Connect with us

SUMATERA UTARA

BNN Tangkap Tiga Tersangka Jaringan Ibrahim

Published

on

Tim Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai serta TNI AL menangkap tiga tersangka kasus narkoba di Dusun Tualang, Peurlak, Aceh Timur.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga tersangka kasus narkoba di Dusun Tualang, Peurlak, Aceh Timur, jaringan mantan anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, Ibrahim alias Hongkong.

“Tersangka ditangkap hari ini jam 08.00 pagi yakni Fauzi, Nurdin dan Apali,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam pesan singkat diterima di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Ketiga tersangka merupakan pengembangan dari tersangka almarhum Burhanuddin yang tertembak oleh anggota pada hari Rabu di Gempong Pintu, Aceh Besar.

“Ketiganya ditangkap oleh tim gabungan BNN, Bea cukai dan TNI AL, dimana para tersangka lari dan bersembunyi di kebun dan rawa. Mereka bertugas membawa dan menyimpan narkoba milik almarhum Burhanuddin,” kata Arman.

Narkoba berhasil ditemukan setelah sempat disembunyikan di hutan dan ditutupi daun-daun. Jumlah yang disita dua karung berisi 38 kilogram sabu dan 15.000 butir ekstasi.

Menurut keterangan para tersangka, narkoba dibawa dari Penang, Malaysia dengan kapal penangkap ikan atas suruhan almarhum Burhanuddin sebagai pemilik barang, katanya.

“Saat ini tersangka beserta barang bukti, sedang dilakukan pemeriksaan dan pengembangan oleh tim BNN,” kata Arman.

Almarhum Burhanuddin masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk kasus Ibrahim alias Hongkong.

Ibrahim adalah oknum anggota DPRD dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang ditangkap dengan barang bukti tiga karung goni sabu dan 30 ribu butir ekstasi dengan logo daun berwarna biru dari Malaysia.

Dia ditangkap dalam Operasi Gabungan BNN, Bea Cukai dan TNI AL Langsa terkait informasi adanya Peredaran Gelap Narkotika di wilayah Pangkalan Susu. Demikian, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

SUMATERA UTARA

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 20.000 Pil Psikotropika

Published

on

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes, Pol Hendry Marpaung.

Indonesiaraya.co.id, Medan – Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan 20.000 pil psikotropika dari Malaysia dengan sampan melalui perairan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumut.

“Petugas juga mengamankan tiga orang tersangka yang menyeludupkan psikotropika jenis etizolam, Rabu (13/3/2019),” kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendry Marpaung di Mapolda, Senin (18/3/2019).

Ketiga tersangka itu, menurut dia, A, J dan I dengan barang bukti yang disita berupa empat bungkus besar kemasan plastik warna silver yang masing-masing kemasan berisi psikotropika sebanyak 500 papan (5.000 butir).

“Dengan jumlah seluruhnya 2.000 papan (20.000 butir) pil psikotropika,” ujar Hendry.

Ia menyebutkan, petugas juga mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 22,69 kg, di sejumlah daerah.

Kasus narkotika itu, pertama, penangkapan tiga orang laki-laki memiliki narkotika jenis sabu di dalam kamar Hotel Antara, Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia. Petugas mengamankan tiga orang tersangka F, M, dan I, serta menyita barang bukti seberat 990 gram sabu, di dalam plastik teh warna hijau tulisan China merek Guanyinwang.

“Penangkapan tiga tersangka narkoba itu, Selasa (26/2) dan langsung dibawa ke Mapolda Sumut untuk proses lebih lanjut,” ujar Hendry.

Ia menyebutkan, dari pengembangan kasus itu, petugas kemudian meringkus tersangka MY, di Jalan Garuda II, Kecamatan Sei Semayang, Kota Binjai, pada hari yang sama. Dari dalam rumah tersangka di Perumahan Alum Permai Blok A-25 Desa Payaroba Binjai itu ditemukan dalam plastik assoy warna putih seberat 955 gram sabu.

Kasus kedua yaitu pada Rabu (27/2) dimana petugas meringkus pengedar narkoba EAS, dan menyita seberat 1.988 gram sabu di dalam rumahnya Bandar Labuhan Bawah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Kasus ketiga, pada Rabu (6/3), aparat keamanan membekuk tersangka DH, di Kelurahan Beting Kwala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Rabu (6/3) dan menyita 1.000 gram sabu di dalam sebuah gudang. Demikian, seperti dikutip Antara . (mun)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SUMATERA UTARA

Kapolda Sumut Hadiri Pemakaman Jenazah Ibunda Ustadz Somad

Published

on

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol, Agus Andrianto.

Indonesiaraya.co.id, Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menghadiri pemakaman jenazah ibunda Ustadz Abdul Somad (UAS), Hj Rohana binti Nuruddin yang dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Silau Lama, Desa Lama, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, Senin (18/3/2019) malam.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, saat dihubungi dari Medan, Senin (18/3/2019) malam mengatakan, Kapolda Sumut juga ikut menshalatkan jenazah ibunda UAS, Hj Rohana binti Nuruddin.

“Kemudian, mengantarkan jenazah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Silau Lama di Kabupaten Asahan,” kata Tatan.

Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu dishalatkan di Masjid Raya Arrahman di desa setempat yang langsung dipimpin UAS.

Dalam kesempatan itu UAS mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu almarhumah sejak dari Pekanbaru hingga sampai ke rumah duka.

“Doakan kami tetap sabar,” kata UAS sembari mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian.

Sebelumnya, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto juga ikut menjemput UAS, di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. UAS tiba di bandara pukul 17.15 WIB setelah terbang dari Surabaya.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun, kami jajaran Polda Sumut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan tabah, tetap sabar ustadz,” kata Mardiaz.

Selanjutnya, UAS melanjutkan perjalanan ke Desa Silau Laut, Kabupaten Asahan dengan menggunakan mobil dikawal aparat Ditlantas Polda Sumut.

Ibunda UAS Rohana, meninggal dunia di Kota Pekanbaru, Riau, pada Senin pagi. Rencananya, jenazah langsung diberangkatkan ke Provinsi Sumatera Utara lewat jalan darat.

Informasi yang dihimpun Antara dari sahabat UAS di Pekanbaru, Yossi, jenazah almarhumah sudah dibawa ke Sumatera Utara pada sekitar pukul 08.30 WIB.

Jenazah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Sei Silau, Kabupaten Asahan.

Yossi mengatakan ibunda UAS Hj Rohana meninggal di RS Sansani Pekanbaru. Ia sempat dirawat sebentar sebelum akhirnya meninggal dunia.
Almarhumah selama ini memang tinggal di Kota Pekanbaru, yakni di Perumahan Ami Raya Jalan Sukakarya, Panam.

“Sakit kepala saja tadi malam. Sudah tua, mungkin (serangan) jantung,” katanya, seperti dikutip Antara. (mmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SUMATERA UTARA

Pelaku Bom Bunuh Diri di Sibolga Bernama Solimah Warga Padangsidimpuan

Published

on

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol, Agus Andrianto.

Indonesiaraya.co.id, Sibolga – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri yang terjadi Rabu (13/3/2019) dini hari di Sibolga.

Pelaku bernama Solimah, jenis kelamin perempuan, berasal dari Kota Padangsidimpuan.

Demikain diungkapkan Kapolda ketika dikonfirmasi wartawan Rabu (13/3/2019) malam, di lokasi kejadian.

“Sebagian tubuh korban hancur dan serpihan tubuhnya masih tertinggal di lokasi ledakan. Karena tubuh korban terpental sekitar 70 meter dari rumahnya, maka tim DVI masih bekerja untuk memastikan apakah masih ada bagian tubuh yang lain. Dan hasil sementara bagian tubuh yang ditemukan itu tubuh orang dewasa. Itu dapat dilihat dari tulang dan potongan tubuh yang tersisa,” sebut Kapolda.

Sementara terkait rumah warga yang rusak karena dahsyatnya ledakan yang terjadi dini hari itu, diharapkan Kapolda agar Wali Kota Sibolga dan Bupati Tapanuli Tengah melaporkannya ke pusat dan menampung anggaran perbaikannya.

“Kita berharap kepada Bupati Tapanuli Tengah dan Wali Kota Sibolga agar mendata dan melaporkannya ke pemerintah pusat. Selain itu, agar dana perbaikan diajukan untuk ditampung di APBD masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar menyebutkan bahwa kehidupan pasangan suami istri ini berubah setelah kepulangan mereka beberapa tahun lalu dari Pulau Jawa.

Bukan itu saja, beberapa tetangga terduga teroris ini tidak begitu kenal dengan wajah kedua pasutri ini.

“Kalau suaminya itu (Husain alias Abu Hamzah) warga Sibolga ini, marga Simatupang. Kerjanya memperbaiki lampu listrik. Kalau istrinya orang Jawa, tapi kami kurang tahu asalnya dari mana,” kata warga sekitar, seperti dikutip Antara. (jsn)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending