Connect with us

NASIONAL

Probosutedjo Sempat Melarang Prabowo Menjadi Calon Wakil Presiden

Published

on

Adik Pak Harto yang juga pengusaha pribumi, Probosutedjo

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Adik Pak Harto yang juga pengusaha pribumi Probosutedjo telah tiada. Ternyata di masa lalunya, terungkap bahwa beliau dan keluarga hanya mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden, tetapi tidak mendukung menjadi calon wakil presiden.

Demikian fakta yang terungkap dari penelusuran jejak digital media siber yang berhasil dihimpun oleh Tim Riset dan Dokumentasi Media Care (Media Indonesia Raya Group), di Jakarta, Senin (26/3/2018).

“Prabowo paling bisa diandalkan untuk meneruskan cita-cita bangsa menuju rakyat yang adil dan makmur, gemah ripah loh jinawi,” kata Ki Probo

Sebelum Prabowo maju dalam kontestasi Pemilu Tahun 2009, berkembang wacana Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang ingin meminang Probowo sebagai cawapres.

BACA JUGA : Adik Pak Harto, Probosutedjo akan Dimakamkan-di Jogja

Ki Probo waktu itu mengatakan, keluarganya (Cendana – red) akan memboikot Prabowo jika hanya menjadi cawapres, dan Probo melarang Prabowo maju.

“Kalau hanya wapres saya tidak lagi bantu. Saya bilang ke Prabowo, kalau kamu cuma jadi cawapres nggak usah maju saja,” pungkas Ki Probo, waktu itu.

Namun demikian, pada saat kontestasi Pemilu Tahun 2014, karena menjadi Capres, Probosutedjo kali itu memberikan dukungannya secara total.

“Kita mendoakan, supaya negeri ini sejahtera dan itu yang kita harapkan,” ucap Probosutedjo di tempat yang sama.

Prabowo, menurut Probosutedjo yang paling bisa diandalkan untuk meneruskan cita-cita bangsa menuju rakyat yang adil dan makmur, gemah ripah loh jinawi. (bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

NASIONAL

Prabowo dan Sandiaga Temui PBNU

Published

on

Pasangan Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018) sore.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pasangan Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018) sore.
       
Sandiaga yang mengenakan kemeja warna biru muda dan celana hitam tiba duluan sekitar pukul 15.30 WIB . Sekitar 20 menit kemudian Prabowo datang dengan mengenakan kemeja safari warna coklat muda.
       
Keduanya datang untuk menemui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraoj. Prabowo mengatakan kedatangannya untuk sowan sesuai adat istiadat.
     
Pertemuan dilakukan secara tertutup di ruang kerja Ketua Umum PBNU. Usai pertemuan, kepada wartawan Said Aqil mengatakan pertemuan membahas persoalan bangsa yang dinilai masih banyak ketimpangan.
       
Sebelumnya pada hari Senin, Prabowo dan Sandiaga bertandang juga ke Kantor PP Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan enam pesan usai dikunjungi oleh pasangan itu.
     
Pesan utama dan yang utama adalah agar pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden itu bisa tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai landasan negara, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

Prabowo – Sandiaga Silaturahmi ke Kantor PBNU

Published

on

Bakal pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersilaturahmi ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Kamis (16/8/2018) petang. 

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Bakal pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersilaturahmi ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Kamis (16/8/2018) petang. 

Berdasarkan pantauan, Sandiaga tiba di Kantor PBNU pukul 15.30 WIB ditemani Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono yang sudah hadir lebih dulu. 

“Sowan saja,” kata Sandiaga saat ditanya maksud kedatangannya. 

Sementara Prabowo, menurut Sandiaga, masih berada di jalan dan akan segera bergabung. 

Sebelumnya pasangan ini juga bersilaturahmi ke Kantor PP Muhammadiyah serta bersilaturahmi dengan Wapres Jusuf Kalla. 

Prabowo sempat menyatakan juga keinginannya bertemu Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat, seperti dikutip Antara. (ran)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

Jusuf Kalla Bilang Telah Bersahabat dengan Prabowo Puluhan Tahun

Published

on

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto mendatangi kediaman dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (15/8/2018) malam.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Wakil Presiden, M Jusuf Kalla, mengatakan bahwa dia telah bersahabat dengan Prabowo Subianto puluhan tahun. Prabowo telah mendaftarkan diri ke KPU Pusat menjadi calon presiden, bersama pasangannya, Sandiaga Uno, di posisi calon wakil presiden. 

Untuk itu, menurut Kalla, di rumah dinasnya, di Jakarta, Rabu (15/8/2018) malam, kontestasi lima tahunan dalam pemilihan presiden tidak menjadikan dia putus persahabatan dengan mantan komandan Kopasus TNI AD dan panglima Kostrad itu, meski dua kali mereka menjadi rival.

“Ini kan politik seperti disampaikan Pak Prabowo tadi kita hanya bersaing lima tahun sekali, persahabatan puluhan tahun, persahabatan tidak boleh putus karena lima tahunan,” katanya, kepada wartawan bersama Prabowo dan Sandiaga Uno, usai mereka bertemu.

Kalla juga menyampaikan dia bersama Prabowo dan Sandiaga membicarakan pemilu yang jujur, adil dan juga demokratis.

Selain itu, Kalla juga menyatakan sebagai wakil presiden, dia tidak boleh berpihak.

Prabowo mengatakan, dia mendatangi Kalla untuk menghormati politisi senior sekaligus silaturahmi.

Dia mengatakan juga bahwa Kalla merupakan salah satu sahabatnya, sekaligus telah menjadi rivalnya dalam pemilihan presiden. 

“Saya malam hari ini mendapatkan kehormatan diterima bapak Wakil Presiden, Pak Jusuf Kalla, merupakan senior saya. Dan saya memiliki hubungan yang sangat baik. Sangat kekeluargaan cukup lama, kita saling tukar menukar pandangan selalu. Terkadang kita berada di tempat yang bersaing kan sebagai rival,” katanya.

Ia menyampaikan kedatangannya itu sekaligus untuk menumbuhkan sikap dewasa dalam berdemokrasi.

“Tapi itulah politik yang baik, demokrasi yang baik. Bersaing, berkompetesi dan dengan keras. Tapi tetap bersahabat. Tetap dalam suasana kekeluargaan kita sama-sama anak bangsa, anak bangsa indonesia. Sama-sama punya tanggung jawab,” katanya, seperti dikutip Antara. (mai)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending