Connect with us

HUKUM

Bareskrim Periksa Tommy Sumardi Terkait Suap Pencabutan Red Notice

Published

on

Kepala Biro Penerangan Masyaraka Divisi Humas Polri Brigjen, Awi Setiyono. (Foto: humas.polri.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Bareskrim Polri hari ini memeriksa pengusaha Tommy Sumardi dalam kasus dugaan penyuapan pencabutan red notice Djoko Tjandra. Tommy Sumardi diperiksa sebagai tersangka dalam perkara ini.

“Kasus tipikor pencabutan red notice Djoko S Tjandra, pagi ini pada pukul 09.30 WIB, saudara tersangka TS menepati janji hadir di Bareskrim Polri bersama pengacaranya, dan sekarang yang bersangkutan sedang diperiksa oleh penyidik sebagai tersangka,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, Selasa (25/8/2020).

Awi menuturkan, ada dua tersangka lain yang diperiksa selain Tommy Sumardi. Dua tersangka lain yang dimaksud Awi adalah mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo.



“Kemudian selanjutnya demikian dengan dua tersangka lain, atas nama NB dan PU, keduanya juga pada pukul 09.30 WIB sesuai jadwal. Mereka diperiksa penyidik Bareskrim Polri dan saat ini sedang berlangsung,” ucapnya.

Pada kasus dugaan tindak pidana korupsi surat jalan dan pencabutan red notice Djoko Tjandra, Bareskrim Polri sudah menetapkan 4 tersangka. Sebagai pemberi adalah Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi, sedangkan sebagai penerima adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte. (bgr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

HUKUM

Terungkap Pembelian BMW Rp1,7 M oleh Jaksa Pinangki Tidak Dilaporkan ke PPATK

Published

on

Pingki Sirna Malasari. /Pmjnews.com.

INDONESIA RAYA – Sales PT Astra International BMW Cabang Cilandak Jakarta Selatan Yenny Pratiwi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara suap dan gratifikasi pengurusan fatwa bebas Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Yenny dihadirkan untuk menjelaskan pembelian mobil BMW oleh Pinangki memakai uang dari terpidana perkara korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra.

Dalam keterangannya, Yenny mengungkapkan, terdakwa Pinangki membeli BMW SUV X5 seharga Rp1,709 miliar pada Desember 2019 lalu. Mobil tersebut dibeli secara tunai dengan membayar uang muka Rp25 juta melalui rekening Pinangki.



Pembayaran dilakukan lima kali sampai mobil pabrikan Jerman tersebut diserahkan. Rincian pembayarannya, yakni Rp475 juta, Rp490 juta, Rp490 juta, Rp100 juta, dan Rp129 juta yang ditransfer melalui beberapa bank.

Lebih jauh Yenny menuturkan, ada pembayaran yang dilakukan secara langsung melalui Sugiarto yang merupakan sopir Pinangki.

Yenny memaparkan, pembelian mobil yang dilakukan Pinangki tidak dilaporkan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Padahal, Yenny sudah memberikan formulir PPATK.

“Saya hanya menanyakan, ‘Ada form PPATK, mau diisi nggak bu (Pinangki)?’ ‘Nggak.’ ‘Oh, ya sudah nggak apa-apa’,” tutur Yenny menirukan pembicaraannya dengan Pinangki saat itu.

Pages: 1 2 3


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Penyidik Tunda Pemeriksaan Mantan Kepala KUA Tanah Abang, Ini Alasannya

Published

on

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus. /Instagram.com/@yusriyunus_91.

INDONESIA RAYA – Penyidik Polda Metro Jaya hari ini Rabu, 2 Desember 2020, mengagendakan pemanggilan beberapa saksi terkait kasus kerumunan massa Habib Rizieq Shihab. 

Ada 8 saksi yang dimintai keterangannya hari ini Rabu, 2 Desember 2020, salah satunya mantan Kepala KUA Tanah Abang, Sukana.

Akan tetapi, pemeriksaan terhadap Sukana ditunda lantaran hasil tes swab antigen dirinya menyebutkan hasil reaktif Covid-`19.



“Memang ada satu yang reaktif, kemudian kita lakukan mekanisme protokol kesehatan yaitu S, dia adalah KUA Tanah Abang yang lama, dia sempat reaktif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020

Kombes Yusri kembali menuturkan terkait hal itu, pemeriksaan terhadap Sukana ditunda. 

Dia juga menyebut sesuai protokol kesehatan, Sukana dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sekarang kita tunda pemeriksaannya karena reaktif, kan harus mekanisme protokol kesehatan yang harus kita laksanakan,” tuturnya.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Tak akan Istimewakan, Polda Metro Jaya akan Segera Panggil Habib Rizieq

Published

on

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab./Instagram.com/devianggraeni398/

INDONESIA RAYA – Polda Metro Jaya akan memanggil semua pihak tak terkecuali Habib Rizieq Shihab. 

Yang terlibat dalam dugaan kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam acara di Petamburan 14 November 2020 lalu.

Diketahui dalam kasus kerumunan massa tersebut pihak kepolisian telah meningkatkan status ke tahap penyidikan. 



Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Kombes. Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K) mengatakan bahwa semua akan dipanggil. 

Pihaknya tidak akan mengkhususkan orang – orang yang terkait dalam pemenuhan alat bukti pelanggaran protokol kesehatan tersebut.

“Iya semua akan dipanggil. siapa saja, kita tidak mengkhususkan satu, dua orang, siapa saja yang terkait dalam pemenuhan alat bukti tersebut akan kita panggil.”

“Kita panggil dalam kapasitas, ada dua, ada kapasitas sebagai saksi dan ada tersangka”, tegasnya.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017