Connect with us

MALUKU UTARA

Malut Dorong Program KUR Kembangkan UKM

Published

on

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna mengembangkan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

Indonesiaraya.co.id, Ternate – Kantor Ditjen Perbendaharaan Maluku Utara (Malut) mengeluarkan aplikasi baru mengenai Sistem Informasi Kredit Program (SKIP) untuk mendorong program Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna mengembangkan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Yang akan digunakan oleh Kementerian Negara atau Lembaga teknis, Pemerintah Daerah, Lembaga Keuangan Penyalur KUR dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan guna untuk pelaksanaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan perhitungan subsidi bunga KUR,” kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Malut, Tri Budiyanto di Ternate, Minggu (6/5/2018).

Dia mengatakan, saat ini memang Ditjen perbendahaaran juga memiliki beberapa program mengenai KUR, namun hanya saja lebih bersifat network atau melalui SKIP, artinya jika para debitur atau penyalur KUR yang ingin mengikuti program harus mendaftarkan diri ke SKIP.

Sebab, dalam Peraturan Menko Perekonomian nomor 8 tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menko Perekonomian nomor 9 tahun 2016 menjelaskan untuk Persyaratan sebagai Penyalur KUR antara lain memiliki online system data KUR deng SIKP.

Sehingga Menkeu menetapkan Lembaga Keuangan/Koperasi yang memenuhi syarat online system SIKP dan Pemda melakukan upload data calon debitur potensial ke dalam SIKP.

Tri menambahkan, sementara untuk tata cara pelaksanaan bunga KUR yang pertama Subsidi bunga dibayarkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada Penyalur KUR, karena dana subsidi bunga dialokasikan di dalam APBN, Subsidi bunga dibayarkan melalui kerjasama yang dituangkan di dalam Perjanjian Kerjasama, Perhitungan Subsidi Bunga dilakukan berdasarkan rumus besaran Subsidi Bunga dikali outstanding KUR dikali hari bunga dibagi 360 hari dan yang terakhir KPA melakukan verifikasi tagihan subsidi dari Penyalur KUR berdasarkan data yang ada pada SIKP.

Dia mengaku, tujuan dari program ini adalah menghubungkan para pemangku kepentingan Kredit Program dengan fitur layanan SIKP, meningkatkan akurasi basis data pelaku usaha mikro, kecil dan menengah sebagai sasaran penerima Kredit Program.

Sehingga, dapat menyediakan basis data tunggal sebagai dasar perumusan kebijakan Kredit Program, memberikan layanan informasi yang cepat, akurat dan terintegrasi dalam implementasi KUR dan atau skema lain yang ditetapkan oleh pemerintah dan meningkatkan akurasi perhitungan dan kecepatan pembayaran Subsidi Bunga dan atau fasilitas lainnya.

Sedangkan di Maluku Utara yang telah memiliki akses untuk dilakukan program ini adalah, Provinsi Malut, Kota Ternate, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Kepulauan Morotai, sedangkan yang belum memiliki akses adalah, Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu, seperti dikutip Antara. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MALUKU UTARA

Tidore Kepulauan Gandeng Investor Brunei

Published

on

Wali Kota Tikep, H Ali Ibrahim. (kiri)

Indonesiaraya.co.id, Ternate – Pemkot Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) menggandeng Investor Brunei Darussalam BIMP-EAGA Business Council untuk rencana kerja sama investasi dengan PT Halmahera Jaya Gemilang.

Wali Kota Tikep, H Ali Ibrahim dalam siaran pers yang diterima Antara, Senin (2/4/2018) mengatakan, investor dari negara Brunei menyampaikan ketertarikan untuk membuka kerja sama investasi di empat bidang, yakni usaha agribisnis pengembangan tanaman jagung seluas 25 ribu hektare, pembangunan industri pengolahan jagung, usaha agribisnis peternakan sapi dan kambing seluas 500 hektare, dan usaha agribisnis perikanan (tambak udang) seluas 200 hektare.

Ali Ibrahim menjelaskan, pemkot mempersiapkan sejumlah lokasi untuk menjadi sentra pengembangan jagung, pengolahan jagung, peternakan dan agribisnis perikanan. Untuk jagung akan dipusatkan di Kecamatan Oba Tengah, Oba dan Oba Selatan, pengolahan jagung di Kecamatan Oba Tengah. Untuk peternakan di Kecamatan Oba Selatan, sedangkan tambak udang sudah dipresentasi di investor di Kecamatan Oba Tengah, Oba dan Oba Selatan.

Ali Ibrahim menambahkan bahwa keseluruhan dari investasi ini akan menyerap tenaga kerja yang cukup besar, sekitar dua ribu tenaga kerja akan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan investor.

Sedangkan, untuk persentase penyerapan tenaga kerjanya sebagian besar dari Kota Tidore Kepulauan dengan perbandingan 80-20 dengan tenaga dari luar.

Oleh karena itu, Pemkot Tikep sangat sangat mengapresiasi dan menyambut baik rencana kerjasama investasi ini, apalagi perusahaan dari negara Brunei Darussalam ini juga telah memiliki rekam jejak dan pengalaman yang baik dalam berinvestasi di Indonesia. seperti yang pernah dilakukan di Kabupetan Bima, Nusa Tenggara Barat,kata Ali Ibrahim.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan, Imran Jasin menjelaskan bahwa selaku instansi tekhnis pihaknya telah mempersiapkan sejumlah lokasi bagi para investor, untuk tanaman jagung ini bukanlah hal yang baru bagi masyarakat di Pulau Halmahera, bahwa masyarakat sangat berpengalaman dalam membudidayakan tanaman jagung dan pemerintah daerah juga tengah melaksanakan program pemerintah pusat dalam menanam jagung secara nasional.

Selain pengembangan budidaya jagung, dengan hadirnya pusat pengolahan jagung di Kota Tidore Kepulauan Imran Jasin berharap dapat menarik seluruh hasil tanaman jagung di Maluku Utara sehingga dapat memperjelas pasar jagung Maluku Utara sekaligus memperkuat posisi Kota Tidore Kepulauan sebagai produsen jagung olahan di Indonesia.

“Dari investasi ini, hasil olahan jagung, peternakan dan perikanan rencananya pemerintah bersama investor akan membuka pasar ekspor dan target utama ekspor dari produk investasi ini adalah pasar Timur Tengah,” katanya, seperti dikutip Antara. (aft)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DESTINASI

Diving Terbaik di Indonesia Ternyata Ada di Halmahera Selatan

Published

on

Laut Halmahera Selatan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Surga bawah laut Halmahera Selatan menjadi salah satu lokasi wisata diving terbaik di Indonesia, ungkap Kepala Bidang Promosi Halmahera Selatan Iksan Jasmir.

“Saya harap rakyat Indonesia wajib datang ke Halmahera Selatan, karena di sini semua ada, baik dari Sea Garden dan Scholing Manta,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/3/2018).

Iksan mengatakan, beberapa kepulauan di Halmahera Selatan menjadi favorit wisatawan yang kebanyakan dari Eropa, untuk diving, antara lain kepulauan Guraici, Kepulauan Widi, pulau Sali dan Kusu.

“Sejauh ini kebanyakan yang berkunjung adalah wisatawan dari Eropa. Mereka sangat menyukai diving di beberapa pulau diantaranya di kepulauan Guraici, Kepulauan Widi, pulau Sali dan Kusu,” katanya.

Selain diving, Halmahera Selatan juga memiliki objek menarik diantaranya wisata melihat kupu-kupu dan burung/birdwatcing.

Seperti dikutip Antara, destinasi wisata pantai yang sedang dikembangkan di pulau Pogo – pogo Bacan Barat. Lokasi ini memiliki waktu tempuh sekitar satu jam dari kota labuha. (lws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

MALUKU UTARA

Nelayan Pulau Tawabi Harapkan Bantuan Kapal Ikan

Published

on

Kapal Ikan.

Indonesiaraya.co.id, Ternate РPara nelayan di Pulau Tawabi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara mengharapkan bantuan kapal ikan dari pemerintah daerah untuk memudahkan mereka mencari ikan di laut.

“Mayoritas penduduk di Pulau Tawabi adalah nelayan, tetapi selama ini tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah daerah, khususnya dalam pemberian bantuan kapal ikan,” kata seorang nelayan dari Pulau Tawabi, Caco Subur di Ternate, Selasa (27/2/2018).

Para nelayan di pulau itu selama ini menangkap ikan menggunakan perahu katinting (perahu mesin tempel), yang hasilnya tidak seberapa karena hanya bisa menjangkau perairan dekat pantai, selain itu ada pula yang menangkap ikan menggunakan bagang, tetapi jumlahnya terbatas.

Menurut dia, sebagian nelayan di Pulau Tawabi mengoperasikan kapal ikan inka mina dari Kota Tidore Kepulauan, yang pembagian hasilnya dinilai tidak adil, karena pemilik kapal mendapat dua bagian sedangkan mereka hanya satu bagian.

Contohnya jika penghasilan sekali melaut mencapai Rp30 juta maka pemilik kapal mendapat bagian Rp20 juta dan yang mengoperasikan kapal ikan Rp10 juta untuk seluruh anak buah kapal (ABK) 15 orang.

“Kami berharap nelayan di Pulau Tawabi bisa mendapatkan bantuan kapal, seperti kapal ikan inka mina yang bobotnya 30 GT ke atas, karena nelayan di Pulau itu umumnya pemancing ikan cakalang dan ikan tuna yang membutuhkan kapal ikan seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Malut, M Buyung Rajilun mengatakan Pemprov Malut akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di daerah ini, di antaranya dengan memberikan bantuan sarana penangkapan ikan, seperti kapal ikan dan bagang ikan.

Pada 2018 ini, Pemprov akan memberikan bantuan 35 kapal ikan, terdiri atas 32 kapal ikan berbobot 3 GT dan 3 kapal ikan berbobot 10 GT kepada nelayan di sepuluh kabupaten/kota di daerah ini. (ode)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending