Connect with us

BISNIS

Agar UMKM Rambah Pasar Internasional, Ini Langkah Kemendag

Published

on

Plt Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan. (Foto : Instagram @djpen.kemendag)
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan terus mendorong UMKM agar dapat merambah pasar internasional. Mengingat, kontribusi UMKM terhadap perekonomian dalam negeri yang cukup besar. Salah satunya dengan pendampingan serta menyediakan katalog produk layak ekspor. “Kita punya program, yaitu namanya export coaching program, yang dalam hal ini programnya ada di kelas, ada pendampingan di lokasi dan juga keseluruhan proses ini akan menghasilkan pelaku eksport baru,” beber Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Kasan dalam webinar MarkPlus Government Roundtable Series 5 : UKM Digital – Masa Depan Keberlanjutan Ekspor Indonesia, Senin (29/6/2020). Sejak dimulai pada 2010 lalu, program ini setidaknya sudah menghasilkan 735 alumni dengan 149 eksportir baru. Selain itu, Kasan juga menyebutkan InaExport.id yang merupakan layanan satu atap untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperoleh informasi perdagangan ekspor. Melalui InaExport.id ini, pelaku usaha yang terdaftar sebagai anggota dapat mengakses berbagai layanan, antara lain produk katalog, di mana melalui layanan ini akan dipromosikan produk-produk unggulan melalui katalog produk InaExpert. “Selanjutnya ada layanan inquiry atau buyer request, yang mengandung informasi inquiry maupun buyer request langsung dari buyer asing yang tertarik atau mencari produk yang sesuai dengan produk yang dimiliki,” papar Kasan. Ketiga ada event dan training yang memberikan informasi jadwal pameran dan pelatihan ekspor. terakhir research corner, berisi informasi peluang pasar produk tertentu di suatu negara yang disusun oleh perwakilan perdagangan di luar negeri (Atdag dan ITPC). (inf)

Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BISNIS

Meski Ada Vaksinasi Kemungkinan Investasi Masih Tersendat, Begini Argumentasinya

Published

on

Ilustrasi Grafik Saham. /Pixels.com/Burak K.

ADIL MAKMUR – Investasi diperkirakan masih akan tersendat di awal tahun ini, meski ada harapan ekonomi akan membaik karena program vaksinasi sudah berjalan .

Analis pasar modal Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen positif dari dalam negeri menjadi peluang semakin meningkatnya investasi portofolio pasar modal Indonesia, namun tidak sama halnya dengan investasi langsung.

Menurut Ibrahim,  investasi langsung ke Indonesia kemungkinan masih akan tersendat karena masih adanya pembatasan orang yang keluar masuk Indonesia.



“Investasi langsung kemungkinan masih akan tersendat. Karena sampai saat ini pun pemerintah masih melarang warga negara asing masuk ke Indonesia.”

“Larangan bisa saja diperpanjang sampai Februari. Ini yang akan sedikit menghambat laju investasi,” ujar Ibrahim, Rabu 13 Januari 2021.

Meskipun Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), sambung Ibrahim, menyebut bahwa aka nada pemindahan investasi ke Indonesia, sebagai contoh perusahaan asal Korea Selatan Hyundai.

“Tapi bisa jadi investasi itu baru masuk ke Indonesia di kuartal kedua atau ketiga karena adanya pembatasan ini,” kata Ibrahim.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BISNIS

Garuda – Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pontianak, Begini Penjelasannya

Published

on

Ilustrasi Pesawat. /Pixels.com/Ahmed Muntasir.

INDONEISA RAYA – Pesawat Garuda Indonesia dan Lion Air rute Jakarta-Pontianak gagal mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Rabu, 13 Januari 2021 sore kemarin.

“Memang benar hari ini (kemarin, red) ada dua maskapai yang dialihkan pendaratan (divert) disebabkan cuaca buruk,” kata General Manajer PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak Eri Brawliantoro kepada Antara, di Sungai Raya.

Eri mengatakan, kode penerbangan GA 504 miliki maskapai Garuda Indonesia, dan kode penerbangan JT 684 milik maskapai Lion Air dialihkan mendarat di bandara lain.



“Divert (bukan di tujuan semula) dan RTB (Return to Base) atau pesawat yang sudah terbang untuk beberapa saat tetapi kembali lagi ke bandar udara awal atau bandar udara alternatif terdekat karena alasan tertentu, itu hal lumrah dalam dunia penerbangan, karena mengutamakan faktor keselamatan penerbangan,” ungkapnya.

Pesawat Lion Air dialihkan ke Bantam, sedangkan pesawat Garuda dialihkan ke Palembang. (rad)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BISNIS

Kapasitas Keterisian Pesawat 100 Persen Dibolehkan, Meskipun Masa PPKM

Published

on

Ilustrasi Penumpang pesawat. /Pixels.com/Sourav Mishra.

INDONESIA RAYA – Kementerian Perhubungan mengizinkan tingkat keterisian penumpang pesawat mencapai 100 persen. 

Kebijakan ini mulai berlaku 9 Januari hingga 25 Januari 2021 atau selama masa PPKM Jawa Bali.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19.



“Selama pemberlakuan surat edaran ini, maksimal 70 persen kapasitas angkut sebagaimana diatur dalam SE Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2020 angka 4, huruf a, butir 12, tidak diberlakukan,” demikian bunyi poin 5 SE Nomor 3/2021, Senin 11 Januari 2021.

Namun, dalam SE yang ditandatangani Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub ini mengatur syarat wajib surat keterangan hasil negatif rapid test antigen dan PCR juga masih berlaku.

Kecuali, bagi penerbangan angkutan udara perintis dan angkutan udara di daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal), dan bagi penumpang anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun.

Selain itu, maskapai tetap harus menyediakan tiga baris kursi (seat row) yang diperuntukkan sebagai area karantina bagi penumpang dengan indikasi gejala covid-19.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017