Connect with us

BOGOR

52.054 E-KTP yang Telah Dicetak Siap Didistribusikan Pemkot Bogor

Published

on

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap mendistribusikan 52.054 Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau E-KTP milik warga Kota Bogor yang telah tercetak.

Penyerahan E-KTP dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kepada 10 warga lanjut usia (lansia) dan difabel pada saat Musrenbang Kecamatan Bogor Tengah yang berlangsung di Bigland Renotel, Jalan Malabar, No 1B, Kelurahan Tegalega, Minggu (09/02/2020) pagi.

Dedie menyampaikan, pencetakan puluhan ribu E-KTP milik warga Kota Bogor itu merupakan ikhtiar Pemkot Bogor dalam melayani kebutuhan masyarakat. Sebelumnya, Kota Bogor sendiri kerap mengalami kesulitan dalam hal pencetakan E-KTP lantaran tidak tersedianya blanko.



Kemudian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui Dirjen Dukcapil merespon keluhan tersebut. Selanjutnya, Dirjen Dukcapil memberikan kebijakan khusus di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) agar dapat melakukan akselerasi pencetakan E/KTP di daerahnya masing- masing.

“Alhamdulilah, hari ini saya serahkan secara simbolis E-KTP ini untuk 10 warga lanjut usia dan difabel. Saat ini, Disdukcapil Kota Bogor telah menyelesaikan proses pencetakan 52.045 keping E-KTP. Dibandingkan dengan daerah lain, proses pencetakan E-KTP untuk Kota Bogor selesai dua hari lebih awal dari waktu yang telah ditentukan Dirjen Dukcapil Kemendagri, yakni 10 Februari 2020,” ujar Dedie.

Dari total jumlah 52.045 keping E-KTP, sebanyak 44.026 diantaranya merupakan pemegang Surat Keterangan (Suket). Sementara jumlah perekam baru berjumlah 8.028 keping E-KTP. Berkat capaian tersebut, Dedie mengapresiasi capaian kinerja Disdukcapil Kota Bogor yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pencetakan E-KTP bagi warga Kota Bogor ini.

“Disdukcapil, memang merupakan salah satu dinas yang banyak menerima keluhan serta aduan dari masyarakat, khususnya terkait dokumen kependudukan dan kelangkaan blanko E-KTP. Kelangkaan blanko itu memang diakibatkan oleh penjatahan yang terbatas dari Kemendagri. Alhamdulillah, melalui kebijakan Dirjen Dukcapil Kemendagri, selama 8 hari, Disdukcapil telah bekerja keras, bergantian hingga lembur untuk melakukan pencetakan E-KTP untuk warga Kota Bogor,” ungkapnya.

Untuk selanjutnya, sambung Dedie, E-KTP yang sudah tercetak akan didistribusikan ke Kecamatan dan Kelurahan agar proses penukaran Suket atau pengambilan E-KTP lebih tertib, efektif dan tepat sasaran.

“Puluhan ribu E-KTP yang sudah dicetak itu akan didistribusikan terlebih dahulu ke wilayah, yakni Kecamatan dan Kelurahan. Teknis pengambilan E-KTP selanjutnya, warga cukup menukarkan Suket di Kelurahan atau Kecamatan terdekat agar lebih tertib, efektif dan tepat sasaran. Tetapi, warga baru bisa mengambil setelah adanya pemberitahuan dan sosialisasi dari pihak Kelurahan setempat,” katanya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BOGOR

Soal Penahanan SIM/STNK Pasien, RSSM Cibinong akan Berikan Solusi

Published

on

RS Sentra Medika Cibinong menjadi Rumah Sakit di wilayah Bogor yang memiliki fasilitas penunjang medik dan layanan yang berkelas. Terletak di Jl. Mayor Oking Jaya Atmaja No. 09, Cibinong. (Foto : Istimewa)

Indonesiaraya.co.id, Cibinong – Manajemen RS Sentra Medika (RSSM) Cibinong, Kabupaten Cibinong menanggapi dengan positif permintaan pihak Jamkes Watch dan terkait penahanan SIM/STNK milik suami pasien.

Bahkan Direktur Utama RS Sentra Medika Cibinong, Bogor, dr. P Lanjar Sugiyanto MARS menjanjikan akan berusaha memberikan solusi dan informasi yang obyektif untuk masalah ini.

“Kami usahakan singkat, tepat, dan obyektif, serta solutif,” kata dr. P Lanjar Sugiyanto MARS kepada Hallobogor.comHallo Media Network yang meminta klarifikasi soal masalah ini, Rabu (16/9/2020) malam,



Baca : Hallo RSSM, Tolong Kembalikan SIM dan STNK Suami Pasien

Di bawah ini adalah komunikasi singkat selengkapnya, antara Hallobogor.com dengan Direktur Utama RS Sentra Medika Cibinong, Bogor, dr. P Lanjar Sugiyanto MARS, sebagai berikut:

Selamat malam Dok

Selamat malam

Kami mohon klarifikasi dan tanggapan pihak RSMM terkait permintaan Jamkes Watch yang meminta RSSM untuk mengembalikan SIM dan STNK kepada suami pasien.

Baik, nanti kami minta PR (Public Relations – red) klarifikasi. Terimakasih sebelumnya.

Klarifikasi panjang lebar juga boleh pak, kami siapkan khusus sebagai hak jawab dari pihak RSMM.

Baik, kami usahakan singkat tepat dan obyektif serta solutif.

Terima kasih, kami tunggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Deputi Direktur Advokasi dan Relawan Jamkes Watch, Heri Irawan meminta agar pihak RSSM Cibinong dapat mengembalikan KTP dan STNK pasien, agar pasien bisa bekerja dan menjalani kehidupan dengan tenang

Heri juga mendesak pihak BPJS Kesehatan dan Pemkab Bogor untuk dapat membantu memberikan solusi terkait masalah yang dihadapi oleh Irsan dan keluarganya, terkait masalah administrasi keuangan dengan pihak RSMM. (*/bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Polsek Telusuri Dugaan Penganiayaan Ustad yang Meninggal Dunia

Published

on

Hasil kroscek Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Silfia Sukma Rosa SH S.I.K yang dilakukan bersama dengan Kasat Intel dengan disaksikan keluarga, istri, RT, RW dan warga setempat, bahwa kematian K.H Abdul Kohar bukan dikarenakan tindak pidana penganiayaan (pengeroyokan).(Foto: Humas Polres Bogor)

Indonesiaraya.co.id, Babakan Madang – Tersiar berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan.

Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Silfia Sukma Rosa SH S.I.K melakukan penelusuran Rabu (16/09/2020).

Seorang Tokoh Pimpinan Pondok Pesantren Rodotul Barokah di Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang dikabarkan meninggal dunia karena dugaan penganiayaan yang dialaminya.



Enggan berlama-lama mendengar kabar tersebut, Kapolsek babakan madang lakukan penelusuran sebab meninggalnya tokoh Pimpinan Pondok Pesantren tersebut.

“Ada kabar meninggal dunia seorang Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan tindak pidana penganiayaan, kami langsung bergegas mengecek kebenaran informasi tersebut,” kata Silfia Sukma.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

PPJNA 98 Tuding Ada Upaya Makar yang Menggulingkan Jokowi

Published

on

Presiden RI, Joko Widodo. (Foto : Instagram @jokowi_2019)

Indonesiraya.co.id, Bogor – Perhimpunan Pergerakan Jaringan Aktivis (PPJNA) 98 menuding ada upaya makar untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Jokowi.

Tanpa tedeng aling-aling, PPJNA 98 menyebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sedang melakukan upaya memanfaatkan situasi, memanfaatkan kemurnian perjuangan buruh, mahasiswa dan kaum pergerakan untuk berbuat makar.

Demikian pernyataan tertulis yang diterima Hallobogor.com — Hallo Media Network dari Perhimpunan Pergerakan Jaringan Aktivis (PPJNA) 98 yang ditandatangani Ketua Umum Anto Kusumayuda dan Sekjen Abdul Samad Nur Akhmad, di Bogor, Senin (17/8/2020).



Anto juga heran mengapa sosok patriot NKRI mantan Panglima TNI Gatot Nurmantiyo bisa hadir memelopori gerakan dan konspirasi Makar yang didalamnya dimanfaatkan oleh kekuatan yang akan mengganti sistem demokrasi, Pancasila dan UUD 45 dengan sistem khilafah yang tidak mengakui konsep NKRI.

“Kenapa baru sekarang Bpk GN seolah paling depan memimpin gerakan? Tidak saat menjadi Panglima TNI berjuang menuntaskan semua agenda perjuangan reformasi, menuntaskan dan menangkap para koruptor? Apakah Bapak GN akan memanfaatkan gerakan KAMI untuk berkompromi mendapat jabatan Menteri,” tanya Anto.

Melihat kondisi di atas untuk menyelamatkan 250 juta rakyat Indonesia, menyelamatkan negara dan bangsa Indonesia, PPJNA 98 mendorong Panglima TNI dan Kapolri untuk menjaga dan mengawal sistem demokrasi, Pancasila dan UUD 45.

“Tindak tegas tanpa pandang bulu, siapapun yang akan berupaya berbuat Makar membuat kekacauan, kerusuhan untuk menggulingkan Pemerintahan Jokowi,” katanya (*/bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017