Connect with us

JAKARTA

Pemprov DKI Menanggapi Saran Dewan Terkait Raperda P2APBD 2019

Published

on

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Foto: Instagram @sahabatahmadrizapatria)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggapi Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/7/2020).

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pada kesempatan pertama, Pemprov DKI Jakarta mengapreasiasi segenap anggota Dewan atas dukungan terhadap penanganan pandemi COVID-19 dan pelaksanaan PSBB Transisi di kota Jakarta.

Di samping itu, disampaikan pula apresiasi kepada para ASN bersama Satpol PP dan aparatur wilayah, yang bekerja keras tanpa mengenal lelah melakukan monitoring, antara lain di pasar-pasar tradisional, mall dan lokasi keramaian lainnya, sekaligus melakukan sosialisasi, menyadarkan masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan.



“Kami berkomitmen penuh dalam rangka menyelamatkan warga dari potensi terpapar virus COVID-19 dan memutus mata rantai penyebarannya, serta akan terus mengupayakan meningkatkan kapasitas testing di lapangan. Hal ini penting untuk mempercepat identifikasi penyebaran COVID-19 di seluruh wilayah Jakarta. Dengan ditemukannya warga yang teridentifikasi terpapar COVID-19 pada saat pelaksanaan testing tersebut, maka dengan cepat akan dapat melakukan isolasi,” ucap Wagub Ariza usai mendengarkan paparan pemandangaan umum seluruh Fraksi DPRD DKI Jakarta. Dikutip dalam rilis PPID DKI Jakarta, Senin (27/7/2020).

Pemprov DKI Jakarta pun menyampaikan terima kasih atas apreasiasi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa-Partai Persatuan Pembangunan, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golongan Karya, Fraksi Partai Nasdem dan Fraksi Partai Solidaritas Indonesia terhadap perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan Pemprov DKI Jakarta.

“Eksekutif mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dewan yang terhormat, atas saran perbaikan untuk peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. Saran tersebut akan menjadi perhatian Eksekutif untuk terus melakukan perbaikan. Selain itu, kami akan menindaklanjuti dan melakukan peningkatan akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sesuai dengan rekomendasi BPK sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, yang berorientasi pada Good Governance dan Clean Government,” jelas Wagub Ariza.

Kemudian, Wagub Ariza mengatakan bahwa pertanyaan, saran dan catatan penting yang disampaikan oleh Anggota Dewan merupakan wujud tanggung jawab bersama, dalam upaya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, dalam mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance). “Eksekutif berupaya menjawab pemandangan umum fraksi-fraksi secara lengkap dan menyeluruh. Hal-hal yang bersifat teknis kiranya dapat dibahas pada Rapat Kerja Komisi bersama Eksekutif,” tuturnya.

Pada bagian selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta menanggapi berbagai pertanyaan, saran dan catatan penting dari Fraksi-Fraksi, antara lain yang berkaitan dengan Laporan Realisasi Anggaran yang meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Tangkap Pengguna Narkoba, Anggota Polres Jakbar Dianiaya

Published

on

Kapolres Metro Jakarta Barat, Yulius Audie Sonny Latuheru. (Foto : Instagram @polres_jakbar)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengalami penganiayaan saat menangkap pengguna narkoba di Perumahan Serenia Hills, Blok V/82, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2020) malam.

“M melakukan penganiayaan kepada anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dengan stik bisbol hingga mengalami memar di bagian kepala,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat (Kombes. Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K).

Ia menjelaskan, saat itu, anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus anak dan ibu berinisial AM (31) dan M (49), pemilik narkoba jenis ganja yang dimasukkan ke dalam botol minuman keras.



Ia mengatakan saat itu Unit I Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berada di kawasan tersebut, dipimpin (AKP. Arif Purnama Oktora) dan (Iptu. Anggoro) melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat yang meyakini ada pemilik narkoba di sana.

Polisi kemudian mengejar AM, agar bersikap kooperatif dalam penyelidikan tersebut. Namun, tersangka M malah menuduh anggota Unit I Narkoba Polres Metro Jakarta Barat sebagai polisi gadungan.

Padahal, anggotanya sudah menunjukkan surat penangkapan dan bekerja sesuai prosedur standar operasional (SOP).

Bahkan tuduhan M kepada anggota Polres Metro Jakarta Barat sempat dimuat ke salah satu media daring agar menimbulkan kebencian kepada anggota polisi.

Tak sampai di situ, sejumlah anggota mulai diserang, lemparan botol hingga penyerangan menggunakan stik bisbol dilakukan pelaku. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

PT KCI Tutup Akses Masuk Stasiun Tanah Abang di Sisi Selatan

Published

on

PT Kereta Commuter Indonesia. (Foto : Instagram @commuterline)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengambil langkah tegas dengan menutup sementara akses pintu masuk dan keluar di sisi selatan stasiun yang menuju JPM Pasar Tanah Abang. Adapun penutupan tersebut berlangsung mulai Selasa (11/8/2020) pukul 14.00 WIB setiap hari kerja.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba menceritakan, penutupan salah satu akses pintu masuk dan keluar Stasiun Tanah Abang tersebut ditengarai akibat ketidak tertiban calon pengguna KRL pada Senin (10/8/3020).

“Calon penumpang yang akan masuk Stasiun Tanah Abang dari Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) pada Senin (10/8/2020) sore kembali tidak dapat mengantre dengan tertib saat ada penyekatan untuk memasuki stasiun. PT KCI sangat menyesalkan kejadiaan ini karena para pengguna kembali tidak tertib dan tidak sadar untuk menjaga jarak. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi di waktu yang sama dari pintu masuk arah kawasan integrasi antarmoda di sisi utara Stasiun Tanah Abang dimana pengguna dapat antre dengan tertib dan tetap menjaga jarak,” urai Anne, Selasa (11/8/2020).



Lebih lanjut Anne menjelaskan, hingga pukul 19:00 WIB Senin (10/8/2020) malam juga tidak ada peningkatan jumlah pengguna di Stasiun Tanah Abang. Jumlah pengguna KRL yang hendak naik dari Stasiun Tanah Abang justru turun jika dibandingkan Senin 3 Agustus lalu saat situasi kondusif sepenuhnya. Hingga pukul 7 malam, jumlah pengguna yang masuk dari Stasiun Tanah Abang berjumlah 21.139 pengguna, atau turun 7 persen dibanding Senin pekan lalu. Hingga pukul 7 malam pada Senin lalu, tercatat 22.595 pengguna yang hendak naik KRL dari Stasiun Tanah Abang.

“Selama penutupan akses pintu keluar-masuk ini, calon pengguna KRL yang akan masuk dan keluar stasiun hanya dapat melalui hall sisi utara Stasiun Tanah Abang. Para calon pengguna juga diharuskan mematuhi protokol kesehatan yang harus dijalani saat akan naik KRL. Penyekatan antrean akan tetap dijalankan bila kondisi peron dan area stasiun sudah cukup padat untuk memungkinkan physical distancing di dalam kereta, sebagaimana yang selama ini sudah berjalan tertib di area integrase antarmoda menuju masuk Hall Utara Stasiun Tanah Abang,” kata Anne.

Anne juga mengemukakan bahwa penyekatan dan antrean calon penguna KRL di beberapa stasiun padat lainnya sudah berjalan tertib selama tiga bulan terakhir ini. “Pada pagi hari penyekatan dan antrean calon pengguna KRL di sejumlah stasiun antara lain Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam, dan Bekasi, berjalan dengan tertib. Begitu juga pada sore hari di Stasiun Jakarta Kota, Juanda, Sudirman dan Tebet, para calon pengguna KRL dengan tertib mengantre untuk masuk stasiun dan KRL.”

PT KCI mengimbau kepada pengguna jasa untuk tetap tertib saat akan masuk ke stasiun dan di dalam KRL, mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan seperti pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk stasiun dan naik KRL, menggunakan masker, menjaga jarak antar pengguna baik di area stasiun maupun di dalam KRL, serta mengikuti marka dan arahan dari petugas di lapangan demi kesehatan bersama. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Catut Nama Menlu untuk Tipu Korban, Bareskrim Tangkap 4 Napi

Published

on

Bareskrim Polri menangkap 4 pelaku narapidana (Napi) yang melakukan penipuan di belasan negara. (Foto : Instagram @divisihumaspolri)

Indonesiaraya.co/id, Jakarta – Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap 4 pelaku narapidana (Napi) yang melakukan penipuan di belasan negara. Para napi ini menggunakan modus dengan mengaku sebagai Menteri Luar Negari (Menlu) Retno Marsudi.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengatakan pelaku menipu korban dengan menggunakan identitas Menlu Retno. Tersangka juga mengaku sebagai Duta Besar, konsulat jenderal, dan anggota DPR.

“Kami tambahkan modus operandinya adalah pura-pura melakukan jual beli kurma, berpura-pura menjadi keluarga dari salah satu pejabat yang membutuhkan uang, kemudian juga terkait dana pemulangan dan administrasi untuk ke Indonesia,” kata Brigjen Pol Slamet Uliandi, Senin (10/8/2020).



Adapun keempat tersangka yaitu berinisial DA (32), K (37), JS (41), dan D (30). Slamet mengatakan dalam aksinya, para tersangkamendapatkan nomor korban yang berada di 17 negara dari media sosial secara acak.

“Bagaimana mendapatkan data mereka melalui internet dan mem-profiling setiap orang-orang yang ada di internet, baik melalui Facebook, Instagram, atau platfotm saat ini,” ungkap Slamet.

Keempat pelaku mengerjakan aksinya tanpa bantuan pihak manapun di dalam Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Kuningan, Jawa Barat. Slamet mengatakan Bareskrim masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Korban dari aksi penipuan ini berada antara lain di Korea Selatan, Brunei Darusalam, Amerika Serikat, Kanada, Arab Saudi, dan Malaysia. Korban juga ada yang berada di Sudan, Belanda, Rusia, Jepang, Korea Utara, Meksiko, Spanyol, dan Belgia. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017