Connect with us

SELEBRITI

Megan Markle Alumnus Paling Kesohor Sekolah Khusus Perempuan Ini

Published

on

Meghan Markle, adalah aktris dan model asal Amerika Serikat.

Indonesiaraya.co.id, Los Angeles – Dengan tarian dan rangkaian bendera Inggris dan Amerika Serikat, murid-murid SMP dan SMA Catholic Immaculate Heart memberikan penghormatan dan kebanggaan mereka kepada aktris Meghan Markle yang ternyata alumnus paling terkenal sekolah khusus perempuan ini.

Tiga hari lagi Markle dinikahi Pangeran Harry dari Kerajaan Inggris.

Murid-murid SMP dan SMA Catholic Immaculate Heart berkumpul di lapangan berumput dibayang-bayangi logo Hollywood putih nan terkenal itu demi mensyukuri pencapaian Markle dengan minum sirup sambil tertawa ceria bersama.

Banyak pelajar yang mengaku terinspirasi oleh Markle yang selain aktris juga aktivis, pegiat kemanusiaan dan feminis.

“Fakta bahwa dia telah melakukan begitu banyak hal di dunia kita dan kini dia dinikahi Pangeran Harry, dinikahi seorang pangeran dari negara asing, dan dia sendiri bukan putri kerajaan, maka ini semacam kehormatan untuk melakukannya,” kata Ashley Stoneburner (12), murid kelas enam.

Markle (36) adalah lulusan Immaculate Heart 1999. Sekolah swasta yang total memiliki 670 murid SMP dan SMA itu didirikan pada 1906. Dua alumnus terkenal lain sekolah ini adalah aktris Mary Tyler Moore dan supermodel Tyra Banks.

BACA JUGA : Ayah Meghan Markle akan Jalani Operasi Jantung

Pangeran Harry (33), cucu Ratu Elizabeth dan penempat urutan enam dalam garis pewaris tahta Kerajaan Inggris, akan menikahi Markle di Kapel St George’s di Kastil Windsor, Sabtu pekan ini.

“Mengetahui aku ternyata memiliki senior yang akan dinikahi keluarga kerajaan, yang membela hak-hak wanita, membuktikan apa yang kami pelajari di sekolah ini benar-benar teraplikasikan di dunia nyata, dan aku sungguh senang mengetahuinya,” kata Amber Creasey, gadis berusia 18 tahun yang kini duduk di kelas 12 dan berasal dari London.

Meski pernikahan Markle telah menginspirasi mereka, para pelajar ini berusaha pragmatis mengenai apakah mereka juga akan dinikahi seorang pangeran suatu hari nanti.

“Aku tahu aku tidak akan dinikahi pangeran, meski semua pangeran itu terlalu muda, tapi itu membuatku merasa, sebagai perempuan, aku bisa melakukan apa saja dan aku terberdayakan oleh Meghan,” kata murid kelas tujuh bernama Amina Brenlini (13).

“Saat ini dia adalah inspirasi terbesarku karena dia memulai dari bawah dan sukses bertengger di atas, dan kini dia dinikahi seorang pangeran dari Inggris,” sambung Brenlini seperti dikutip Reuters, seperti dikutip Antara. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BOLA

Mbappe Dikabarkan Berkencan dengan Miss France 2017, Siapa Dia?

Published

on

Kylian Mbappé Lottin, adalah seorang pesepakbola profesional Perancis.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemain remaja tim nasional Prancis Kylian Mbappe mencuri perhatian sepanjang Piala Dunia 2018, bahkan dianugerahi penghargaan sebagai pemain muda terbaik.

Pria berusia 19 tahun tersebut semakin tenar dan digemari terutama oleh kaum hawa.

Namun pesepakbola yang bermain di klub PSG itu dikabarkan sedang berkencan dengan seorang wanita cantik bernama Alicia Aylies.

Siapa perempuan beruntung tersebut?

Aylies adalah Miss France 2017. Ratu kecantikan yang mewakili Prancis di Miss Universe 2017 itu juga merupakan pemain anggar, olahraga yang ia geluti sejak usia 4 tahun.

Mbappe dan Aylies yang seumuran itu pertama kali dikabarkan dekat pada bulan Mei ketika Aylies terlihat di salah satu laga PSG. Tidak jelas bagaimana mereka bertemu, tetapi mereka mungkin dipertemukan oleh Miss France 2007 Rachel Legrain Trapani, yang merupakan kekasih bek Prancis Benjamin Pavard. Kedua wanita itu terlihat bersama selama pertandingan Prancis melawan Argentina di Piala Dunia.

Aylies lahir di Pulau Martinique, di Karibia pada 21 April 1998, kemudian pindah ke Guyana Prancis ketika dia berusia dua tahun.

Di sanalah ia belajar hukum di universitas lokal dan menggeluti dunia permodelan. Sebelum memenangkan Miss France, Aylies memenangkan Miss Guyane.

Sebagai pemenang Miss Guyane 2016, Aylies memasuki level kompetisi berikutnya di Montpelier setahun kemudian.

Model yang khas dengan rambut ikalnya itu menjadi yang pertama dari Guyana Prancis menyandang Miss Prancis, dan berkompetisi di Miss Universe – namun ia tidak berada di tempat favorit.

Dia saat ini kerap bolak-balik ke Paris dan Amerika Selatan untuk karier modeling-nya. Demikian dilansir newyorkpost.com dan thesun.co.uk. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SELEBRITI

Meghan Markle – Kate Middleton Nonton Tenis Bareng

Published

on

Kate Middleton dan Meghan Markle saat menghabiskan waktu bersama menonton pertandingan tenis putri Wimbledon di Centre Court, Sabtu (14/7/2018).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Meghan Markle dan Kate Middleton menghabiskan waktu bersama menonton pertandingan tenis putri Wimbledon, tanpa para pangeran.

Para Duchesse bersorak mendukung Serena Williams yang melawan Angelique Kerber dari Jerman pada pertandingan di Centre Court, Sabtu (14/7/2018), dilansir dari laman The Sun.

BACA JUGA : Dublin, Kunjungan Pertama Harry-Meghan Sejak Menikah

Middleton dan Markle dilaporkan mengikuti jalannya pertandingan, sesekali tertawa saat bola nyaris mengarah ke mereka yang duduk di tempat khusus Royal Box.

Keduanya mengenakan pakian kasual selama menonton pertandingan, Markle dengan kemeja garis biru-putih dipadukan dengan celana panjang putih, sementara Middleton memakai terusan putih sebatas lutut.

Para putri juga menyaksikan semi-final Novak Djokovic yang mengalahkan Rafael Nadal.

Kensington Palace mencuit acara jalan bareng mereka, antara lain “Semi final yang mendebarkan! Selamat DjokerNole masuk ke final Wimbledon, dan yang terbaik untuk RafaelNadal!”, seperti dikutip Antara.(nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SELEBRITI

Gabrielle Stravelli Tampil di Banyuwangi

Published

on

Gabrielle Stravelli, adalah seoarang Musikus jaz asal Amerika Serikat.

Indonesiaraya.co.id, Banyuwangi  – Musikus jaz asal Amerika Serikat Gabrielle Stravelli akan tampil dalam pergelaran musik jaz di salah satu hotel di “Kota Gandrung” Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat malam.

Gabrielle di Banyuwangi, Jumat (13/7/2018) mengatakan dirinya yang datang bersama suaminya yang juga musikus jaz Pat O`leary, akan berbagi budaya musik jaz di Indonesia dengan mengisi lokakarya bersama pecinta musik jaz di Banyuwangi.

Dia menegaskan bahwa jaz merupakan musik yang santai, musik yang bisa menciptakan interaksi yang intim antara penyanyi dengan audiensnya.

Di Indonesia, pasangan suami isteri itu, akan bermain musik hanya di tiga kota, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Banyuwangi. Diplomasi kebudayaan berbalut musik jaz itu diinisiasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia.

“Apa yang disampaikan musik dan sampai kepada audiens, itulah jaz. Kita hilangkan stigma bahwa jazz itu rumit dan mahal,” kata Gabrielle saat memberikan lokakarya jaz di SMAN I Giri sebagai siaran pers Pemkab Banyuwangi.

Serangkaian pergelaran musik jaz yang digelar Banyuwangi selama beberapa tahun terakhir, menginspirasi Gabrielle Stravelli, yang juga Duta Jaz Amerika Serikat itu, untuk datang ke Banyuwangi.

Untuk lokakarya, para peserta terdiri atas pelajar, guru seni, dan pemain musik di Banyuwangi. Mereka antusias mengikuti materi demi materi yang disampaikan pasangan suami istri itu.

Berbagai teknik dalam musik jaz disampaikan oleh Gabrielle yang pada kesempatan itu juga mengajarkan cara bernyanyi ala jaz. Diiringi alat musik piano dan elektrik kontra bas, dia mengajak para pecinta jaz mengikuti alunan suaranya.

Para peserta pun terlihat asyik mengikuti nada demi nada yang disuarakan oleh Gabrielle. Tidak hanya cara menyanyi, mereka juga mengajarkan cara bermusik, termasuk sejarah jaz.

“Musik jaz memang merupakan genre yang membutuhkan `skill` khusus untuk memainkannya. Terutama kemampuan improvisasi yang lebih ketimbang musik lain. Jadi memang harus dipelajari,” ujarnya.

Dia menjelaskan mengapa dalam rangkaiannya ke Banyuwangi juga menggelar lokakarya.

“Di Indonesia, di Banyuwangi juga mungkin, tak mudah untuk menemukan guru jaz sebagaimana di tempat kami di New York. Karena itu kehadiran kami di sini sekaligus untuk berbagi ilmu kepada musisi dan pecinta jaz di Indonesia,” katanya.

Gabrielle juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Banyuwangi yang konsisten menggelar musik jaz.

“Banyuwangi tak hanya indah, tapi masyarakatnya sangat familier dengan musik jaz. Saya juga pernah dengar ada `student jazz` di sini. Ini bagus menurut saya,” ucapnya.

Dalam konsernya, Gabrielle berjanji membawakan lagu khas Using dengan aransemen jaz. “Jaz itu `open-minded`, jadi kami tak salah kalau akan membawakan lagu daerah Banyuwangi,” katanya, seperti dikutip Antara. (mma)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending