Connect with us

DEPOK

Warga Depok Juga Sudah Siap Menyambut Prabowo Subianto

Published

on

Prabowo Subianto menyapa ibu-ibu pendukungnya.

Indonesiaraya.co.id, Depok – Seluruh simpatisan, kader dan warga Kota Depok siap menerima kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam kegiatan roadswow ke seluruh kota dan kabupaten se Propinsi Jawa Barat (Jabar) dalam kaitan “Prabowo Menyapa Rakyat Jawa Barat”.

“Insya Allah.. Ketua Umum Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto akan datang untuk menyapa warga Kota Depok sekitar tanggal 1 April 2018 ini dan lokasi maupun tempat tengah dipersiapkan jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok,” kata Sekretaris DPC Gerindra Depok, H. Hamzah, SE. MM, Kamis (29/3/2018).

Prabowo Subianto akan melakukan dialog dan berinteraksi dengan masyarakat, pengusaha, dan tokoh depok.

Seperti dilansir Media Jabarraya.com, kemungkinan jumlah undangan yang akan disebar untuk kedatangan Pak Prabowo Subianto mencapai 3000 orang untuk itu dipersiapkan lokasi yang mampu menampung kehadiran simpatisan, kader maupun pengurus Partai Gerindra se Kota Depok.

BACA JUGA : Setelah Pidato Berapi-Api Prabowo Diserbu Barisan Emak-Emak Subang

Menurut dia, kegiatan roadswow di Kota Depok memang digagas sendiri oleh Pak Prabowo yang sudah cukup lama digagas untuk hadir dan menyapa atau bertemu dengan masyarakat Kota Depok khususnya parat simpatisan, kader maupun pengurus Partai Gerindra serta masyarakat lainnya.

“Terlebih beliu juga sangat tahu persis kondisi dan perkembangan Kota Depok yang terus berkembang dengan pesat,” tutur Hamzah yang juga Ketua BKD DPRD Kota Depok.

Dalam kegiatan tersebut nantinya Pak Prabowo Subianto akan melakukan dialog dan berinteraksi dengan masyarakat, pengusaha, tokoh warga, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya se Kota Depok secara santai berkaitan perkembangan pembangunan dan masa depan bangsa Indonesia dan lainnya. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

DEPOK

Mengapa, Polri Bantah ISIS Dalang Kerusuhan Mako Brimob?

Published

on

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M Iqbal

Indonesiaraya.co.id, Depok – Polri membantah bahwa kelompok ISIS merupakan dalang dalam kerusuhan yang terjadi di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (8/5/2018).

“Sampai saat ini, kami membantah itu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M Iqbal di Depok, Kamis (10/5/2018).

BACA JUGA : Tahanan Teroris Lewat Sini, Pengamanan di Dermaga Wijayapura Cilacap Diperketat

Ia menyampaikan kepolisian telah melakukan konfirmasi langsung kepada beberapa petugas yang terluka dalam kejadian itu, serta sejumlah narapidana terorisme yang ditahan di Rutan Mako Brimob.

Kapolri Sedang di Jordania, Tetap Beri Perhatian Kerusuhan Mako Brimob

Namun, menurut Iqbal, tidak ditemukan bukti kuat adanya pengaruh ISIS dalam bentrokan antara napiter dan polisi itu.

“Kejadian ini dipicu oleh permasalahan makanan tahanan. Makanan tahanan itu harus diverifikasi oleh petugas, dengan alasan keamanan, keselataman, bahkan kesehatan. Ini sesuai SOP,” terang dia.

Kendati demikian, Mantan Kapolrestabes Surabaya itu mengatakan bahwa dugaan keterlibatan ISIS itu akan diteliti lebih lanjut.

“Kami akan dalami itu, sampai saat ini insiden itu hanya dipicu oleh permasalahan makanan,” kata dia. (git)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DEPOK

Bagaimana Kondisi Ahok Terkini, Pasca Bentrokan Tahanan Teroris Mako Brimob?

Published

on

Ahok, Menkumham RI Yassona Laoly, dan kawan-kawannya.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih berada di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat.

“(Ahok) masih di Rutan,” kata Setyo di Jakarta Kamis (10/5/2018).

BACA JUGA : Korban Kerusuhan Mako Brimob Dimakamkan di Magelang

Setyo mengatakan petugas kepolisian memperhitungkan kemungkinan kelompok narapidana teroris menyandera Ahok usai terjadi kerusuhan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua.

Duka Bhayangkara dan Beragam Pertanyaan yang Disisakan Aksi Tahanan di Mako Brimob

Setyo tidak menyebutkan kondisi terkini Ahok setelah kerusuhan narapidana teroris yang telah membunuh lima anggota Polri dan membebaskan seorang polisi lainnya itu.

Namun Setyo menuturkan Ahok tidak berada di blok yang memicu awal terjadi kerusuhan kelompok narapidana kasus terorisme tersebut.

Setyo menyatakan situasi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua dalam kondisi aman dan terkendali, serta tim negosiator Polri masih mengupayakan negosiasi dengan narapidana teroris.

Tim negosiator mengintensifkan komunikasi dengan kelompok penyandera agar menyerahkan diri termasuk senjata api yang dikuasai narapidana teroris itu.

Info terakhir, Setyo mengungkapkan tim negosiator membebaskan seorang polisi Brigadir Kepala (Bripka) Polisi Iwan Sarjana yang disandera kelompok narapidana bersenjata tersebut.

Tim negosiator membebaskan Bripka Iwan setelah mengirimkan makanan kepada narapidana teroris yang bersedia melepaskan Iwan. (fik)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DEPOK

Duka Bhayangkara dan Beragam Pertanyaan yang Disisakan Aksi Tahanan di Mako Brimob

Published

on

Pasukan Brimob di markasnya, berusaha membebaskan koleganya yang disandera tahanan teroris

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Publik sejauh ini belum dapat memahami secara utuh mengapa narapidana narkoba masih bisa mengendalikan peredaran dan transaksi narkoba dari balik jeruji besi.

Kini publik telah dikejutkan dengan hal yang tak disangka-sangka yakni aksi brutal tahanan di Blok C Mako Brimob Polri yang membuat lima orang bhayangkara negara. Bhayangkara negara pun berduka.

BACA JUGA : Bagaimana Kondisi Ahok Terkini, Pasca Bentrokan Tahanan Teroris Mako Brimob?

Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto dari Densus 88, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi dari Polda Metro Jaya, Brigadir Pol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho dari Densus 88, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli dari Densus 88, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas dari Densus 88, gugur dengan luka-luka di sekujur tubuh mereka.

Versi Wiranto, Polisi Beri Ultimatum Bukan Negosiasi dengan Teroris

Banyak pertanyaan yang menyembul mengapa prosedur standar pemeriksaan makanan terhadap para tahanan bisa berubah menjadi perebutan senjata petugas yang berujung rusuh antara tahanan dan polisi sejak Selasa (8/5) malam hingga lima bhayangkara negara gugur dan satu tahanan meninggal dunia.

Hingga Rabu (9/5) malam pukul 22.00 WIB, dikabarkan masih ada satu sandera dari polisi yang dikuasai oleh para tahanan.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending