Connect with us

JAKARTA

Bawaslu Kepulauan Seribu Copot 1.169 APK

Published

on

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta mencopot 1.169 alat peraga kampanye (APK) per 14 April 2019, saat masa tenang jelang Pemilu serentak 17 April 2019.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta mencopot 1.169 alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang jelang Pemilu serentak 17 April 2018.

“Karena wilayahnya kepulauan, data itu masih per 14 April 2019,” kata Divisi Pengawasan Komisioner Bawaslu Kepulauan Seribu, Ulil Amri dihubungi di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ulil menjelaskan pembersihan APK dibantu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kecamatan, Panwaslu kelurahan, satuan polisi pamongpraja dan pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

“Pembersihan APK berakhir hingga 16 April 2019,” ujar Ulil.

Ulil merincikan APK yang ditertibkan itu berupa 260 buah bendera, 188 buah spanduk, 21 buah baliho, tiga buah umbul-umbul, 589 stiker dan 108 buah banner.

APK itu tersebar di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara terdiri Kelurahan Pulau Panggang, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Kemudian Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan terdiri Keluarahan Pulau Tidung, Pulau Pari dan Pulau Untung Jawa.

Sementara itu, Bawaslu DKI Jakarta menertibkan 195.669 alat peraga kampanye pada hari pertama masa tenang Pemilu 2019.

​​​​​​”Hari pertama yang sudah dibersihkan oleh Bawaslu DKI bersama Satpol PP sudah 195.669 alat peraga kampanye, baik dari spanduk dan umbul-umbul,” ucap Ketua Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri. Demikian, seperti dikutip Antara . (ftr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BREAKING NEWS

Lakukan Koordinasi, Sandiaga Beri Semangat Tim OK OCE Indonesia

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat berkumpul membahas progres kegiatan OK OCE Indonesia di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno mengumpulkan seluruh tim OK OCE Indonesia. Sandiaga berpesan untuk terus bersemangat dan saling berkoordinasi melakukan kegiatan Ok Oce diseluruh Indonesia.

Hal tersebut dilaksanakan pagi tadi,di sekitar Kebayoran Baru,Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

“Kita Gas terus teman-teman jangan pernah luntur menyuarakan kewirausahaan semua unsur Ok Oce terus semangat dan bantu masyarakat seluas-luasnya biar Indonesia Adil ,makmur dan sejahtera,” kata Sandiaga.

Ada lebih dari 50 orang pembina dan pengurus Ok Oce Indonesia berkumpul membahas progres kegiatan Ok Oce yang sudah berlangsung di seluruh Indonesia.

Turut hadir Dewan pembina Ok Oce Indonesia , Alex Yahya Datuk, pimpinan Gerak Ok Oce ,Coach Faran, Pimpinan Ok Oce Indonesia, Iim Rusamsi, pimpinan G-Kraf ,Kawendra Lukita dan Influencer Ok Oce Indonesia ,Prilly Latuconsina serta jajaran pengurus Ok Oce Indonesia lainnya.

Sandiaga meminta Ok Oce Indonesia terus bergerak keseluruh wilayah Indonesia dan mengupayakan masyarakat dapat terbantu untuk bisa mandiri dan memiliki ilmu agar dapat mensejahterakan diri sendiri sehingga Indonesia yang adil dan makmur dapat terwujud.

“Ingatkan terus bahwa perjuangan belum usai kepada semua penggerak Ok Oce di Indonesia, ” tutur Sandiaga. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Apresiasi Semangat Relawan untuk Kawal Perolehan Suara, Prabowo : Kita Jangan Lengah

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menghadiri acara syukuran, dan konsolidasi relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengapresiasi langkah masyarakat dan para relawan yang penuh semangat mengawal proses penghitungan suara pemilu 2019 ini dari potensi kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

“Terimakasih atas dukungan mu, terimakasih atas semangat mu, kalian adalah pelopor penggerak perubahan, terimakasih atas pengawalan kalian dalam perolehan suara kita,” ungkap Prabowo.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menghadiri acara syukuran, dan konsolidasi relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta agar seluruh masyarakat dan para relawan untuk tetap waspada dan siaga dalam proses rekapitulasi suara. Sehingga potensi kecurangan dapat di minimalisir.

“Alhamdulillah kita sudah menang, tetapi saya tetap menghimbau kepada seluruh relawan dan masyarakat untuk jangan lengah. Kita kawal perolehan suara kita, jangan sampai berubah. Itu adalah perjuangan kita bersama. Kita ingin pemilu kita ini bersih, dan demokrasi kita tidak dinodai oleh kepentingan yang ingin menghancurkan bangsa kita,” ungkap Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso juga mengapresiasi semangat juang para relawan dan masyarakat Indonesia yang telah berkorban untuk memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

“Hari ini saudara-saudara sekalian kita bersyukur atas kemenangan Prabowo-Sandi, saudara-saudara telah menyumbangkan pikiran tenaga pada tanggal 17 April, dan hasilnya memang Prabowo-Sandi menang,” ungkap Djoko.

Mantan Panglima TNI ini juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi proses rekapitulasi suara yang tengah dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Sehingga, sistem demokrasi di Indonesia tidak tercederai oleh oknum-oknum yang ingin berbuat curang.

“Kita harus terus mengawal proses rekapitulasi penghitungan suara ini, kita menyadari bawah setelah tanggal 17 ataupun sebelum tanggal 17 ada pihak-pihak yang melakukan kecurangan. Karena itu kita harus berjuang bersama mengawal kemenangan kita jangan sampai di bajak oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa dan negara Indonesia,” tandasnya. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Gubernur Anies akan Berikan Fasilitas Bebas PBB bagi Pejuang

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan memberikan fasilitas pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk rumah yang ditempati pendiri Republik Indonesia dan para pejuang serta tiga generasi di bawahnya sebagai bentuk penghargaan

“Negara yang didirikan orangtuanya membebani pajak kepada pejuang negeri ini, karena itu saya balikkan kebijakannya. Ibukota harus memulai menghargai para pendiri republik, para pejuang republik dan kita lindungi mereka,” kata Anies di Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/4/2019).

Diungkapkannya bahwa banyak mantan wakil presiden yang anak cucunya belum tentu bisa membayar pajak rumah yang ditinggali anak turunannya. Akhirnya mereka satu – satu pergi dari rumah peninggalan itu.

“Ada rumahnya pak Adam Malik di Menteng sudah tidak lagi digunakan keluarga pak Adam Malik, rumahnya Bung Hatta itu semua anak cucunya yang harus menanggung (PBB),” kata Anies.

Sama halnua dengan rumah mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, dimana keluarga Ali Sadikin membayar pajak rumahnya Rp180 juta per tahun.

“Padahal bang Ali adalah orang yang sangat berjasa bagi Jakarta,” kata Gubernur

Kemudian Anies mengambil kebijakan dengan memberikan pembebasan PBB diantaranya diberikan kepada pahlawan perintis kemerdekaan, veteran, mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan gubernur, mantan wakil gubernur, purnawirawan TNI/Polri, pensiunan ASN, semuanya diberikan fasilitas pembebasan PBB dan diberlakukan sampai tiga generasi.

“Jangan sampai justru mereka yang memerdekakan, tapi mereka tersingkirkan,” kata Anies.

Selain itu, membebaskan PBB kepada mereka yang telah bekerja memajukan Bangsa Indonesia seperti guru, dosen umum dan keagamaan.

“Ini cara kita menghormati, menghargai orang – orang yang telah bekerja memajukan Bangsa Indonesia. Kita di Jakarta paling banyak merasakan manfaatnya. Kita semua yang berada di tempat ini bisa seperti sekarang karena jasa pendidik,” kata Anies, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending