Connect with us

JAWA TENGAH

Banjir dan Longsor Terjang Kebumen, 2.107 Warga Mengungsi

Published

on

Bencana banjir dan tanah longsor di wilayah administrasi Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: BNPB Indonesia)

Indonesiaraya.co.id, Kebumen – Bencana banjir dan tanah longsor di wilayah administrasi Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, telah memaksa sebanyak 2.107 warga mengungsi, sebagaimana menurut perkembangan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Jumat (30/10/2020) pukul 13.40 WIB.

Dari keseluruhan warga yang mengungsi tersebut, ada sebanyak 995 warga mengungsi di SD Madureja dan 1.112 warga di sekolah dasar lainnya dan rumah panggung Sidobunder.

Adapun bencana yang terjadi sejak Senin (26/10/2020) tercatat telah berdampak pada 13 kecamatan di Kabupaten Kebumen. Adapun rinciannya adalah Kecamatan Prembun, Kecamatan Alian, Kecamatan Kebumen, Kecamaatan Karanganyar, Kecamatan Kemit, Kecamatan Puring dan Kecamatan Sempor.



Kemudian Kecamatan Padureso, Kecamatan Pejagoan, Kecamatan Sruweng, Kecamatan Karangsambung, Kecamatan Karanggayam dan Kecamatan Rowokele.

Hingga sejauh ini, bencana tersebut telah mengakibatkan kerugian materil meliputi 5 unit rumah rusak berat, 10 unit rumah rusak sedang, 52 unit rumah rusak ringan, 2 sarana pendididikan, 36 titik jalan, 3 unit jembatan, 3 unit tanggul terdampak.

Dalam upaya percepatan penanganan bencana banjir dan longsor tersebut, BPBD Kabupaten Kebumen terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Muspika, TNI/POLRI dan Relawan.

Selain itu, tim BPBD Kabupaten Kebumen dibantu tim gabungan juga membantu proses evakuasi warga terdampak banjir dan melakukan pembersihan puing dan material banjir serta longsoran.

Upaya terkini yang dilakukan juga meliputi penyerahan bronjong Ke Desa Madurejo, Kecamatan Karanggayam sebanyak 25 buah dan penyerahan Bronjong ke Desa Padureso, Kecamatan Padureso sebanyak 30 buah.

Dampak La Nina

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan data prakiraan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah hingga Sabtu (31/10/2020).

Selain Jawa Tengah, prakiraan cuaca serupa juga berlaku untuk sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Papua.

Adapun BMKG sebelumnya juga menyebutkan bahwa tingkat intensitas curah hujan selama musim penghujan di penghujung tahun 2020 dan di awal tahun 2021 terjadi peningkatan hingga mencapai 40 persen akibat dampak fenomena La Nina.

Oleh sebab itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencna (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana terkait dampak dari fenomena La Nina, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung dan angin kencang. (*/tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAWA TENGAH

UMP 2022 Jateng Naik 0,78%, Perusahaan Bandel Bakal Kena Sanksi

Published

on

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. /Instagram.com/@humas.jateng

INDONESIA RAYA – Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2022 naik 0,78 persen dari tahun sebelumnya.

Penetapan UMP ini menyertakan aturan wajib bagi perusahaan agar menyusun Struktur dan Skala Upah (Susu) bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun.

Pengumuman UMP termaktub dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/37 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.



Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel UMP 2022 Jateng Naik 0,78%, Perusahaan Bandel Bakal Kena Sanksi


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA TENGAH

Gempa Vulkanis Gunung Sindoro Meningkat, Ada di Temanggung dan Wonosobo

Published

on

Ilustrasi Gunung Meletus. /Pixels.com/Clive Kim

INDONESIA RAYA – Aktivitas gempa vulkanis Gunung Sindoro yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah, terus meningkat,  hari ini Jumat 12 Februari 2021. Meski begitu, status gunung api ini masih tetap normal.

“Pertengahan Desember 2020 sampai sekarang itu ada sedikit peningkatan terutama gempa vulkaniknya,” ungkap Ketua Pos Pengamatan Gunung Sindoro-Sumbing Yuli Rahmatulloh, dalam siaran persnya kepada wartawan. 

Ia melanjutkan, peningkatan cukup signifikan terjadi pada 10 Februari 2021 sampai 48 kali gempa vulkanik. Padahal normalnya di bawah 10 gempa vulkanik.



“Peningkatan gempa vulkanik tersebut mungkin karena pengaruh curah hujan yang tinggi,” ujarnya menambahkan 

Lebih jauh ia mengatakan, peningkatan cukup signifikan terjadi pada 10 Februari 2021 sampai 48 kali gempa vulkanik  Padahal normalnya di bawah 10 gempa vulkanik.

BACA JUGA: Bisnispost.com, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar dunia ekonomi dan bisnis.

“Peningkatan gempa vulkanik itu mungkin karena pengaruh curah hujan yang tinggi,” sambungnya. 

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA TENGAH

Tidak Menimbulkan Korban, Waspadai Potensi Bencana dari Fenomena di Wonogiri

Published

on

Angin puting beliung yang terjadi di tengah perairan Waduk Gajahmungkur. /Dok. Bnpb.go.id.

INDONESIA RAYA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai fenomena alam angin puting beliung terjadi di tengah perairan Waduk Gajahmungkur.

Fenomena di Desa Sendang, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Rabu, 20 Januari 2021, pukul 16.30 WIB itu disebut Waterspout karena terjadi di perairan atau di atas permukaan air.

“Waterspout adalah angin puting beliung yang berada di atas permukaan air (dapat berupa danau maupun laut),” sebut UPT BMKG A. Yani Semarang dalam keterangan tertulis.



Menurut analisis sementara BMKG, terjadinya fenomena tersebut dipengaruhi adanya dinamika atmosfer.

Yang menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di selatan Indonesia yang memicu terbentuknya belokan angin dan pertemuan angin di wilayah Jawa Tengah.

Demikian, dikutip dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis, 21 Januari 2021.

Kondisi tersebut didukung dengan masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas.

Pages: 1 2 3


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017