Connect with us

SULAWESI UTARA

Pemkab dan KPU Minahasa Tenggara Dilaporkan Paslon

Published

on

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Tenggara dilaporkan tim pemenangan pasangan calon (Paslon) .

Indonesiaraya.co.id, Minahasa Tenggara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Tenggara dilaporkan tim pemenangan pasangan calon (Paslon) tunggal Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Joke Lego ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), pada masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada), Rabu (18/4/2018).

“Kami secara resmi telah melaporkan pihak Pemkab dan pihak KPU kabupaten, terkait adanya baliho ajakan mencoblos kolom kosong yang dipasang disejumlah tempat dengan menggunakan logo KPU dan logo pemerintah daerah,” kata Tim Pemenangan Sumendap-Legi Hendra Paat di Ratahan.

Menurut Hendra, laporan yang disampaikan pihaknya tersebut terkait pelanggaran berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017, dan PKPU Nomor 8 Tahun 2017.

“Berdasarkan PKPU ini telah terjadi sejumlah pelanggaran dan itu merugikan kami sebagai pasangan calon. Karena isi baliho tersebut terlihat dilegitimasi karena ada logo dari KPU dan logo pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panwaslu Kabupaten Minahasa Tenggara ketika diminta keterangannya mengungkapkan telah menerima laporan tersebut, dan segera menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Laporan ini kami sudah terima, dan disampaikan oleh tim pemenangan pasangan calon tunggal dengan terlapor Pemkab Minahasa Tenggara dan KPU Minahasa Tenggara,” ujarnya.

Dia menambahkan, nantinya pihak terlapor tersebut bersama para saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan serta klarifikasi.

Ketua KPU Kabupaten Minahasa Tenggara Ascke Benu, ketika diminta keterangannya mengaku belum mengetahui jika pihaknya menjadi terlapor di Panwaslu.

“Kami belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait hal ini. Tapi nantinya jika diminta untuk memberikan klarifikasi kami dari KPU sangat siap untuk memenuhi panggilan,” katanya.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Tenggara Robby Ngongoloy mengaku belum mendapatkan mendapatkan surat pemanggilan dari pihak Panwaslu.

“Sampai saat kami belum mendapatkan informasi resmi terkait adanya laporan ini. Tapi intinya kalau kami dipanggil untuk dimintai keterangan maka kami siap untuk memberikan klarifikasi,” tandasnya, seperti dikutip Antara. (aik)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SULAWESI UTARA

Sulut Meloloskan Tujuh Kuda ke Final Kejurnas

Published

on

Tim Pordasi Sulawesi Utara meloloska tujuh kuda pacu ke babak final pada Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri Pertama "Indonesia Derby 2018".

Indonesiaraya.co.id, Manado – Tim Pordasi Sulawesi Utara meloloska tujuh kuda pacu ke babak final pada Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri Pertama “Indonesia Derby 2018”, di Salatiga, Jawa Tengah.

Ketua Umum Pordasi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Sekretaris I Chris Sondakh, di Manado, Minggu (15/7/2018), mengatakan pada pertandingan yang digelar hari ini, tujuh kuda pacu daerah tersebut menunjukkan prestasi menggembirakan.

“Ketujuh kuda tersebut dapat tampil baik dan lolos ke babak final yang dijadwalkan Minggu (29/7),” katanya.

Tim Pordasi Sulut, di babak penyisihan Kejuarnas Pacuan Kuda Seri Pertama ini mengikuti enam kelas dari delapan kelas yang dilombakan, masing-masing Pemula A/B, Pemula C/D, Remaja, Derby, 4 Tahun A/B, dan 4 Tahun C/D.

Kuda Pacu Sulut yang lolos babak final untuk Kelas Pemula C/D jarak 1.200 M masing-masing kuda Madania Tonsea, Onix Tonsea, Red Taleta,Tagra Floria.

Kelas Remaja 1.600 M kuda Mc. Kinly, Kelas 4 tahun C/D 1.600 M kuda Rhaegar Nagari dan Kelas Derby 1.400 M kuda Bombastis.

Ia mengatakan raihan prestasi pada babak penyisihan ini sudah diprediksi oleh Ketua Umum Pordasi Sulut Ferry Wowor.

Karena di seleksi daerah untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Pacuan Seri Pertama yang dirangkaikan dengan kejuaraan Minahasa Cup awal maret 2018 lalu, capaian waktu kuda pacu yang lolos sangat baik.

Bahkan ada beberapa kuda melewati waktu di Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri Pertama tahun 2017 lalu.

Capaian prestasi ini semuanya tidak lepas dari dukungan langsung Gubernur Olly Dondokambey serta Wakil Gubernur Steven Kandouw dan kerja sama tim, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Dalam babak penyisihan ini, Ketua Umum Pordasi Sulut telah memintakan kepada semua anggota tim untuk tampil all out pada setiap kelas yang diikuti walaupun ada kendala pada track lintasan yang pendek,” katanya.

Menurut Sondakh, menghadapi babak nal nanti Ketua Pordasi Sulut Ferry Wowor bersama Ketua Ketua Kontingen Sehan Landjar optimistis akan meraih juara, seperti dikutip Antara. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SULAWESI UTARA

Nelayan Sultra Diminta Waspadi Gelombang Tinggi

Published

on

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tenggara (Sultra), mengingatkan nelayan agar tetap mewaspadai gelombang tinggi saat melaut.

Indonesiaraya.co.id, Kendari – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tenggara (Sultra), mengingatkan nelayan di daerah itu agar tetap mewaspadai gelombang tinggi saat melaut Kepala DKP Sultra, Askabul Kijo di Kendari, Minggu (15/7/2018), mengatakan informasi dari BMKG Kendari bahwa tinggi gelombang di perairan Sultra mencapai 2,5 meter.

“Tinggi gelombang tersebut masih membahayakan nelayan, terutama dengan kapal ukuran atau GT kecil,” ujarnya.

Peringatan Dini Tinggi Gelombang tanggal 16 Juli 2018 di wilayah perairan Sultra dan sekitarnya Pukul 08.00 wita sampai dengan pukul 20.00 wita diprakirakan gelombang 1,25 hingga 2,5 meter.

“Kondisi itu terjadi di Perairan Kepulauam Wakatobi, Perairan Manui-Kendari, Laut Banda Timur Sultra, Teluk Tolo, Perairan Kepulauam Banggai, dan Perairan Kep Sula,” lanjutnya.

Wilayah perairan itu, kata Askabul merupakan tersebut merupakan areal nelayan Sultra mencari ikan.

“Harapan kita para nelayan tetap memperhatikan kondisi cuaca, jangan paksakan melaut kalau cuaca sedang tidak bersahabat,” tambahnya,seperti dikutip Antara. (man)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

FINANSIAL

Transaksi Non Tunai Dinilai Ciptakan Akuntabilitas dan Transparansi

Published

on

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulawesi Utara Gammy Kawatu.

Indonesiaraya.co.id, Manado – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulawesi Utara Gammy Kawatu menilai penerapan transaksi nontunai dapat menciptakan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan.

“Pemprov Sulut berkomitmen mendukung implementasi transaksi nontunai pada pemerintah daerah,” kata Kawatu di Manado, Selasa (3/7/2018).

Bentuk komitmen itu, kata dia, diwujudkan dengan diterapkannya Instruksi Gubernur Nomor 900/2950.1/Sekr.BPKAD.

Pelaksanaan transaksi nontunai di daerah, lanjut dia, dapat memberikan sejumlah manfaat yaitu aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri sehingga lebih akuntabel.

Selain itu, transaksi telah didukung dengan bukti-bukti yang sah dan dapat mencegah terjadinya praktik manipulasi atau penggelembungan belanja daerah.

Penerapan transaksi seperti ini, lanjut dia, berdampak pada belanja daerah menjadi lebih efektif dan efisien, serta mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.

Dari sisi pengendalian internal pengelolaan kas semakin meningkat dimana posisi kas harian secara “real time”, mendukung implementasi “accrual basic” dan proses tutup buku akhir tahun dan pelaporan keuangan lebih cepat dan akurat.

“Pemerintah provinsi mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota bersama-sama mengoptimalkan pelaksanaan transaksi nontunai di Sulut,” ujarnya.

Beberapa unsur yang harus diperhatikan terkait dengan penerapan sistem ini yaitu, komitmen, regulasi dan kebijakan pemda, SDM, sistem informasi (aplikasi) yang terintegrasi, perbankan, penyedia barang/jasa dan pengawasan, sebut Kawatu, seperti dikutip Antara. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending