Connect with us

DIGITAL

Pemkot Manado Terima Penghargaan Best Emergency 112

Published

on

Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara menerima penghargaan sebagai Best Emergency Call Center di kawasan Asia-Pacifik.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara menerima penghargaan sebagai Best Emergency Call Center di kawasan Asia-Pacifik. Pelayanan Manado Siaga 112 menjadi yang terbaik berdasarkan penilaian Komunitas Contact Center World (CCW).

Demikian disampaikan oleh Indonesia Representative Contact Center World Grace Heny, di Oakwood Premier Cozmo, Selasa (17/4/2018).

Grace Heny menyerahkahkan penghargaan “Best Emergency 112 Cervice Call” kepada Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan.

Grace menjelaskan, dengan menjadi yang terbaik di Asia Pacifik, Pelayanan Manado Siaga 112 berkesempatan untuk menjadi finalis berikutnya untuk berbagi Studi Kasus Manado Siaga 112 pada event Contact Center World di Macao tgl 16-20 July 2018 nanti.

Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas penghargaan internasional yang diterimanya.

“Kami tidak menyangka akan memperoleh penghargaan ini, sebenarnya dengan memiliki fasilitas call center ini saja saya sudah bersyukur bisa membantu masyarakat Manado,” kata Dominus.

Pelayanan Manado Siaga 112 ini didukung oleh PT Jasnita Telekomindo yang menjadi rekanan Pemkot Manado, dan dibantu oleh tim Contact Center dari 168Solution.

Komunitas CCW adalah jejaring asosiasi global Contact Center dengan tujuan berbagi, berjejaring dan pembelajar para profesi Contact Center.

Studi kasus dimasukkan pada akhir Januari 2018 dan setelah dikaji oleh para professional Contact Center dari belahan dunia lain maka ditetapkan bahwa Kontestan Kota Manado dengan Manado Siaga 112nya dianggap menjadi salah satu Finalist Terbaik.

Sementara itu Direktur Enterprise PT Jasnita Telekomindo Welly Kosasih, menyampaikan kegembiraannya karena dengan dukungan yang diberikan, Pemkot Manado berhasil menerima penghargaan internasional.

Program 112 ini sendiri diinisiasi oleh pihak Kementerian Kominfo RI sejak 2016 lalu. Sebelum Kota Manado, kota-kota lainnya sudah memperkenalkan Layanan ini adalah Kota Surabaya, diikuti oleh DKI Jakarta, lalu 10 kota lain termasuk Batam, Denpasar, Balikpapan, Solo, Makassar.

Selain memberikan jasa tersebut, Jasnita juga menyediakan dan mensupport layanan teleponi untuk perusahaan-perusahaan FinTech di Indonesia.

Yaitu menggunakan jasa layanan telekomunikasi berbasis awan JasCloud yang diluncurkan tahun 2016 dan telah menjadi market leader di Era Digital, terutama dikalangan industri financial technology, coworking space, maupun e-commerce.

Beberapa layanan berbasis awan yang disediakan meliputi sistem teleponi perkantoran seperti nomor lokal maupun internasional dan fasilitas extention line, call recording, system help-desk, chat-bot, fax tanpa mesin, hingga secured SIP trunk.

Dengan layanan- layanan ini, pelanggan tidak lagi terbatasi oleh lokasi, karena dapat dengan mudah menerima dan melakukan panggilan telepon dimana saja, dengan koneksi internet. (rin)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DIGITAL

Asosiasi Pengusaha Nilai Penutupan Facebook Rugikan Pebisnis

Published

on

Rencana penutupan media sosial facebook akan mengancam para pebisnis.

Indonesiaraya.co.id, Manado – Sekretaris Asosiasi Pengusaha Industri Kreatif Sulawesi Utara, Asep Rahman, memgatakan, rencana penutupan media sosial facebook akan mengancam para pebisnis.

“Saat ini banyak pelaku usaha di Sulut yang mempromosikan hasil usahanya melalui media sosial facebook,” kata dia, di Manado, Jumat (20/4/2018).

Dia juga menilai rencana penutupan facebook akan menjadi pukulan bagi pelaku usaha.

BACA JUGA : Uni Eropa Tekan Facebook Terkait Skandal Data

“Facebook itu sudah melekat dengan pelaku usaha, seharusnya diambil jalan tengah agar tidak merugikan orang yang sedang membangun usaha,” katanya.

Dia mengatakan, banyaknya pengguna facebook dikarenakan ada dorongan pemerintah yang mengajak pelaku usaha menjual secara online, dengan maksud memperlebar pasar penjualan.

Inikan juga dorongan pemerintah, katanya, jadi mesti dipertimbangkan jika akan menutup Facebook di Indonesia.

Bagi pelaku usaha mikro kecil memengah untuk memasarkan produk secara pnline hanya mengandalkan media sosial tersebut.

Jika harus membuat website, katanya, mereka harus mengeluarkan biaya cukup besar. Belum lagi untuk membayar sistem IT dan sebagainya. “Jadi, perlu ada pemikiran yang matang untuk menutup FB di Indonesia,” jelasnya. (ntw)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Uni Eropa Tekan Facebook Terkait Skandal Data

Published

on

CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Indonesiaraya.co.id, Strasbourg – Anggota parlemen Uni Eropa menekan CEO Facebook Inc, Mark Zuckerberg, untuk menemui mereka demi mempertanggungjawabkan kebocoran data yang berimbas pada hampir tiga juta pengguna di Eropa.

Presiden Parlemen Eropa, Antonio Tajani pekan lalu meminta Zuckerberg menghadap karena mengirim perwakilan tidak cukup, seperti diberitakan laman Reuters.

Dalam surat untuk Zuckerberg, Tajani mengatakan perusahaan tersebut harus menyadari bahwa legislator memegang peran penting dalam membuat peraturan bagi perusahaan internet.

Komisioner Kehakiman UE, Vera Jourova, juga mengatakan Zuckerberg terkait panggilan tersebut. Jourova baru-baru ini berkomunikasi dengan COO Facebook Sheryl Sandberg.

“Saya bilang ke Sheryl Sandberg, Zuckerberg harus menerima undangan Parlemen Eropa. Menurut Ansip (kepala digital UE Andrius Ansip), undangan ini bertujuan membangun kembali kepercayaan,” kata dia.

Facebook diprotes besar-besaran karena dinilai lalai menlindungi data pengguna sehingga bocor ke tangan Cambridge Analytica, berdampak pada 87 juta orang, seperti dikutip Antara. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Polisi akan Kembali Periksa Facebook Indonesia

Published

on

Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan pihaknya masih membutuhkan keterangan perwakilan Facebook Indonesia untuk melengkapi upaya penyelidikan polisi dalam kasus dugaan kebocoran data pengguna media sosial Facebook.

“Kami mau cari keterangan beberapa orang lagi, ada perwakilan dari Facebook,” kata Ari Dono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Sebelumnya pada Rabu (18/4/2018), Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri selama lima jam terkait dugaan kebocoran data pengguna Facebook.

BACA JUGA : Kadin : Rencana Pemblokiran Facebook Rugikan UMKM

Menurut Ruben, Facebook Indonesia saat ini sedang melakukan audit internal terkait dugaan kebocoran satu juta data pengguna Facebook di Indonesia.

Dia pun memastikan akan transparan untuk melaporkan hasil audit tersebut kepada penyidik Polri, Kemkominfo dan DPR.

Kendati demikian, dia belum bisa memastikan kapan audit akan selesai.

Kasus dugaan kebocoran data pengguna FB saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Ari menambahkan hingga saat ini belum ditemukan adanya pengguna jejaring sosial Facebook di Indonesia yang datanya dicuri untuk kepentingan tertentu.

Polisi pun belum menerima laporan dari masyarakat terkait kebocoran data pengguna FB.

Terdapat indikasi kebocoran satu juta data pengguna Facebook dari Indonesia dalam kasus Cambridge Analytica.

Jumlah pengguna Facebook di Indonesia yang mengakses media sosial itu setiap bulan diperkirakan lebih dari 115 juta orang, dari 2,07 miliar orang yang mengakses Facebook setiap bulan seluruh dunia, seperti dikutip Antara. (ani)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending