Connect with us

BOLA

Disponsori Pak Prabowo Subianto, ke Piala Dunia 2018

Published

on

Relawan Piala Dunia Rusia, Mita Yulian Sasmita saat nonton bola di Gelora Bung Karno

Oleh : Mita Yulian Sasmita

“Waktu kamu kirim proposal permohanan dana, saya kebetulan ada di samping Bapak (Prabowo). Bahkan sebelum saya memberi tahu ke beliau, saya yakin Bapak pasti setuju karena Bapak emang perhatian untuk hal-hal yang berhubungan dengan anak bangsa dan yang membawa nama baik Indonesia”.

“Dan benar aja, saya cerita ke Bapak, ‘Pak ada yang terpilih seleksi untuk menjadi relawan di Piala Dunia Rusia. Di sana semua dijamin, tapi perlu ongkos pesawat. Anaknya udah kirim proposal ke mana-mana belum ada respon’.

Sampai minggu lalu, sudah sekitar 70 perusahaan lebih saya hubungi. Belum ada yang nyantol.

“Jawaban Bapak langsung dan pasti. “Ya sudah dibantu kalo ada anak bangsa yang seperti ini”.” Itu sepenggal cerita Mas Angga, mantan Sekpri Pak Prabowo yang saya temui di kantornya di Kemang.


Tepat sehari sebelum batas maksimal pengiriman copy tiket pesawat ke Local Organising Committee Rusia, sebagai konfirmasi keikutsertaan menjadi relawan di ajang sepakbola bergengsi 4 tahunan ini.

Pertolongan menit akhir yang mendebarkan. Sejak 21 Februari 2018 ketika saya dinyatakan lulus, saya sudah gencar mengirim proposal permohonan dana ke mana-mana melihat harga tiket yang begitu tinggi. Maklum deh, yang temen saya pasti tau, saya liburan kebanyakan dari berburu tiket promo atau menang kuis.

Sampai minggu lalu, sudah sekitar 70 perusahaan lebih saya hubungi. Belum ada yang nyantol. Walikota kelahiran saya, Kemenpora dan Pak Jokowi pun sudah saya coba kirimi, namun tanpa hasil (mungkin belum sampai atau tertutup banyaknya proposal lain).

Oleh adik saya, saya disarankan kirim ke partai politik yang saya pilih. Ya sudah, nama Pak Prabowo Subianto muncul di kepala. Lewat the power of networking, saya dapat nomor Mas Angga, yang langsung merespon pesan WhatsApp saya dengan sangat baik, sampe saya mikir ini beneran nggak sih? Haha…

Ternyata, ya benar! Saat ini saya sudah punya tiket menuju Kazan, kota tempat saya akan bertugas di bagian ticketing dari 13 Juni sampai 6 Juli, disponsori Pak Prabowo.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, “Kamu pasti diminta pilih beliau ya? Kamu diminta jadi kader ya? Kamu diminta jadi timses ya? Kamu diminta terlibat kampanye ya?”

Jawabannya, tidak. Sama sekali tidak ada pembicaraan bahwa saya harus melakukan kegiatan yang berhubungan dengan Gerindra atau politik. Pak Prabowo mensponsori tanpa meminta apa-apa.

Hanya saja beliau akan senang kalo saya bisa jadi kontributor untuk koran berbahasa Inggris “Independent Observer” dimana Mas Angga jadi CEO-nya, menulis tentang hal-hal menarik dari kegiatan relawan saya di Rusia, tentang budaya, wisata, atau dari sisi sepakbola.

Permintaan yang menantang, dan tentu tidak saya tolak karena ini adalah kesempatan untuk saya berkembang juga dalam dunia tulis menulis.

Doakan semua lancar ya teman-teman, jadi saya bisa berbagi cerita lewat “Independent Observer”, blog www.teronggemuk.com, dan Instagram @PsychoFat selama Piala Dunia nanti.

PS: Kita mungkin berbeda idola, tapi tetep saling sayang ya! Aku sih pegang Argentina, kamu apa?

*Oh, idola negara bola… Kirain idola tokoh politik.*

*Beda idola tokoh politik juga gak apa. Saling hormati aja.*

* Mita Yulian Sasmita, terpilih menjadi salah satu relawan dari ratusan ribu pendaftar untuk Piala Dunia 2018, Rusia.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BOLA

Bepe Minta Bagus Kahfi Dibiarkan Berkembang Tanpa Tekanan

Published

on

Pemain timnas Indonesia U-16, Bagus Kahfi. (tengah)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Mantan penyerang tim nasional Indonesia, Bambang Pamungkas, meminta khalayak untuk memberikan kesempatan penggawa timnas Indonesia U-16, Bagus Kahfi, untuk berkembang tanpa dibebankan tekanan berlebih.

Hal itu dikatakan pria yang akrab disapa Bepe itu saat dimintai komentar terkait penampilan cemerlang Bagus yang diperlihatkan di fase penyisihan Grup A Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo, Jawa Timur, 31 Juli s.d. 6 Agustus.

“Bagi saya, pressure kadang bikin talenta jadi seperti yang tidak diinginkan. Saran saya, biarkan mereka berkembang,” kata Bepe saat ditemui di acara Nivea Men di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Bagus memang menjadi salah satu sorotan dalam fase penyisihan grup Piala AFF U-16, setelah memuncaki daftar pencetak gol sementara ajang kelompok umur di bawah usia 16 tahun tersebut.

Di laga pamungkas penyisihan Grup A, Bagas mengemas trigol ke gawang Laos dalam kemenangan 4-0 bagi skuat Indonesia.

Tambahan tiga gol tersebut membuat Bagas kini memuncaki daftar pencetak gol Piala AFF U-16 dengan raihan 11 gol, memastikan diri melampaui rekor raihan gol terbanyak sepanjang turnamen yang sebelumnya dipegang dua pemain Australia, Marc Moris dan John Roberts, yang masing-masing mencetak delapan gol pada edisi 2015 serta 2016.

Menariknya, Bagus juga mengenakan nomor punggung 20 di timnas Indonesia U-16, nomor punggung khas Bepe yang selalu dikenakan baik saat membela timnas Indonesia maupun di level klub.

Bambang menilai capaian Bagus tersebut memperlihatkan Indonesia memiliki banyak potensi di cabang olahraga terpopuler itu, namun selain dukungan harus ada pengawalan agar hal tersebut bisa diterjemahkan di level senior nantinya.

“Banyak talenta Indonesia yang nggak kalah dengan negara lain, tapi kita tidak bisa mengawal dia supaya tetap jadi di level senior. Perlu perjuangan, pengorbanan sampai mereka menikmati jadi level yang kita inginkan,” katanya.

“Ada potensi di sana, kita dukung. Suatu saat nanti mereka bisa membuat kita bangga,” ujarnya menambahkan.

Bagus, masih berpeluang untuk mempertajam rekor catatan golnya di Piala AFF U-16, mengingat Indonesia melaju ke babak semi final dan menanti lawannya, runner up Grup B yang masih akan ditentukan sore ini.

Laga semi final Indonesia akan berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (9/8/2018) sore. Jika melaju Indonesia akan tampil di final pada Sabtu (11/8/2018), seperti dikutip Antara. (gil)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOLA

Hadapi West Ham di Laga Perdana, Liverpool Bermasalah di Lini Pertahanan

Published

on

Manager Liverpool, Juergen Klopp.

Indonesiaraya.co.id, London  – Liverpool menghadapi potensi masalah di pertahanan menjelang pertandingan pembukaan Liga Inggris melawan West Ham United pada Minggu (5/8/2018) di mana hanya Virgil van Dijk dan Joe Gomez yang merupakan pemain senior di pos bek tengah yang bugar dan dapat dimainkan, kata manajer Juergen Klopp.

Joel Matip (pinggang) dan Ragnar Klavan (otot paha belakang) keduanya absen saat mereka menang 5-0 atas tim Italia Napoli pada Sabtu karena cedera, dan diragukan dapat tampil untuk pertandingan pramusim terakhir Liverpool melawan Torino pada Selasa (31/8/2018).

“Joel, kita lihat saja. Klavan, mestinya tidak terlalu serius, namun apakah (pertandingan) Selasa terlalu dini saya masih belum tahu,” kata Klopp kepada The Liverpool Echo.

“Mungkin kami akan melakukan beberapa sulap pada formasi pada Selasa. Saya belum tahu bagaimana kami akan melakukannya.”

Pemain internasional Kroasia Dejan Lovren akan kembali bergabung dengan skuat pada Senin setelah mendapat perpanjangan liburan menyusul partisipasinya di Piala Dunia, namun ia diragukan dapat tampil pada dua pertandingan mendatang.

“Dejan sejauh ini belum berlatih. Ia mungkin tidak akan dimainkan pada Selasa dan Minggu karena itu akan sangat sulit,” tambah Klopp. “Dua pertandingan liga pertama setidaknya adalah pramusim (untuk para pemain yang tampil di Piala Dunia).”

Liverpool finis di peringkat keempat pada musim lalu dan mencapai final Liga Champions di mana mereka dikalahkan Real Madrid.

“Liga akan berbeda,” kata Klopp. “Ini bukan mengenai menilai situasi kami dan berpikir, “wow, benar-benar bagus”.”

“Kami perlu bersiap untuk setiap pekan, bukan hanya untuk beberapa pertandingan. Itulah tantangan kami, seperti dikutip Antara. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOLA

DFB Akui Kesalahan Terkait Ozil

Published

on

Ketua Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel.

Indonesiaraya.co.id, Berlin – Ketua Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel pada Kamis (26/7/2018) mengatakan bahwa dirinya semestinya menjelaskan rasisme tidak dapat diterima setelah gelandang Mesut Ozil mengundurkan diri dari tim nasional, dengan menyatakan terdapat “rasisme dan tidak dihormati” karena darah keturunan Turki-nya.

Ozil, yang bermain untuk klub Liga Inggris Arsenal, dikritik karena berfoto dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Mei.

Ozil dan Ilkay Gundogan, rekannya di timnas Jerman yang juga berfoto dengan Erdogan, dicemooh para penggemar Jerman saat pertandingan-pertandingan pemanasan sebelum Piala Dunia di Rusia.

Grindel menolak tuduhan-tuduhan Ozil bahwa DFB bersikap rasis. Namun Grindel menyesali foto-foto itu telah disalah artikan untuk menjustifikasi “kata-kata rasis.”

“Pada peninjauan kembali, sebagai presiden saya semestinya menjelaskan apa yang nyata bagi saya secara pribadi dan bagi kami sebagai asosiasi, menyatakan bahwa semua bentuk rasisme tidak tertahankan, tidak dapat diterima, dan tidak dapat ditoleransi,” ucapnya dalam pernyataannya.

Keputusan pemain 29 tahun itu untuk mengundurkan diri dari timnas memicu perdebatan publik di Jerman mengenai hubungan mereka dengan komunitas imigran terbesar. Ozil merupakan pemain kunci tim yang menjuarai Piala Dunia 2014 dan terpilih lima kali sebagai Pemain Terbaik Jerman melalui jajak pendapat publik.

Sejumlah politisi dan pemimpin komunitas Turki menuntut Grindel mengundurkan diri, namun sebagian lain mengatakan klaim-klaim rasisme Ozil tidak tepat.

Wolfgang Schaeuble, anggota parlemen dan politisi paling senior di Jerman yang turut mengkritik DFB, mengatakan kepada surat kabar RND bahwa merupakan hal yang “memalukan” membuat masalah foto Erdogan menyeruak ke permukaan seperti yang telah terjadi.

“Seseorang yang cerdas semestinya menghentikan semua yang terjadi,” ucapnya, sambil menambahi bahwa para pesepak bola, yang masih begitu muda, sering memerlukan bimbingan.

“Sebagai seorang penggemar sepak bola saya sedih bahwa era Ozil dalam balutan seragam tim nasional berakhir seperti ini,” ucapnya. “Sebagai seorang politisi, saya menyesali semua kesalahan dan salah paham yang telah merusak integrasi. Namun itu akan dapat dilalui bersama waktu.”

Ozil mengatakan Grindel menyalahkan dirinya untuk tersingkirnya Jerman di fase grup pada Piala Dunia tahun ini, tersingkirnya mereka secara dini dari turnamen akbar tersebut dalam kurun waktu 80 tahun terakhir. Ozil menyatakan bahwa banyak pihak menyebut dirinya adalah orang Jerman ketika timnas menang namun ia disebut seorang imigran ketika tim Jerman kalah.

Grindel mengatakan kritik pribadi tersebut telah memengaruhi dirinya.

“Saya bahkan merasa lebih menyesal untuk semua kolega saya, semua sukarelawan dan staf di DFB yang terperangkap (tuduhan) rasisme,” tuturnya. “Saya tentu saja menolak hal ini baik untuk saya secara pribadi dan untuk asosiasi.”

Ia mengatakan ia dan DFB mempercayai keberagaman, solidaritas, dan non diskriminasi dan menjanjikan bahwa DFB akan menggunakan perdebatan yang dipicu hengkangnya Ozil sebagai peluang untuk melipat gandakan upaya-upaya integrasi.

DFB akan melakukan pemeriksaan terhadap penampilan buruk tim di Rusia, dan Grindel menambahi bahwa pihaknya berharap dapat memenangi hak untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024 di mana Turki juga mengajukan diri sebagai calon tuan rumah. UEFA akan mengadakan pertemuan pada 27 September untuk memilih tuan rumah. (jun)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending