“Lima di antaranya, terpaksa dilakukan tindakan tegas hingga tewas,” ucapnya, menegaskan.

Agung menambahkan penangkapan kepada sejumlah pelaku teroris itu dilakukan sebelum mereka melancarkan aksinya, seperti dikutip Antara. (zan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Kejaksaan Apresiasi Putusan PN Terkait Kereta Cepat

Published

on

Kejaksaan mengapresiasi keputusan Pengadilan Negeri (PN) Karawang yang menolak gugatan diajukan oleh lima perusahaan terhadap pemerintah terkait pembebasan lahan pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kejaksaan mengapresiasi keputusan Pengadilan Negeri (PN) Karawang yang menolak gugatan diajukan oleh lima perusahaan terhadap pemerintah terkait pembebasan lahan pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta.

“Tentunya kita mengapresiasi atas putusan ini,” kata Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejari Karawang, Lia Pratiwi kepada Antara di Jakarta, Kamis malam (12/7/2018).

Gugatan itu ditujukan kepada PT Pilar Sinergi BUMN serta tergugat lainnya PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Karawang, Gubernur Jabar, Menhub dan kantor jasa penilai publik.

Pemerintah menunjuk Kejati Jawa Barat dan Kejari Karawang menjadi kuasa hukumnya atau Jaksa Pengacara Negara (JPN).

Ia menjelaskan, ditolaknya permohonan keberatan ganti rugi tersebut akan berdampak bagi kelanjutan dan percepatan pembangunan jalur kereta cepat yang merupakan program nasional.

Kereta api cepat merupakan proyek strategis nasional, katanya, seraya menambahkan bahwa penilaian ganti rugi telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kelima perusahaan itu, PT Gajah Tunggal, PT Karawang Cipta Persada, PT Perusahaan Industri, PT Batuah Bauntung Karawang Primaland, PT Pertiwi Lestari, seperti dikutip Antara. (iza)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Tol Bocimi Siap Digunakan pada September 2018

Published

on

Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) siap digunakan pada September 2018.

Indonesiaraya.co.id, Bandung – Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan memastikan bahwa Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) siap digunakan pada September 2018.

Iriawan di Bandung, Rabu (11/7/2018) mengatakan kepastian tersebut diperolehnya dari pengembang saat melakukan peninjauan ke sejumlah titik tol Bocimi pada Selasa (10/7/2018).

Ia mengatakan konstruksi “main toll road” atau jalur tol utama sepanjang 15,3 kilometer telah rampung dan tinggal penyelesaian pada marka jalan dan penunjang lain.

“Dua bulan lagi siap digunakan ya, jalan utamanya sudah selesai hanya tinggal bagian sisinya,” ujar Iriawan dalam siaran pers.

Dari hasil tinjauannya bersama Bupati Bogor Nurhayanti, Iriawan mencatat sejumlah masalah yang harus segera diatasi, salah satunya adalah pembebasan tanah untuk pembangunan jalan interchange ke arah Caringin.

“Yang menjadi catatan saya pembebasan tanah untuk interchange ke arah Caringin, ini harus segera dituntaskan,” katanya.

Bila Tol Bocimi ini rampung seluruhnya, akan memangkas waktu tempuh lebih cepat dari arah Sukabumi ke Jakarta maupun sebaliknya yang biasanya bisa memakan waktu hingga enam jam.

Selain meninjau proyek tol Bocimi, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bogor, Penjabat Gubernur Jabar juga memantau proyek pembangunan Bendungan Sukamahi di Mega Mendung dan Bendungan Ciawi di Cipayung.

Setelah pembangunannya diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu, kedua bendungan tersebut terus dikebut penyelesaiannya.

Iriawan mengungkapkan, pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi merupakan salah satu solusi mengatasi banjir di Jakarta.

“Dua bendungan ini merupakan salah satu solusi atasi banjir di Jakarta yang kerap terjadi,” ungkapnya.

Iriawan mengatakan, tugas dari pemerintah daerah dalam pembangunan bendungan tersebut adalah pembebasan lahan dan menurutnya masih terdapat kendala pada pembebasan lahan ini.

Namun Iriawan optimis dua bendungan tersebut akan selesai sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat yaitu bulan Desember 2019.

“Kendala di pembebasan lahan ya, dan menjadi bahan diskusi bersama kami.”

Upaya pembebasan lahan akan terus kami komunikasikan bersama Bupati Bogor khususnya terkait data dan anggaran,” katanya.

Bila dua bendungan ini telah rampung, selain berfungsi sebagai pengendali banjir, juga akan menjadi destinasi wisata baru khususnya bagi masyarakat Bogor.

“Pastinya akan muncul tujuan wisata baru di Bogor yaitu dua bendungan ini,” kata Iriawan, seperti dikutip Antara. (asd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending