Connect with us

SULAWESI UTARA

Kadin Minta Pemerintah Perhatikan Peluang-Tantangan UMKM Sulut

Published

on

Kadin meminta pemerintah pusat lebih memperhatikan peluang dan tantangan Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Indonesiaraya.co.id, Manado – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta pemerintah pusat lebih memperhatikan peluang dan tantangan Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Sehingga saya memaparkan peluang dan tantangan UMKM kepada Menteri Koperasi dan UMKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga agar bisa menjadi salah satu prioritas untuk dikembangkan,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Sulut Ivanry Matu di Manado, Rabu (9/5/2018).

Ivanry mengatakan selain Menteri Koperasi dan UMKM juga dihadapan sejumlah peserta dalam meeting conference International Council of Small Business (ICSB) Indoensia 6-8 Mei 2018 di Kota kasablanka Jakarta.

Ia mengatakan ICSB adalah organisasi yg berpusat di New York Amerika Serikat dengan fokus pada persoalan Small Business Entreprises for scale up, sehingga menjadi kesempatan yang sangat penting untuk mengutarakan peluang dan hambatan UMKM di Sulut.

Ivanry Matu sebagai city coordinator Manado Sulawesi Utara menekankan pada tiga poin utama yaitu, masalah database UKM yang akurat, masalah teknologi pengemasan produk UKM, transfer ilmu untuk para pengrajin di Sulut sangat penting dilakukan dalam waktu dekat ini.

Selain itu, katanya, di hadapan Menteri pihaknya menyampaikan pentingnya menggarap potensi lokal dengan sinergitas semua pemangku kepentingan dalam rangka sinkronisais untuk mewujudkan roadmap UKM Indonesia.

Sulut, katanya memiliki potensi yang cukup besar di sektor pariwisata seperti Bunaken, pantai Likupang, selat lembeh, pantai lingkar selatan, tomohon, bukit kasih, danau linow, dan masih banyak lagi.

Dari sisi Budaya yang paling terkenal Mapalus, tarian kabasaran, katrili. Kuliner Sulut kaya ikan, pasar ekstrim.

“Apalagi ditunjang masyarakat yang sangat ramah dan suka senyum pada banyak orang, serta sumber daya alam kelautan dan pertanian yang cukup besar,” jelasnya.

Namun, katanya, masih memiliki tantangan yang cukup besar seperti belum tersedianya eknologi pengemasan, kreativitas dan rumah kemasan, masih minim pengetahuan dalam kerajinan (kurang terampil) perlu ada transfer knowledge dari perajin luar.

Masuknya pengusaha luar, membuat pertumbuhan ekonomi stagnan, potensi perikanan belum tergarap 80 persen ekspor ikan tuna di dunia berasal dari perairan Bitung-Maluku Utara.

“Potensi pertanian produk unggulan belum tergarap (kelapa) konsep agribisnis terintegrasi,” jelasnya.

Serta, katanya, masih membutuhkan sosialisasi entreprenueship yakni pemberdayaan kelompok women entrpeneur, mengawinkan bumdes dengan produk unggulan ke arah konsep agribisnis yang berkelanjutan dengan jaminan pasar.

Laboratorium Wirausaha belum optimal, katanya, serta sinkronisasi dan sinergitas belum terbangun akibatnya program pemberdayaan UMKM yang masih tumpang tindih.

“Kami berharap pemerintah pusat dan daerah lebih memperhatikan UMKM di Sulut karena potensi yang cukup besar, dan sektor riil ini mampu bertahan disaat ada krisis ekonomi sekalipun,” pungkasnya, seperti dikutip Antara. (nlt)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SULAWESI UTARA

Pemkab Sangihe Hibahkan Tanah ke KPU

Published

on

Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong.

Indonesiaraya.co.id, Tahuna Sulut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara menyerahkan aset satu bidang tanah kepada Komisi Pemilihan Umum.

“Pemkab Sangihe telah mehibahkan satu bidang tanah kepada Komisi Pemilihan Umum,” kata Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong di Tahuna, Selasa (7/8/2018).

Menurut Hontong, berita acara penyerahan hibah tanah ditandatangani oleh Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana dan ketua KPU setempat Elyese PH Sinadia.

Tanah yang diserahkan pemerintah Sangihe ke KPU, berada di Kelurahan Soataloara I Tahuna yang sudah dibangun kantor KPU.

Menurut dia, hibah ini sebenarnya sudah harus diserahkan sejak tahun 2010 yang lalu karena dokumennya sudah lengkap termasuk persetujuan prinsip dari pimpinan DPRD.

“Sejak tahun 2010 yang lalu hibah tanah untuk kantor KPU sudah ada persetujuan pimpinan DPRD, namun belum sempat diserahkan oleh pemerintah,” kata dia.

Chairil Anwar, anggota KPU Sangihe atas nama KPU menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten kepulauan Sangihe yang sudah menyerahkan aset tanah kepada KPU.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sangihe yang sudah menyerahkan satu bidang tanah kepada KPU,” kata dia.

Menurut dia, dengan diterimanya dokumen hibah dari pemerintah kabupaten, maka pembangunan gedung kantor KPU sudah bisa dilanjutkan.

“Pembangunan gedung kantor KPU Sangihe saat ini sudah akan diusulkan untuk dilanjutkan, karena persyaratan hibah lahan dari pemerintah Sangihe sudah diterima,” kata dia. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Partai Gerindra Sulut Daftar Bacaleg di KPU

Published

on

Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh.

Indonesiaraya.co.id, Manado – Partai Gerindra Sulawesi Utara melakukan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Komisi Pemilihan Umum(KPU) provinsi tersebut, di Manado, Selasa (17/7/2018).

Saat mendaftar dipimpin Ketua Partai Gerindra Sulawesi Utara (Sulut) Weny Lumentut dan diterima Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh didampingi anggota KPU Yessy Momongan, Lanny Anggraini Ointu, Salman Saelangi.

Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan proses pengajuan daftar calon dilakukan secara transparan.

“Proses pengajuan diawasi Bawaslu dan diliput media,” katanya.

Sementara Ketua Partai Gerindra Wenny Lumentut usai pendaftaran mengatakan proses pendaftaran berjalan lancar.

“Terdapat 45 Bacaleg yang diajukan dan tersebar di seluruh daerah pemilihan(Dapil),” kata Lumentut.

Ia mengatakan partai tersebut manargetkan pada pemilu sebanyak 15 kursi.

Untuk Dapil 1, Dapil 2 dan Dapil 3 masing-masing dua kursi, sedangkan Dapil 3, Dapil 4 dan Dapil 5 masing-masing tiga kursi.

“Sumber daya manusia calon- calon yang kami tetapkan sangat mantap didukung dengan kapasitas betul-betul merakyat,” katanya.

Terkait dengan kuota perempuan, ia mengatakan, mencapai 30 persen, bahkan pada Dapil tertentu lebih 30 persen, seperti dikutip Antara. (rie)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SULAWESI UTARA

Sulut Meloloskan Tujuh Kuda ke Final Kejurnas

Published

on

Tim Pordasi Sulawesi Utara meloloska tujuh kuda pacu ke babak final pada Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri Pertama "Indonesia Derby 2018".

Indonesiaraya.co.id, Manado – Tim Pordasi Sulawesi Utara meloloska tujuh kuda pacu ke babak final pada Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri Pertama “Indonesia Derby 2018”, di Salatiga, Jawa Tengah.

Ketua Umum Pordasi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Sekretaris I Chris Sondakh, di Manado, Minggu (15/7/2018), mengatakan pada pertandingan yang digelar hari ini, tujuh kuda pacu daerah tersebut menunjukkan prestasi menggembirakan.

“Ketujuh kuda tersebut dapat tampil baik dan lolos ke babak final yang dijadwalkan Minggu (29/7),” katanya.

Tim Pordasi Sulut, di babak penyisihan Kejuarnas Pacuan Kuda Seri Pertama ini mengikuti enam kelas dari delapan kelas yang dilombakan, masing-masing Pemula A/B, Pemula C/D, Remaja, Derby, 4 Tahun A/B, dan 4 Tahun C/D.

Kuda Pacu Sulut yang lolos babak final untuk Kelas Pemula C/D jarak 1.200 M masing-masing kuda Madania Tonsea, Onix Tonsea, Red Taleta,Tagra Floria.

Kelas Remaja 1.600 M kuda Mc. Kinly, Kelas 4 tahun C/D 1.600 M kuda Rhaegar Nagari dan Kelas Derby 1.400 M kuda Bombastis.

Ia mengatakan raihan prestasi pada babak penyisihan ini sudah diprediksi oleh Ketua Umum Pordasi Sulut Ferry Wowor.

Karena di seleksi daerah untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Pacuan Seri Pertama yang dirangkaikan dengan kejuaraan Minahasa Cup awal maret 2018 lalu, capaian waktu kuda pacu yang lolos sangat baik.

Bahkan ada beberapa kuda melewati waktu di Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri Pertama tahun 2017 lalu.

Capaian prestasi ini semuanya tidak lepas dari dukungan langsung Gubernur Olly Dondokambey serta Wakil Gubernur Steven Kandouw dan kerja sama tim, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Dalam babak penyisihan ini, Ketua Umum Pordasi Sulut telah memintakan kepada semua anggota tim untuk tampil all out pada setiap kelas yang diikuti walaupun ada kendala pada track lintasan yang pendek,” katanya.

Menurut Sondakh, menghadapi babak nal nanti Ketua Pordasi Sulut Ferry Wowor bersama Ketua Ketua Kontingen Sehan Landjar optimistis akan meraih juara, seperti dikutip Antara. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending