BRI Berikan Tips Aman Bertransaksi Perbankan Saat Lebaran, Waspada Kejahatan Penipuan Online

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 13 April 2024 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha. (Dok. BRI)

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha. (Dok. BRI)

INDONESIARAYA.CO.ID  – Kebutuhan transaksi mulai dari membayar zakat sampai mengirimkan Tunjangan Hari Raya (THR), diperkirakan akan meningkat menjelang momen Hari Raya.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pun terus mengedukasi masyarakat untuk aware dalam bertransaksi.

Pada momen tersebut, nasabah diimbau agar bertransaksi melalui Super Apps BRImo yang memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berbagai fitur BRImo, masyarakat dapat memanfaatkan layanan transaksi tanpa kartu, seperti setor tunai, transfer uang, QRIS, tagihan bulanan (listrik, PDAM, pascabayar, Telkom, TV kabel dan internet, asuransi, cicilan, dan masih banyak lainnya).

Di era yang serba digital saat ini, kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat dilakukan secara online.

Meskipun demikian, mudahnya bertransaksi digital tetap harus diimbangi dengan pembaruan pengetahuan tentang pentingnya bertransaksi digital secara aman.

Untuk itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk bertransaksi digital secara aman:

1. Apabila bertransaksi menggunakan QRIS, pastikan lokasi dan nama merchant sesuai dengan tujuan transaksi.

2. Berhati-hati dalam menggunakan koneksi Wi-Fi publik. Hal ini disebabkan rentannya koneksi Wi-Fi publik terhadap serangan hacker, malware, dan penyadapan.

3. Selain itu, menggunakan kata sandi yang kuat atau dapat mengaktifkan two factor authentication (2FA)

4. Mengaktifkan pemberitahuan transaksi / notifikasi sehingga kita dapat segera mengetahui setiap aktivitas, terutama apabila transaksinya mencurigakan.

Nasabah pun diimbau terus waspada jika ada nomor yang tidak dikenal mengirimkan dokumen dengan akhir penamaan .APK, apalagi yang mengatasnamakan BRI.

Masyarakat dapat mencegah kejahatan dokumen lebih dini dengan tidak mengeklik dokumen dan aplikasi tersebut.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha menyampaikan bahwa nasabah juga harus tetap waspada dengan penipuan modus social engineering atau soceng.

“Modus yang diterapkan pelaku ini terlihat meyakinkan sehingga korban mengalami kerugian material maupun non-material,” ujarnya.

Dengan cara mengirimkan dokumen yang berbentuk .APK atau aplikasi, pelaku dapat memperdaya korban sehingga dengan sadar memberikan persetujuan aplikasi tersebut mengakses data dan perangkatnya secara sepenuhnya, antara lain SMS, keyboard, mikrofon, dan bahkan kamera.

“Ini yang kemudian menjadi jalan bagi kejahatan perbankan karena data-data yang diperlukan untuk transaksi bersifat pribadi dan rahasia dikuasai oleh para penipu,” tambahnya.

Misalnya, penipu dapat menguasai username dan password pada aplikasi mobile banking dan SMS dari bank yang berisi kode OTP.

Alhasil, transaksi perbankan korban melalui mobile banking dapat berjalan sukses.

Apabila terdapat keraguan/kecurigaan saat menerima pesan dari nomor yang tak dikenal, selalu hubungi dan verifikasikan kepada institusi yang bersangkutan.

Nasabah agar segera menghubungi Contact BRI di 1500017 apabila terlanjur meng-install aplikasi tidak resmi tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.***

Berita Terkait

KADIN Palu Aktif Dukung Produk Lokal Tembus Pasar Nasional
Pemberdayaan Pengusaha Daerah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Ekspor Tumbuh 15,75%: Surplus Dagang Januari–Oktober 2025 Sentuh US$35,88 Miliar, 66 Bulan Tanpa Henti
Mendukung Peningkatan Mutu Kinerja Karyawan Melalui Internalisasi Karakter Insan KAI “CITAR”
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Revitalisasi Sarana Prasarana Pembelajaran di TKQ/TPQ Al Mubtadi-in: Sebuah Wujud Pengabdian Nyata bagi Dunia Pendidikan Islam
Surplus Beras 3,7 Juta Ton, Pasar Tetap Alami Gejolak
Bapanas Tegaskan Penyerapan Gula Petani Berproses Hati-Hati

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:21 WIB

KADIN Palu Aktif Dukung Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:00 WIB

Pemberdayaan Pengusaha Daerah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Desember 2025 - 14:28 WIB

Ekspor Tumbuh 15,75%: Surplus Dagang Januari–Oktober 2025 Sentuh US$35,88 Miliar, 66 Bulan Tanpa Henti

Jumat, 26 September 2025 - 09:36 WIB

Mendukung Peningkatan Mutu Kinerja Karyawan Melalui Internalisasi Karakter Insan KAI “CITAR”

Rabu, 24 September 2025 - 15:40 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru