Connect with us

POLITIK

Bawaslu Sebut Kampanye Tatap Muka Masih Dominan di Pilkada 2020

Published

on

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Abhan, (Foto : bawaslu.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mengatakan, pelaksanaan kampanye daring masih minim dilakukan pasangan calon (paslon) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Peserta Pilkada 2020 lebih mengutamakankampanye tatap muka, atau pertemuan terbatas dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Meski Peraturan KPU (Nomor) 13 (2020) sudah mendorong untuk bisa dilakukan dengan metode-metode yang sifatnya daring, dari data yang kami peroleh memang 95 persen masih pada kegiatan yang sifatnya tatap muka, yang daring sekitar baru 5 persen,” kata Abhan melalui keterangannya, Kamis (22/10/2020).



Abhan menuturkan, hal ini disebabkan karena sejumlah faktor, di antaranya penggunaan kampanye daring tergolong metode baru.

Masyarakat belum terlalu familier dengan metode ini.

Selain itu, publik belum cukup siap mengikuti kegiatan kampanye daring. Di tambah dengan kendala akses internet di sejumlah daerah.

Menurut Abhan, pertemuan tatap muka lebih disukai karena melalui kegiatan tersebut paslon dapat bertemu langsung dengan pemilih.

Pasangan calon (paslon) dapat menyampaikan visi, misi, serta program secara langsung di depan pemilih.

“Mungkin karena inilah ruang yang memang bisa langsung berdiskusi dengan publik meskipun dibatasi dengan jumlah pemilih, jumlah peserta 50, tetapi ini masih menjadi primadona bagi paslon untuk melakukan kampanye dengan melalui tatap muka pertemuan langsung,” urainya.

Kendati demikian, Abhan menyebut, pelaksanaan kampanye tatap muka disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ketentuan tersebut diatur dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020 bahwa, kampanye metode ini hanya dapat diikuti maksimal 50 orang dan wajib mematuhi protokol kesehatan.

Jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan, Bawaslu berwenang untuk melakukan penindakan.

Pertama, jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan seperti kerumunan massa, Bawaslu akan memberikan surat peringatan.

Namun, jika dalam waktu satu jam peringatan tersebut tak diindahkan, Bawaslu melakukan pembubaran. Pembubaran itu dilakukan Bawaslu bersama TNI, Polri, Satgas Covid-19, KPU, Kejaksaan, dan Satpol PP.

“Kenapa kami melibatkan Pokja lembaga lain, karena kalau hanya Bawaslu sendiri tentu tidak mampu untuk bisa melakukan kegiatan membubarkan, karena apa, bajwa pertama jumlah panwas terbatas dan Bawaslu tidak punya aparat seperti aparat Polisi dan TNI,” kata Abhan.

Sebelumnya, Bawaslu mencatat, selama pelaksanaan kampanye 10 hari kedua atau 6-15 Oktober, terdapat 16.468 kegiatan kampanye pertemuan tatap muka di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada. Jumlah itu meningkat dua kali lipat dibandingkan 26 September-5 Oktober atau 10 hari pertama, sebanyak 9.189 kegiatan kampanye tatap muka.

Bawaslu pun menemukan, pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye mengalami peningkatan seiring bertambahnya kampanye tatap muka. Terdapat 375 pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi pada kurun 10 hari kedua, sedangkan 10 hari kedua jumlah pelanggaran protokol kesehatan tercatat 237 kasus.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar Pilkada 2020 di 270 daerah pada 9 Desember. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

POLITIK

Tak Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Berikut Alasan Habib Rizieq Shihab

Published

on

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab./Instagram.com/devianggraeni398/

INDONESIA RAYA – Rizieq Shihab tak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus kerumunan massa di Petamburan yang diduga telah melanggar Pasal 106 KUHP dan/atau Pasal 93 UU Kekarantinaan Nomor 6 Tahun 2018.

“Kami menjelaskan MRS tidak dapat memenuhi panggilan pihak kepolisian. Ini bukan mangkir, beliau hadir diwakili tim kuasa hukum,” kata pengacara Rizieq Shihab (Aziz Yanuar).

Ia mengatakan, alasan Rizieq Shihab tidak hadir karena sedang beristirahat setelah keluar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu.



“Alasannya tidak dapat memenuhi panggilan polisi dengan alasan sedang istirahat terkait beliau baru saja keluar dari Rumah Sakit Ummi Bogor, artinya dalam masa pemulihan,” sambungnya.

Meski demikian, Ia tidak memberikan jawaban pasti apakah Rizieq Shihab akan memenuhi panggilan kedua yang dilayangkan penyidik Polda Metro Jaya.

Terkait pemanggilan kedua, Kuasa hukum Hanif Alatas (Kamil Pasha) juga tidak memberikan jawaban pasti apakah kliennya akan memenuhi panggilan tersebut.

“Nanti kita lihat lagi ya, kan kita juga perlu koordinasi lagi juga dengan tim kuasa hukum lain dan dengan klien,” ujarnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Sambut Habib Rizieq, Polisi Siapkan ‘Raisa’ di Polda Metro Jaya, Apaan Tuh?

Published

on

Polda Metro Jaya menyiapkan Kendaraaan Raisa (Pengurai massa). /Dok. humas.polri.go.id.

INDONESIA RAYA – Pihak kepolisian siap memanggil Imam dan Ketua FPI (Habib Rizieq Shihab) ke Polda Metro Jaya.

Pemanggilan tersebut dilakukan dengan pemeriksaan tindak pidana yang mungkin saja dilakukan terkait adanya pelanggaran protokol kesehatan saat dirinya mengadakan acara Maulid Nabi dan pernikahan anaknya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Karena pemanggilan tersebut, Wakil Sekretaris Jendral PA 212 (Novel Bamukmin) menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh kepolisian tersebut ialah berbahaya.



Ia menyatakan jika memang benar Habib Rizieq datang untuk memenuhi panggilan hari ini, jutaan umat akan turut hadir guna mengawalnya. 

Namun kini, pihak Polda Metro Jaya sudah menyiapkan sebuah taktik khusus untuk menyambut para massa pendukung Habib Rizieq.

Polisi menyiapkan Raisa (Pengurai massa), ialah kendaraan taktis milik pihak kepolisiannya yakni Brimob sudah siap berada di sekitar Polda Metro Jaya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Laskar FPI Hadang Penyidik Polda Metro Jaya di Kediaman Habib Rizieq Shihab

Published

on

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab./Instagram.com/kaffah_story/

INDONESIA RAYA – Selasa, 2 Desember 2020, Kericuhan terjadi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Kericuhan dipicu umpatan dan kecaman massa dan simpatisan FPI kepada penyidik Polda Metro Jaya saat berupaya menyambangi kediaman Imam Besar FPI (Habib Rizieq).

Penyidik Polda Metro Jaya diketahui melayangkan surat panggilan kedua usai Habib Rizieq menolak untuk diperiksa di hari sebelumnya.

Penyidik tiba di Gang Paksi, Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat sekira pukul 13.00 WIB. Mereka mendapat hadangan dari Laskar FPI yang berjaga di lokasi.



Pihak Laskar FPI meminta aparat menunggu terlebih dahulu sembari melakukan koordinasi dengan keluarga Habib Rizieq.

Selama 45 menit waktu berjalan, Penyidik tak kunjung berhasil menemui keluarga Rizieq Shihab untuk menyerahkan surat panggilan. Negosiasi berjalan alot. Tangisan hingga umpatan tak henti – hentinya mengiringi proses tersebut.

Lantaran tidak menemui titik terang, Penyidik memutuskan untuk meninggalkan lokasi. Mereka, dan juga awak media yang meliput dihujani kalimat umpatan. Intimidasi juga didapat oleh wartawan.

“Keluar, Lu!,” seru warga menyuruh Polisi dan wartawan meninggalkan lokasi.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017