Connect with us

TANGERANG

Hukum Berat Pelaku Perkosaan Terhadap Remaja di Tangerang!

Published

on

Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati. (Foto : dpr.go.id)
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati mengutuk keras pelaku perkosaan terhadap anak usia 16 tahun yang terjadi pada bulan Mei lalu di Tangerang, Banten dan menyebabkan korban depresi hingga akhirnya meninggal dunia. “Saya sebagai perempuan dan sebagai seorang ibu, mengutuk perbuatan pelaku pemerkosaan remaja putri 16 tahun di Tangerang. Pelakunya keji!” ucap Sari melalui pesan singkatnya kepada Parlementaria, Minggu (14/6/2020). Sari mendorong pihak berwajib untuk mengusut tuntas dan memberikan hukuman seberat-beratnya pada pelaku. Dijelaskan Sari, jika mengacu pada Pasal 285 KUHP, hukuman pelaku maksimal 12 tahun penjara. Sementara berdasarkan Pasal 80 dan 81 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, ancaman hukumannya paling singkat 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Ditambah Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak yaitu kekerasan yang mengakibatkan meninggal dunia. Semua itu untuk memberi efek jera supaya tidak terulang kembali kasus serupa. Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga mengapresiasi kinerja Kepolisian yang sudah bertindak cepat menangkap empat dari tujuh pelaku perkosaan. Meski demikian Ia juga meminta pihak kepolisian untuk mendalami hubungan pemerkosaan dan depresi korban dengan meninggalnya korban. Menurut informasi yang didapat Sari, sebelum diperkosa, korban diberikan pil excimer. Lalu setelah diperkosa, korban sempat sakit dan depresi, hingga kemudian dirawat di Rumah Sakit Jiwa sampai akhirnya meninggal dunia. “Ini perlu didalami oleh Kepolisian, bagaimana hubungan kasus pemerkosaan dengan meninggalnya korban. Bisa dikenakan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika atau pasal lain yang sesuai dengan fakta hukum,” tambahnya. Tidak lupa Sari juga menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban, serta berharap semoga ada titik terang kasus ini dan keadilan ditegakkan pihak yang berwajib. (dpr)

Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

TANGERANG

BNN Berhasil Bongkar Truk Berisi Sabu dalam Karung di Tangerang

Published

on

Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari. (Foto : Instagram @infobnn_ri)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap sebuah truk yang mengangkut narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam karung berisi jagung di Jalan Prabu Siliwangi, Tangerang, Banten.

“Kita telah temukan banyak sekali narkoba jenis Sabu. Ratusan kilogram yang dibawa dengan truk disimpan di dalam karung berisi jagung,” kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari dalam keteranganya, Selasa (28/7/2020).

Menurut dia, barang haram tersebut disimpan di sebuah ruko yang seolah-olah difungsikan sebagai gudang beras di daerah Tangerang. Narkotika tersebut terlebih dahulu disimpan sebelum didistribusikan kepada para pemesan.



Petugas pun mengamankan enam orang tersangka. Adapun ratusan kilogram sabu-sabu itu dibawa dari Sumatera dengan truk tertutup berukuran besar.

Menurut Arman, petugas pun masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk peran masing- masing tersangka. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

TANGERANG

Polisi Ringkus Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang Selatan

Published

on

Polres Tangerang Selatan menangkap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. (Foto : pixabay.com)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – unit reskrim Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan menangkap A (40) warga RT005/RW004, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan pada Minggu (26/07/2020). Ia diduga menganiaya istrinya hingga tewas.

Ia disangkakan pasal tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sesuai pasal 44 Jo pasal 351 KUHPidana, dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun. Kanit Reskrim Polsek Pamulang (Iptu Totok) menerangkan, pengungkapan kasus kekerasan rumah tangga yang dilakukan suami terhadap istrinya itu bermula dari laporan tetangga.

”Dari laporan tetangga korban, mengetahui bahwa istri yang menjadi korban KDRT dari pelaku ini tewas,” jelas Kanit Reskrim Polsek Pamulang.



Korban Thayyibah (28), yang tak lain istri pelaku. Keduanya berasal dari Jawa Timur. Dari hasil pemeriksaan visum et repertum yang diperoleh dari rumah sakit, korban mengalami banyak luka memar. Mulai dari wajah, lengan, kaki dan badan. Sampai akhirnya korban meninggal dunia.

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan. Sementara korban berada di RS untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti sementara berdasarkan hasil visum terhadap korban,” tutupnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

TANGERANG

Tangsel dan Jakpus Jadi Wilayah Terbanyak Pelanggar Operasi Patuh

Published

on

Pelaksanaan Operasi PatuhJ aya 2020 gabungan personil PM. (Foto : Instagram @tmcpoldametro)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan menjadi penyumbang terbanyak angka pelanggar lalu lintas pada hari keempat penerapan operasi patuh jaya 2020.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya (AKBP. Fahri Siregar) menjelaskan jumlah pengendara yang terjaring petugas pada hari keempat operasi patuh jaya sebanyak 4.566 pelanggar.

“Wilayah yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas di Jakrta Pusat dan Tangerang Selatan,” kata AKBP. Fahri Siregar.



Ia mengatakan, tak semua pelanggar diberi sanksi berupa tilang. Menurutnya, dari total 4.566 pelanggar, setidaknya ada 2.941 pelanggar yang hanya diberikan sanksi berupa terguran.

“Hasil Anev Operasi Patuh Jaya 2020 hari keempat. Jumlah penindakan tilang sejumlah 1.625 pelanggar dan teguran sejumlah 2.941 teguran,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan pelanggaran didominasi oleh pengemudi sepeda motor. Semenetara jenis pelanggaran tertinggi adalah pelanggaran melawan arus.

“Jumlah pengendara yang ditindak karena melawan arus ada 449 pelanggaran,” pungkasnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017