Connect with us

JAKARTA

Polisi Tetapkan Kedua Tersangka Kasus Penculikan Batita di Jaksel

Published

on

Polres Metro Jaksel berhasil mengamankan tersangka kasus penculikan anak di Pesanggrahan, Jaksel. (Foto : Instagram @polres_metro_jakartaselatan)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus penculikan bocah berinisial PR (3) di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan. Kedua tersangka tersebut merupakan ibu dan anak.

“Tersangka keduanya yaitu P (17) dan N (48). P dan N ini adalah anak dan ibu. Jadi salah satunya adalah ibunya, satunya adalah anaknya,” kata Kapolres Jakarta Selatan (Kombes. Pol. Budi Sartono, S.I.K., M.Si).

Ia mengatakan tersangka N ditetapkan menjadi tersangka karena mengetahui korban PR diambil tanpa sepengetahuan ibu kandungnya. Tersangka P dan N dianggap memiliki motif untuk menguasai korban.



“Ibunya tahu ini anak adalah anak yang diambil tanpa sepengetahuan ibunya, dengan paksa dan orang tuanya mengetahui dan sama – sama ingin menguasainya. Maka dari itu ibu dan anak kita jadikan tersangka,” sambungnya.

Ia menjelaskan tersangka Pelaku P dan N ini sedang berkunjung ke rumah nenek P di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan. Namun, polisi masih mendalami apakah kedua tersangka sudah merencanakan penculikan ini.

“Kedua tersangka ini anak dan ibu bermain ke rumah neneknya kebetulan di daerah Ulujami. Kemudian karena memang pernah tinggal di sana, melihat ada anak apakah memang sudah direncanakan atau spontanitas, masih kita dalami,” ujar Budi.

Kedua tersangka akan dijerat Pasal 328 KUHP jo 332 KUHP juncto 76 F juncto 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Maksimal hukuman 15 tahun penjara.

Seperti diketahui, informasi dugaan penculikan PR ini menyebar viral di media sosial. PR diduga diculik saat sedang bermain di dekat rumahnya di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (27/07/2020). (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Tangkap Pengguna Narkoba, Anggota Polres Jakbar Dianiaya

Published

on

Kapolres Metro Jakarta Barat, Yulius Audie Sonny Latuheru. (Foto : Instagram @polres_jakbar)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengalami penganiayaan saat menangkap pengguna narkoba di Perumahan Serenia Hills, Blok V/82, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2020) malam.

“M melakukan penganiayaan kepada anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dengan stik bisbol hingga mengalami memar di bagian kepala,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat (Kombes. Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K).

Ia menjelaskan, saat itu, anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus anak dan ibu berinisial AM (31) dan M (49), pemilik narkoba jenis ganja yang dimasukkan ke dalam botol minuman keras.



Ia mengatakan saat itu Unit I Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berada di kawasan tersebut, dipimpin (AKP. Arif Purnama Oktora) dan (Iptu. Anggoro) melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat yang meyakini ada pemilik narkoba di sana.

Polisi kemudian mengejar AM, agar bersikap kooperatif dalam penyelidikan tersebut. Namun, tersangka M malah menuduh anggota Unit I Narkoba Polres Metro Jakarta Barat sebagai polisi gadungan.

Padahal, anggotanya sudah menunjukkan surat penangkapan dan bekerja sesuai prosedur standar operasional (SOP).

Bahkan tuduhan M kepada anggota Polres Metro Jakarta Barat sempat dimuat ke salah satu media daring agar menimbulkan kebencian kepada anggota polisi.

Tak sampai di situ, sejumlah anggota mulai diserang, lemparan botol hingga penyerangan menggunakan stik bisbol dilakukan pelaku. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

PT KCI Tutup Akses Masuk Stasiun Tanah Abang di Sisi Selatan

Published

on

PT Kereta Commuter Indonesia. (Foto : Instagram @commuterline)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengambil langkah tegas dengan menutup sementara akses pintu masuk dan keluar di sisi selatan stasiun yang menuju JPM Pasar Tanah Abang. Adapun penutupan tersebut berlangsung mulai Selasa (11/8/2020) pukul 14.00 WIB setiap hari kerja.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba menceritakan, penutupan salah satu akses pintu masuk dan keluar Stasiun Tanah Abang tersebut ditengarai akibat ketidak tertiban calon pengguna KRL pada Senin (10/8/3020).

“Calon penumpang yang akan masuk Stasiun Tanah Abang dari Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) pada Senin (10/8/2020) sore kembali tidak dapat mengantre dengan tertib saat ada penyekatan untuk memasuki stasiun. PT KCI sangat menyesalkan kejadiaan ini karena para pengguna kembali tidak tertib dan tidak sadar untuk menjaga jarak. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi di waktu yang sama dari pintu masuk arah kawasan integrasi antarmoda di sisi utara Stasiun Tanah Abang dimana pengguna dapat antre dengan tertib dan tetap menjaga jarak,” urai Anne, Selasa (11/8/2020).



Lebih lanjut Anne menjelaskan, hingga pukul 19:00 WIB Senin (10/8/2020) malam juga tidak ada peningkatan jumlah pengguna di Stasiun Tanah Abang. Jumlah pengguna KRL yang hendak naik dari Stasiun Tanah Abang justru turun jika dibandingkan Senin 3 Agustus lalu saat situasi kondusif sepenuhnya. Hingga pukul 7 malam, jumlah pengguna yang masuk dari Stasiun Tanah Abang berjumlah 21.139 pengguna, atau turun 7 persen dibanding Senin pekan lalu. Hingga pukul 7 malam pada Senin lalu, tercatat 22.595 pengguna yang hendak naik KRL dari Stasiun Tanah Abang.

“Selama penutupan akses pintu keluar-masuk ini, calon pengguna KRL yang akan masuk dan keluar stasiun hanya dapat melalui hall sisi utara Stasiun Tanah Abang. Para calon pengguna juga diharuskan mematuhi protokol kesehatan yang harus dijalani saat akan naik KRL. Penyekatan antrean akan tetap dijalankan bila kondisi peron dan area stasiun sudah cukup padat untuk memungkinkan physical distancing di dalam kereta, sebagaimana yang selama ini sudah berjalan tertib di area integrase antarmoda menuju masuk Hall Utara Stasiun Tanah Abang,” kata Anne.

Anne juga mengemukakan bahwa penyekatan dan antrean calon penguna KRL di beberapa stasiun padat lainnya sudah berjalan tertib selama tiga bulan terakhir ini. “Pada pagi hari penyekatan dan antrean calon pengguna KRL di sejumlah stasiun antara lain Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam, dan Bekasi, berjalan dengan tertib. Begitu juga pada sore hari di Stasiun Jakarta Kota, Juanda, Sudirman dan Tebet, para calon pengguna KRL dengan tertib mengantre untuk masuk stasiun dan KRL.”

PT KCI mengimbau kepada pengguna jasa untuk tetap tertib saat akan masuk ke stasiun dan di dalam KRL, mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan seperti pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk stasiun dan naik KRL, menggunakan masker, menjaga jarak antar pengguna baik di area stasiun maupun di dalam KRL, serta mengikuti marka dan arahan dari petugas di lapangan demi kesehatan bersama. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Catut Nama Menlu untuk Tipu Korban, Bareskrim Tangkap 4 Napi

Published

on

Bareskrim Polri menangkap 4 pelaku narapidana (Napi) yang melakukan penipuan di belasan negara. (Foto : Instagram @divisihumaspolri)

Indonesiaraya.co/id, Jakarta – Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap 4 pelaku narapidana (Napi) yang melakukan penipuan di belasan negara. Para napi ini menggunakan modus dengan mengaku sebagai Menteri Luar Negari (Menlu) Retno Marsudi.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengatakan pelaku menipu korban dengan menggunakan identitas Menlu Retno. Tersangka juga mengaku sebagai Duta Besar, konsulat jenderal, dan anggota DPR.

“Kami tambahkan modus operandinya adalah pura-pura melakukan jual beli kurma, berpura-pura menjadi keluarga dari salah satu pejabat yang membutuhkan uang, kemudian juga terkait dana pemulangan dan administrasi untuk ke Indonesia,” kata Brigjen Pol Slamet Uliandi, Senin (10/8/2020).



Adapun keempat tersangka yaitu berinisial DA (32), K (37), JS (41), dan D (30). Slamet mengatakan dalam aksinya, para tersangkamendapatkan nomor korban yang berada di 17 negara dari media sosial secara acak.

“Bagaimana mendapatkan data mereka melalui internet dan mem-profiling setiap orang-orang yang ada di internet, baik melalui Facebook, Instagram, atau platfotm saat ini,” ungkap Slamet.

Keempat pelaku mengerjakan aksinya tanpa bantuan pihak manapun di dalam Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Kuningan, Jawa Barat. Slamet mengatakan Bareskrim masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Korban dari aksi penipuan ini berada antara lain di Korea Selatan, Brunei Darusalam, Amerika Serikat, Kanada, Arab Saudi, dan Malaysia. Korban juga ada yang berada di Sudan, Belanda, Rusia, Jepang, Korea Utara, Meksiko, Spanyol, dan Belgia. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017