Connect with us

JAKARTA

Pemprov DKI Jakarta Putuskan untuk Perpanjang PSBB Jadi Masa Transisi

Published

on

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto : Instagram @aniesbaswedan)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta telah mengevaluasi masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketiga yang diberlakukan di Ibu Kota. Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, memutuskan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga akhir Juni 2020 sebagai masa transisi fase pertama, menuju kenormalan baru.

Hal ini disampikan Gubernur saat memaparkan hasil kajian ilmiah Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, estimasi angka reproduksi efektif/ effective reproduction number (Rt) dari Covid-19 di wilayah DKI Jakarta sampai dengan 4 Juni 2020 adalah 0,99.

“Di Maret 2020, angkanya 4. Kami mulai melakukan pembatasan, penutupan sekolah, Car Free Day ditiadakan, imbauan work from home, sehingga angkanya dapat turun drastis di Maret – April 2020. Ini adalah kerja bersama seluruh masyarakat,” ungkap Gubernur Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Kamis (4/6/2020).



Gubernur Anies menjelaskan, terdapat tiga indikator untuk melakukan pelonggaran pembatasan sosial, yaitu: 1) Epidemiologi : Tren PDP di Jakarta yang fluktuatif cenderung meningkat, Tren Kasus Positif yang fluktuatif cenderung menurun, dan Tren Kematian selalu menurun. Skor: 75. 2) Kesehatan Publik: Tren jumlah tes PCR di Jakarta yang fluktuatif cenderung meningkat, Proporsi di rumah saja di perkotaan 50 – 70 persen. Skor: 70. 3) Fasilitas Kesehatan: Jumlah ventilator dan Jumlah APD di Jakarta ada peningkatan dan memenuhi kebutuhan. Skor: 100

Total skor dari ketiga indikator tersebut di DKI Jakarta adalah 76, sehingga, pembatasan sosial dapat mulai dilonggarkan secara bertahap dengan tetap waspada terhadap lonjakan kasus.

“Jika dilihat dari kasus positif harian dan jumlah kematian harian per tanggal 3 Juni 2020, grafik di Jakarta relatif turun, dari grafik nasional, dan luar DKI Jakarta. Setiap kebijakan yang dilaksanakan dengan disiplin oleh masyarakat, 2-3 minggu kemudian baru muncul efeknya, trennya di Jakarta melandai. Ini adalah hasil kerja kolosal yang selalu disiplin menjaga protokol kesehatan,” terangnya.

Selain itu, dari mapping Kelurahan menurut kecepatan laju Incident Rate (IR) Covid-19 per 100.000 penduduk, pada periode 15-30 Mei 2020, mayoritas wilayah Jakarta juga sudah berwarna hijau (laju IR 0) dan kuning (laju IR 0,1 – 24,63).

“Artinya, kita bisa mengubah itu. Kita berhasil mengubah tempat-tempat yang berwarna merah sebelumnya, menjadi hijau. Tapi, kita masih punya PR untuk mengubah beberapa tempat lain menjadi berwarna hijau,” imbuh Gubernur Anies.

Namun, mengingat potensi penularan masih dapat terjadi, apalagi masih terdapat 66 RW yang rawan penularan Covid-19, maka Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta menetapkan PSBB diperpanjang dan bulan Juni sebagai masa transisi.

“Semua sanksi terhadap pelanggaran PSBB akan tetap berlaku. Pelanggaran kewajiban menggunakan masker juga akan ditindak. Sekarang kita masuk fase transisi, jangan kita kembali ke masa sebelum ini. Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” tegas Gubernur Anies.

Dalam masa transisi menuju masyarakat yang aman, sehat, dan produktif, Pemprov DKI Jakarta melakukan periode edukasi, dan pembiasaan terhadap pola hidup sehat dan aman sesuai protokol Covid-19. Selanjutnya, periode transisi dari masa pembatasan menuju perluasan kegiatan sosial-ekonomi produktif.

Masa transisi dirancang dengan dua fase: Fase I dan Fase II. Setiap Fase berlaku satu bulan, dan bisa diperpanjang sesuai hasil pemantauan kondisi pengendalian wabah Covid-19.

Pemprov DKI Jakarta juga akan menerapkan kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake) dalam masa transisi ini. “Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan dan menerapkan kembali pengetatan,” ujar Gubernur Anies.

Disebutkan, terdapat prinsip umum dan protokol kesehatan yang perlu digarisbawahi dan diperhatikan dalam pelaksanaan PSBB Transisi ini, sebagai berikut: 1) Prinsip Umum: a) Warga sehat diperbolehkan berkegiatan di luar rumah; b) Dilarang bepergian bagi warga tidak sehat/bugar; c) Fasilitas hanya digunakan dengan 50 persen kapasitas; d) Selalu gunakan masker jika berada di luar rumah; e) Jaga jarak aman 1 meter antarorang; f) Cuci tangan dengan sabun secara rutin; g) Menerapkan etika batuk, bersin; h) Untuk kegiatan-kegiatan tertentu, warga lanjut usia (60+ tahun), ibu hamil, dan anak-anak belum diperbolehkan.

2) Protokol di Rumah: a) Cuci tangan setiap kembali dari bepergian, lebih aman jika mandi: b) Batasi jumlah tamu agar tetap bisa jaga jarak aman di rumah; c) Gunakan masker di rumah jika sedang sakit atau jika ada keluarga yang sakit.

3) Protokol Pergerakan Penduduk: a) Utamakan jalan kaki dan sepeda; b) Kendaraaan Bermotor Pribadi (sepeda motor dan mobil) beroperasi dengan protokol kesehatan; c) Kendaraan umum massal (termasuk terminal, halte, stasiun) diisi hanya dengan 50 persen kapasitas dan antrian penumpang berjarak 1,5 meter antar orang; d) Kendaraan umum non-massal (ojek/mobil) beroperasi dengan protokol COVID-19.

4) Protokol Aktivitas Sosial dan Ekonomi: a) Jumlah peserta/orang harus kurang dari 50 persen kapasitas tempat/ruang; b) Ada jarak aman antar orang yaitu 1,5 meter; c) Mencuci tempat kegiatan dengan disinfektan sebelum dan setelah digunakan setiap kegiatan.

5) Protokol Tempat Kerja: a) Proporsi karyawan yang bekerja di kantor adalah 50 persen dari seluruh karyawan, 50 persen yang lain bekerja dari rumah; b) Setiap kantor/usaha membagi jam kerja karyawannya yang berada di kantor dalam dua kelompok waktu yang berbeda (minimal beda 2 jam) untuk mengendalikan kapasitas saat mobilitas datang, pulang, istirahat di gedung tinggi. (Sebagai ilustrasi 50 persen mulai masuk kerja pukul 7.00, jam istirahat pukul 11.00; 50 persen mulai masuk kerja pukul 9.00, jam istirahat pukul 12.30)

6) Pendidikan: a) Belajar mengajar di sekolah hanya dilakukan jika kondisi telah dinilai aman. Tahun Ajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020, tetapi belum ditentukan apakah kegiatan belajar sudah bisa dilakukan di sekolah atau masih tetap harus di rumah; b) Keputusan menggunakan Gedung PAUD, TK/RA/BA, Sekolah/Madrasah untuk kegiatan belajar akan mempertimbangkan situasi wabah di Jakarta. (pub)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Catut Nama Menlu untuk Tipu Korban, Bareskrim Tangkap 4 Napi

Published

on

Bareskrim Polri menangkap 4 pelaku narapidana (Napi) yang melakukan penipuan di belasan negara. (Foto : Instagram @divisihumaspolri)

Indonesiaraya.co/id, Jakarta – Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap 4 pelaku narapidana (Napi) yang melakukan penipuan di belasan negara. Para napi ini menggunakan modus dengan mengaku sebagai Menteri Luar Negari (Menlu) Retno Marsudi.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengatakan pelaku menipu korban dengan menggunakan identitas Menlu Retno. Tersangka juga mengaku sebagai Duta Besar, konsulat jenderal, dan anggota DPR.

“Kami tambahkan modus operandinya adalah pura-pura melakukan jual beli kurma, berpura-pura menjadi keluarga dari salah satu pejabat yang membutuhkan uang, kemudian juga terkait dana pemulangan dan administrasi untuk ke Indonesia,” kata Brigjen Pol Slamet Uliandi, Senin (10/8/2020).



Adapun keempat tersangka yaitu berinisial DA (32), K (37), JS (41), dan D (30). Slamet mengatakan dalam aksinya, para tersangkamendapatkan nomor korban yang berada di 17 negara dari media sosial secara acak.

“Bagaimana mendapatkan data mereka melalui internet dan mem-profiling setiap orang-orang yang ada di internet, baik melalui Facebook, Instagram, atau platfotm saat ini,” ungkap Slamet.

Keempat pelaku mengerjakan aksinya tanpa bantuan pihak manapun di dalam Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Kuningan, Jawa Barat. Slamet mengatakan Bareskrim masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Korban dari aksi penipuan ini berada antara lain di Korea Selatan, Brunei Darusalam, Amerika Serikat, Kanada, Arab Saudi, dan Malaysia. Korban juga ada yang berada di Sudan, Belanda, Rusia, Jepang, Korea Utara, Meksiko, Spanyol, dan Belgia. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

65 Kasus Kecelakaan Terjadi, Selama Operasi Patuh Jaya 2020

Published

on

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 65 kasus kecelakaan terjadi selama Operasi Patuh Jaya 2020. (Foto : humas.polri.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Dirlantas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 65 kasus kecelakaan terjadi selama Operasi Patuh Jaya 2020. Dari total peristiwa laka lantas itu, empat orang meninggal dunia.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar menyebut Jakarta Timur menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas tertinggi dengan 22 kasus. Tercatat satu orang meninggal dunia dan lima lainnya luka berat.

“Kalau ditotal secara keseluruhan ada 65 insiden kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama 14 hari terakhir,” ujar AKBP Fahri saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2020).



Lebih lanjut Fahri menjelaskan, korban luka berat akibat kecelakaan selama Operasi Patuh Jaya 2020 mencapai 13 orang dan luka ringan 53 orang. Sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp37.300.000.

“Semuanya sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas masing-masing wilayah,” tandasnya.

Karenanya, Fahri berharap usai operasi ini masyarakat bisa lebih disiplin dalam berkendara. Operasi Patuh Jaya 2020 sendiri sudah berakhir sejak 5 Agustus 2020. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Meresahkan, 14 Begal dan Geng Motor Diringkus Polisi di Cengkareng

Published

on

Kapolsek Cengkareng meringkus pelaku begal yang merangkap sebagai geng motor. (Foto : humas.polri.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Anggota Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat meringkus 14 pelaku begal yang merangkap sebagai geng motor bernama Make Muke (Maju Kena Mundur Kena) di jalan Kapuk Raya Kel. Cengkareng, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, hari ini Rabu (05/08/2020).

Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri menerangkan, awalnya empat pelaku bernama IW, DI, JI dan FI serta belasan temannya berkumpul sambil meminum-minuman keras.

Setelah itu, para pelaku berkeliling mencari musuh untuk diajak tawuran. Musuh yang dipilihnya pun secara random siapa saja yang ditemui akan diserang.



Namun, saat berkeliling kelompok pelaku menemukan seorang korban bernama Fajar mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dihadang oleh empat orang pelaku.

“Keempat orang ini memaksa korban untuk serahkan sepeda motornya dengan ancam menggunakan senjata tajam,” ujar Khoiri, di Jakarta.

Selanjutnya, ketika sepeda motor mau dibawa oleh pelaku, korban berteriak ‘begal’ dan pelaku yang panik turun dari sepeda motornya. Kemudian, para pelaku melakukan penyerangan kepada kelompok tawuran di sana.

Kelompok korban yang tidak mempunyai persiapan dan kalah jumlah akhirnya kocar-kacir. Tapi korban bernama Fajar sempat terkena bacokan oleh pelaku hingga menjalani perawatan medis.

“Jadi kelompok ini memang meresahkan. Mereka bentuk geng motor bernama Make Muke ini sudah dua bulan. Bahkan, kelompok ini mau buat cabang geng motor dengan nama Make Muke 410 dan 411,” tegas dia. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017