Connect with us

NUSA TENGGARA TIMUR

Angin Kencang Merusak 63 Rumah di Rote Ndao

Published

on

Bencana angin kencang yang terjadi pada Minggu, (10/3/2019) dilaporkan melanda hampir semua daerah di NTT, termasuk Kota Kupang.

Indonesiaraya.co.id, Kupang – Terpaan angin kencang yang terjadi sepanjang Minggu (10/3/2019) menyebabkan 63 rumah milik warga Kabupaten Rote Ndao, sekitar 40 mil dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan.

“Selain 63 rumah, sebuah perahu nelayan milik Yunus Nalle juga dilaporkan mengalami kerusakan serius,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Rote Ndao Jemi O Ade ketika dihubungi dari Kupang, Senin (11/3/2019).

Menurut Jemi, bangunan rumah warga yang mengalami kerusakan itu umumnya pada bagian atap, yang terbawa angin, selain karena tertimpa pohon yang tumbang.

Kerusakan bangunan rumah milik warga itu terjadi di Kecamatan Rote Timur, Pantai Baru, Rote Selatan, dan Kecamatan Lobalain. “Kerusakan rumah paling banyak di Kecamatan Lobalain yakni mencapai 26 unit rumah,” katanya.

Dia mengemukakan, pemerintah sedang melakukan pendataan terhadap daerah yang terkena bencana, serta jumlah kerusakan dan kerugian dari dampak yang ditimbulkan.

Selain itu juga dilakukan upaya meringankan beban korban akibat bencana dengan pemberian bantuan logistik.

Bencana angin kencang yang terjadi pada Minggu, (10/3/2019) dilaporkan melanda hampir semua daerah di NTT, termasuk Kota Kupang. Demikian, seperti dikutip Antara. (ber)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

NUSA TENGGARA TIMUR

Belasan Titik Longsor di Manggarai Barat-NTT Sudah Dibersihkan

Published

on

Bencana Longsor di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Indonesiaraya.co.id, Kupang – Sebanyak 14 titik di ruas jalan trans-Flores yang menjadi lokasi tertimbunnya material longsor berhasil dibersihkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah instansi terkait.

“Saat ini sudah ada kurang lebih 14 titik longsor yang sudah berhasil dibersihkan oleh alat berat, sehingga sudah bisa dilalui kendaraan,” kata Kepala Bagian Humas Pemkab Manggarai Barat Paulus Jeruman, saat dihubungi dari Kupang, Selasa (12/3/2019).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan dari proses pembersihan reruntuhan longsor yang ada di sepanjang jalan trans-Flores, khususnya di wilayah Kabupaten Manggarai Barat pascabencana longsor serta banjir yang menerjang daerah itu pada Kamis (7/3/2019) pekan lalu.

Namun, kondisi yang ada belum bersih sepenuhnya karena masih licin dan berlumpur jalan-jalan di 14 titik longsor itu.

Ia menambahkan untuk membersihkan sejumlah titik longsor itu pihaknya hanya mengandalkan dua unit alat berat.

“Saat ini saya berada di blok S di Kampung Melo. Di lokasi ini longsornya paling parah karena ketebalan longsor bisa mencapai lima meter,” ujar dia.

Sejumlah pihak juga terus berhati-hati untuk membersihkan longsor itu karena khawatir akan muncul longsor lainnya di kawasan itu.

Menurut dia jika di blok S itu sudah dibersihkan maka tinggal satu titik lagi yang akan dibersihkan oleh tim yakni yang berdekatan dengan kampung Culu.

Sebelumnya pada Kamis (7/3/2019) pekan lalu longsor dan banjir bandang menerjang dua kecamatan di Manggarai Barat.

Banjir bandang menerjang Kecamatan Komodo dan tak ada korban jiwa. Sementara longsor terjadi di Kampung Culu Kecamatan Mbliling Kabupaten Manggarai Barat, yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, satu diantaranya adalah seorang bayi berusia 8 bulan. Demikian, seperti dikutip Antara. (kor)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NUSA TENGGARA TIMUR

50 Unit Rumah Warga Sumba Timur Rusak Dihantam Puting Beliung

Published

on

Bangunan warga yang rusak paling banyak terdapat di Kecamatan Umalulu yakni sebanyak 22 unit, tersebar pada tiga desa yakni Desa Wanga 9 unit, Desa Patawang 8 unit, dan Desa Mutunggeding 5 unit.

Indonesiaraya.co.id, Kupang – Sekitar 50 unit rumah warga di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat dihantam angin puting beliung.

Dari 50 unit rumah itu, sebagian besar diantaranya mengalami rusak berat, dan sementara tidak bisa ditempati, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumba Timur, Martina D. Jera, Selasa (12/3/2019).

Kabupaten Sumba Timur merupakan salah satu dari beberapa daerah di provinsi berbasis kepulauan itu, yang dilanda bencana angin puting beliung pada Minggu (10/3/2019), termasuk Kota Kupang dan Rote Ndao.

Bangunan rumah warga yang terkena bencana angin puting beliung itu tersebar pada lima kecamatan yakni Kecamatan Kambera, Kanatang, Pandawai, Umalulu, Kahaungu Eti dan Kecamatan Kambata Mapambuhang.

Bangunan warga yang rusak paling banyak terdapat di Kecamatan Umalulu yakni sebanyak 22 unit, tersebar pada tiga desa yakni Desa Wanga 9 unit, Desa Patawang 8 unit, dan Desa Mutunggeding 5 unit.

Disusul Kecamatan Pandawai sebanyak 14 unit tersebar di Desa Palakahembi 11 unit dan Desa Kadumbul 3 unit.

Dia menambahkan, ada sekitar 40 orang yang mengungsi sementara dan menempati rumah-rumah tetangga ataupun keluarga terdekat, karena rumah mereka mengalami kerusakan berat.

Menurut dia, pihaknya masih mendata kerugian akibat bencana tersebut, sekaligus menyiapkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah warga yang rusak berat.

Sementara rumah-rumah korban yang mengalami kerusakan ringan telah memperbaiki kembali rumah mereka secara swadaya, katanya menambahkan.

Dia berharap, masyarakat tetap waspada untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, jika terjadi bencana. Demikian, seperti dikutip Antara. (ber)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NUSA TENGGARA TIMUR

Bupati Manggarai Barat Tidak Tahu Kepemilikan Pulau Bidadari

Published

on

Pulau Bidadari adalah sebuah pulau yang terletak di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Indonesiaraya.co.id, Kupang – Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla menyatakan tidak mengetahui hak milik pengelolaan Pulau Bidadari di wilayah Manggarai Barat, NTT yang dikabarkan telah jatuh ke tangan kepemilikan asing yang telah memoles pulau tersebut menjadi objek wisata.

“Tanyakan saja ke Jakarta, karena kami tidak tahu-menahu soal pulau (Bidadari) itu,” katanya kepada Antara saat dihubungi dari Kupang, Selasa (5/3/2019), ketika ditanya soal pengelolaan pulau Bidadari tersebut, yang menurut informasi, sudah dikuasai oleh seorang wisatawan asing asal Inggris.

Ia mengaku bahwa Pulau Bidadari itu memang masuk dalam wilayah pemerintahan Manggarai Barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, namun pemerintah Manggarai Barat tak punya kewenangan untuk mengintervensi pulau cantik itu.

Gubernur NTT Viktor B Laiskodat saat diwawancarai beberapa waktu lalu sudah mengatakan dengan tegas bahwa pulau itu harus diambil kembali jika memang betul dikuasai oleh warga berkewarganegaraan asing.

“Kalau ada orang asing yang menguasainya, kita harus ambil kembali. Karena itu adalah daerah kita yang tidak bisa diganggu oleh pihak asing,” ujar dia.

Menurut dia, sebuah pulau walau dinyatakan tidak layak untuk dijual dan dikuasi oleh siapapun itu, termasuk warga negara asing.

Oleh karena itu, Gubernur Viktor Laiskodat berjanji akan mengecek lagi status kepemilikan Pulau Bidarari tersebut, apakah statusnya dikuasai atau hanya dipakai untuk pengelolaan wisata di daerah itu. Demikian, seperti dikutip Antara . (kor)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending