Connect with us

LAMPUNG

Bawang Merah Naik Harga Jualnya di Bandarlampung

Published

on

Harga bawang merah kini menjadi Rp21.000 per kilogram, naik Rp1.000 dari harga Rp20.000/kg beberapa minggu lalu.

Indonesiaraya.co.id, Bandarlampung – Komoditas bawang merah alami kenaikan harga sekitar 10 persen dibanding harga dua minggu lalu, ujar sejumlah pedagang grosir di Pasar Pasir Gintung, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung .

Yuda, salah satu pedagang grosir di pasar itu di Bandarlampung, Kamis (6/12/2018) mengatakan harga bawang merah kini menjadi Rp21.000 per kilogram, naik Rp1.000 dari harga Rp20.000/kg beberapa minggu lalu.

“Ya, harga naik menjadi Rp21.000 per kilogram dari kemarin,” katanya pula.

Menurut Bana, pedagang lainnya, stok bawang merah sedang sedikit di gudang, sehingga biasanya sehari bisa mengambil 25 karung, namun sekarang hanya bisa dikirim 15-20 karung per hari,

Sedangkan bawang merah asal Sukoharjo pada beberapa pedagang grosir juga mengalami kekosongan persediaan, karena pasokan barang yang susah didapatkan mendekati perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Permintaan mendekati natal dan tahun baru semakin banyak,” ujarnya lagi.

Sedangkan untuk harga bawang putih masih belum ada perubahan, bertahan pada kisaran Rp14.000 per kg, sama seperti beberapa minggu kemarin. Demikian, seperti dikutip Antara. (bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BREAKING NEWS

Cawapres Sandiaga Menyapa Kyai dan Milenial di Lampung

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi di Lampung, Jumat (7/12/2018).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi dan makan siang bersama dengan para tokoh ulama dan kyai serta para milenial di Bandar Lampung,

Sandiaga diterima langsung Kyai Andi Warsino dan Kyai Latief yang menggagas acara tersebut serta berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat, walau datang secara dadakan.

“Saya sebenarnya agak kaget mendapatkan sambutan ramai seperti ini, padahal saya ingin dalam setiap kunjungan berusaha untuk apa adanya, bukan ada apanya,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta.

Menurutnya daerah Lampung punya segalanya seperti pertanian, perkebunan, alamnya yang indah. Ini yang akan menjadi potensi besar yang harus digenjot di tahun 2019 mendatang, bukan hanya di Lampung tapi juga Indonesia.

Indonesia punya segalanya, tapi pemanfaatan untuk memberdayakan masyarakatnya dari kekayaan alam tidak maksimal. Justru sebaliknya, impor membanjir.

“Jika kebijakan impor ini terus dilakukan. Saya khawatir Indonesia hanya menjadi penonton bukan pemain,” kata pasangan dari capres Prabowo Subianto.

Padahal kita punya bonus demografi di 2020. Potensi yang luar biasa, potensi yang membuat Indonesia kekuatan ekonomi baru di Asia, bahkan dunia, katanya.

“Insya Allah, jika Prabowo-Sandi terpilih 2019, emak-emak bahagia, bapak-bapak sejahtera, kyai berkah dan anak muda bahagia,” kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dia dan Prabowo fokus pada perbaikan ekonomi Indonesia di tahun 2019 dengan penciptaan dan ketersediaan lapangan kerja serta harga-harga bahan kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Demikian, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

LAMPUNG

Gunung Anak Krakatau 9 Kali Tremor

Published

on

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.

Indonesiaraya.co.id, Bandarlampung – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami sembilan kali kegempaan tremor harmonik sepanjang Rabu (5/12/2018) hingga Kamis dini hari, dan secara visual gunung kabut 0-III, asap kawah tidak teramati, ombak laut tenang.

Menurut rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diterima di Bandarlampung, Kamis (6/12/2018), meneruskan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Deny Mardiono AMd, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 5 Desember 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, kondisi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara 25-31 derajat Celsius, kelembapan udara 66-100 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Laporan aktivitas Kegempaan Tremor Harmonik 9 kali, amplitudo 2-23 mm, durasi 100-400 detik. Vulkanik Dangkal 25 kali, amplitudo 3-20 mm, durasi 3-16 detik. Vulkanik Dalam 5 kali, amplitudo 35-57 mm, S-P 1-2 detik, durasi 17-30 detik. Tektonik Jauh 1 kali, amplitudo 48 mm, S-P tidak terbaca, durasi 460 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-15 mm (dominan 3 mm).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut ini disimpulkan tingkat aktivitas Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah. Demikian, seperti dikutip Antara. (bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

LAMPUNG

Polres Tanggamus Tangkap Pengurus Ladang Ganja

Published

on

Penanaman ganja di ladang seluas lebih kurang 2 hektare, berhasil diungkap Tim Khusus Opsnal Narkoba dan Opsnal Reskrim Polres Tanggamus.

Indonesiaraya.co.id, Bandarlampung – Kepolisian Resor Tanggamus menangkap kembali Evan Maya, tersangka yang berperan sebagai pengurus ladang ganja seluas 2 hektare yang ditemukan polisi di wilayah pegunungan Pedukuhan Tulung Balak, Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabuaten Tanggamus.

“Kami menangkap tersangka di rumahnya, Dusun Bayur Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung pukul 19.30 WIB. Tugas tersangka tidak jauh dari tugas Mat Yusuf yang sudah ditangkap sebelumnya,” kata Kasatres Narkoba Polres Tanggamus Iptu Anton Saputra saat dihubungi dari Bandarlampung, Jumat (15/11/2018).

Tersangka mengaku mendapatkan upah dari pemilik ladang ganja dalam sehari sebesar Rp50 ribu. Dari penangkapan tersangka, pihaknya mendapatkan barang bukti berupa satu amplop kecil berisi tangkai daun ganja kering dan 1 set papir.

“Barang bukti dan tersangka kemudian dibawa ke Polres Tanggamus. Pemilik ladang bernama Awi masih dalam pengejaran,” jelasnya.

Polres Tanggamus beberapa minggu lalu mengungkap seluas 2 hektare ladang ganja yang berada di pegunungan Pedukuhan Tulung Balak, Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.

Pengungkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat yang menyebut adanya penjualan daun ganja basah.

Seluas 2 hektare ladang ganja yang terbagi manjadi tiga titik lokasi, saat ditemukan yang siap panen sebanyak 80 batang pohon setinggi 2 meter, 20 batang kecil setinggi 70 cm, dan 21 batang masih dalam semaian. Demikian, seperti dikutip Antara. (edy)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending