Connect with us

GADGET

Asyiknya Memotret dengan Kamera Polaroid

Published

on

Kamera instax mini LiPlay, menggabungkan teknologi analog dan digital di mana hasilnya bisa dipilih sebelum dicetak dalam bentuk lembaran foto polaroid.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Di tengah dominasi kamera digital, masih ada orang-orang yang rindu dengan sensasi kamera analog di mana hasilnya harus dicetak, tidak bisa dilihat-lihat hanya lewat layar.

Kamera polaroid masih punya basis penggemar. Berdasarkan data Fujifilm, kamera instax keluaran brand tersebut terjual 10 juta unit secara global pada 2018.

Patricia Devina, instaxgrapher dan content creator, adalah salah satu orang yang masih gemar mengabadikan momen istimewa menjadi foto-foto polaroid.

Ditemui di peluncuran instax mini LiPlay, ia mengungkapkan keseruan dari memotret dengan kamera polaroid dan kamera hibrid yang menggabungkan teknologi analog dan digital di mana hasilnya bisa dipilih sebelum dicetak dalam bentuk lembaran foto polaroid.

“Foto instax itu selalu original, real, menunjukkan kehidupan kita,” ujar Patricia di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Kamera polaroid biasanya dia pakai untuk mengabadikan acara-acara istimewa, seperti kumpul bersama orang terdekat, liburan hingga pernikahan sahabat.

Salah satu yang jadi faktor pembeda antara polaroid dengan digital adalah kejutan dari hasil akhirnya. Ketika menjepret foto dengan kamera polaroid biasa, pengguna tidak tahu hasilnya sebelum dicetak. Sementara pada kamera digital, foto-fotonya bisa dipilah-pilih sebelum diunggah di media sosial atau dicetak.

Patricia mengakalinya dengan memakai kamera hybrid di mana foto-fotonya bisa lebih dulu dipilih sebelum dicetak jadi foto polaroid.

Namun, hasil yang tidak bisa ditebak itu bisa jadi keunggulan polaroid karena bisa membuat foto kelihatan lebih berseni.

“Instax harus pakai sendiri, jadi feelnya itu, amatir-nya jadi ‘artsy’,” ujar dia.

Ia sudah menggunakan kamera tersebut selama sembilan tahun belakangan dan berpendapat perawatannya tidak merepotkan.

“Hampir enggak ada ribetnya, bodi tahan banting,” katanya.

Ia punya kotak khusus sendiri untuk menyimpan foto-foto polaroid, sementara yang bagus akan dipajang. Demikian, seperti dikutip Antara. (nan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GADGET

Spesifikasi Reno Series, Kamera Hingga 10 Kali Zoom

Published

on

Reno Series menggunakan teknologi pengisian daya cepat VOOC 3.0 yang memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya dengan cepat saat bermain game atau streaming video.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kehadiran OPPO Reno Series di Indonesia cukup menarik perhatian para pecinta fotografi sebab ponsel itu menawarkan teknologi kamera yang menjadi pembeda di segmen serupa.

Reno Series terdiri dari dua varian, Reno 10x Zoom dan Reno, keduanya sama-sama memiliki ketangguhan fotografi sehingga gambar yang dihasilkan layaknya kamera profesional. Berikut spesifikasi dari Reno 10x Zoom dan Reno :

Desain

Reno Series memiliki desain simetri dengan full panaromic screen. Varian Reno 10x Zoom dilengkapi layar OLED 6,6 inci, sedangkan varian Reno mempunyai layar OLED 6,4 inci.

Tepian bagian bawah kedua varian ponsel itu hanya 3,5mm sehingga OPPO Reno Series memiliki rasio screen-to-body mencapai 93,1%. Ponsel itu juga dilengkapi dengan Corning® iGorilla glass generasi keenam yang akan meningkatkan daya tahan layar dari benturan.

OPPO menempatkan kamera belakang di dalam lapisan penampang berbahan kaca dengan panel 3D yang melengkung sehingga perangkatnya terasa lebih halus. Lalu untuk kamera depan, soft light, dan lampu kilat belakang, kedua varian OPPO Reno Series menyembunyikannya dalam struktur pivot-rising. Struktur itu secara otomatis akan muncul dan tertutup saat tidak digunakan.

Kamera

OPPO Reno 10x Zoom dilengkapi tiga kamera belakang: kamera utama dengan resolusi 48MP, kamera telephoto 13MP, dan kamera bersudut lebar dengan 8MP. Ketiga kamera itu bekerja bersama untuk mewujudkan full-focal-length sebesar 16mm-160mm, sehingga mampu mencapai 10x hybrid zoom. Kamera utamanya sendiri menggunakan optical image stabilization (OIS) dan closed-loop focusing motor untuk menangkap seluruh momen secara jelas dan real time. Kedua varian OPPO Reno Series dilengkapi dengan sensor Sony IMX586 48MP untuk memudahkan pengguna mengambil potret malam hari. Ada juga fitur Ultra Night Mode 2.0 yang mampu meningkatkan kejernihan dan kecerahan gambar melalui pengurangan multi-frame noise dan teknologi HDR multi-frame.

Khusus untuk varian Reno 10x Zoom, OPPO melengkapi perangkat tersebut dengan kemampuan perekaman video 4K UHD dengan frame rate 60fps, disertai stabililasi gambar optik dan elektronik.

Software dan hardware

Performa yang ditawarkan pada Reno Series juga cukup mumpuni, untuk Reno 10x Zoom dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 855, konfigurasi RAM 8GB/256GB dengan kapasitas baterai 4.065mAh. Sedangkan untuk Reno ditenagai oleh prosesor Snapdragon 710 dan baterai 3.765mAh.

Reno Series menggunakan teknologi pengisian daya cepat VOOC 3.0 yang memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya dengan cepat saat bermain game atau streaming video tanpa panas berlebih atau penurunan performa. Ada juga Hyper Boost 2.0 yang terdiri dari Game Boost, System Boost, dan App Boost.

Selain itu, ponsel itu berjalan pada sistem operasi ColorOS 6. Tidak ketinggalan, Dolby Atmos, perangkat audio mobile baru, speaker stereo, tiga mikrofon, NFC serta aksesoris peranti lainnya.

OPPO Reno 10x Zoom dibanderol dengan harga Rp12.999.000, sedangkan Reno Rp7.999.000. Demikian, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

GADGET

OPPO Reno Hadir dalam Dua Pilihan, Versi 10x Zoom Harganya Rp13 Juta

Published

on

Reno Series dibekali dengan full panoramic screen atau layar smartphone paling moderen dan premium saat ini.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – OPPO hari ini resmi meluncurkan Reno Series di Indonesia, yang terdiri dua varian yakni Reno 10x Zoom dan Reno dengan kekuatan kamera layaknya profesional.

OPPO Reno dijual Rp7.999.000, sedangkan Reno 10x Zoom yang dijual perdana mulai 28 Juni hingga 30 Juni dilego seharga Rp12.999.000.​​​​​​

“Oppo Reno Series adalah bagian tak terpisahkan dari strategi pertumbuhan global OPPO di era berbasis konektivitas saat ini. Karena itu, OPPO Reno Series akan berperan sebagai dasar dari pengembangan smartphone-smartphone OPPO berikutnya,” ujar CEO OPPO Indonesia, Ivan Lau dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Kelebihan dari Reno Series ini adalah teknologi pada kamera dan desain. Sebab, Reno menyasar individu berjiwa muda yang ekspresif dan dinamis.

“Dengan fitur-fitur fotografi dan kekuatan performanya, kedua varian OPPO Reno Series akan menginspirasi pengguna untuk melihat hal dari berbagai sudut pandang berbeda,” jelas Ivan.

Reno Series dibekali dengan full panoramic screen atau layar smartphone paling moderen dan premium saat ini.

Untuk Reno 10x Zoom dilengkapi dengan layar OLED 6,6 inci, sedang Reno 6,4 inci. Keduanya memiliki radio screen-to-body hingga 93,1 persen dan sudah menggunakan Corning Gorilla glass generasi keenam yang tahan benturan.

Keunikan dari Reno Series adalah pada bagian kamera depannya, soft light dan lampu kilat belakang berada tersembunyi dalam struktur pivot-rising.

Struktur ini akan muncul dalam waktu 0,8 detik ketika pengguna ingin melakukan swafoto atau pemindaian wajah dan secara otomatis tertutup kembali ketika sudah tidak digunakan.

Reno 10x Zoom memiliki kemampuan 10 kali hybrid zoom dengan optical image stabilization (OIS) dan closed-loop focusing motor untuk menangkap seluruh momen spesial.

Kedua varian Reno sudah dilengkapi sensor Sony IMX586 48MP untuk memudahkan pengguna mengambil potret malam hari yang berkelas. Selain itu, fitur Ultra Night Mode 2.0 baru dapat meningkatkan kejernihan dan kecerahan gambar.

Sementara itu, performa yang ditawarkan pada Reno Series juga cukup mumpuni, untuk Reno 10x Zoom dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 855, konfigurasi RAM 8GB/256GB dengan kapasitas baterai 4.065mAh. Sedangkan untuk Reno ditenagai oleh prosesor Snapdragon 710 dan baterai 3.765mAh.

OPPO Reno bisa dipesan hari ini hingga 21 Juni dan penjualan perdananya pada 22 Juni dengan harga Rp7.999.000.

Sedangkan Reno 10x Zoom mulai dapat dipesan pada 17 Juni hingga 27 Juni dan dijual perdana mulai 28 Juni hingga 30 Juni dengan harga Rp12.999.000. Demikian, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

GADGET

Apple Siapkan Tujuh MacBook Baru, Salah Satunya 12 Inci

Published

on

MacBook Pro juga baru saja diperbarui sehingga mungkin model 16 inci ini merupakan seri lanjutan yang diperkenalkan lebih awal.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Apple dikabarkan sudah mendaftarkan tujuh MacBook baru ke basis data Eurasian Economic Commission pekan ini.

Laman MacRumor menuliskan laptop terbaru dari Apple ini didaftarkan dengan nama A2141, A2147, A2158, A2159, A2179, A2182 dan A2251. Ketujuh model tersebut dipastikan notebook karena berkas tersebut memuat tulisan komputer portabel.

Berkas ke komisi Eropa tersebut merupakan syarat hukum untuk menjual perangkat terenkripsi di Rusia dan beberapa negara lainnya di Eropa.

Salah satu dari perangkat tersebut adalah MacBook 12 inci yang sudah lama belum diperbarui, lini tersebut mengeluarkan produk baru pada Juni 2017.

Model lainnya diperkirakan MacBook Air, namun lini itu baru saja diperbarui pada Oktober 2018.

Selain itu, salah satu model di kode tersebut berupa MacBook Pro 16 inci dengan desain terbaru, rumor yang selama ini beredar.

Tapi, MacBook Pro juga baru saja diperbarui sehingga mungkin model 16 inci ini merupakan seri lanjutan yang diperkenalkan lebih awal.

Apple punya tradisi memperkenalkan MacBook pada acara yang digelar pada bulan Oktober, seperti pada 2016 dan 2018 kemarin. Demikian, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending