Connect with us

JAWA TENGAH

Cawapres Sandi Resmikan Posko Pemenangan di Soloraya dengan Shalawat

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat meresmikan Posko Sekretariat Nasional (Seknas) Soloraya, Minggu (30/12/2018).

Indonesiaraya.co.id, Karanganyar – Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahuddin Uno membuka peresmian Posko Pemenangan Soloraya dengan shalawat di Klodran, Kabupaten Karanganyar, Minggu (30/12/2018).

Sandiaga hadir di lokasi tersebut sekitar pukul 17.30 WIB dan disambut oleh puluhan orang yang berada di luar gedung. Setelah beberapa saat melakukan swafoto dengan sejumlah orang, Sandi memasuki gedung.

BACA JUGA : Sandiaga Resmikan Posko Seknas Soloraya

Usai mengawali sambutan dengan shalawat, di depan ratusan orang Sandi mengajak para tamu untuk ikut memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019.

“Saya hari ini menyelesaikan 8 titik kunjungan. Totalnya sudah 965 titik kunjungan. Saya melihat peluang yang terbuka,” kata Sandi.

Ia mengatakan dari hari ini hingga 17 April 2019, seluruh anggota tim Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga harus bekerja keras untuk memenangkan pasangan tersebut.

“Selama 108 hari ke depan, lakukan kerja keras dengan cerdas. Prabowo-Sandi akan berjuang untuk perubahan ekonomi,” katanya.

Ia mengatakan kekalahan Prabowo di Jawa Tengah pada Pemilihan Presiden 2014 harus menjadi pengalaman bagi tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

“Oleh karena itu, kita harus kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” katanya.

Sementara itu, mengenai posko pemenangan atau Sekretariat Nasional Soloraya tersebut, dikatakannya, akan membantu koordinasi gerak juang tim pemenangan di Jawa Tengah.

“Melalui Seknas ini kami ingin menyapa masyarakat, menangkap aspirasi mereka. Relawan juga lebih mudah berkoordinasi untuk bisa menjangkau wilayah pedesaan,” katanya. seperti dikutip Antara . (ris)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAWA TENGAH

Bawaslu Jateng Usut 27 Kasus Dugaan Politik Uang

Published

on

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih.

Indonesiaraya.co.id, Semarang – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah mengusut 27 kasus dugaan politik uang yang terjadi selama masa tenang Pemilu 2019.

“27 kasus dugaan politik uang uang sedang kami usut tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota di Jateng,” kata Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Jawa Tengah Sri Wahyu Ananingsih di Semarang, Kamis (18/4/2019).

Ia memerinci tujuh kasus dugaan politik uang terjadi di Kabupaten Banyumas, empat kasus di Kota Salatiga, masing-masing dua kasus di Kabupaten Wonogiri, Batang, Boyolali, Brebes, dan masing-masing satu kasus di Kabupaten Banjarnegara, Kudus, Cilacap, Demak, Kebumen, Pekalongan, Purworejo, seeta Kota Tegal.

“Di masing-masing kabupaten/kota nilainya (politik uang) berbeda-beda, kebanyakan (pelakunya) adalah peserta pemilu partai politik atau caleg,” ujarnya.

Ia menjelaskan posisi kasus dugaan politik uang tersebut ada yang masih dalam proses investigasi guna memenuhi syarat formil maupun materiil, ada yang sudah diregister, serta ada yang sudah masuk dalam tahap proses penanganan.

Ia mengungkapkan modus dugaan kasus politik uang yang terjadi di Jateng rata-rata berupa pemberian uang.

“Rata-rata peristiwanya adalah ada orang yang membagi-bagikan uang baik dalam amplop maupun uang secara langsung dan di dalam pemberian uang itu, biasanya disertai dengan stiker atau gambar peserta pemilu tertentu,” katanya.

Sentra Penegakan Hukum Terpadu di kabupaten/kota, lanjut dia, masih dalam proses penanganan dan pengusutan dengan cara mengumpulkan bukti-bukti, melakukan klarifikasi kepada pelapor, klarifikasi kepada terlapor maupun para saksi-saksi.

“Dugaan politik uang masuk dalam kategori dugaan pidana pemilu sehingga kami akan membahas bersama dengan polisi dan jaksa yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu,” ujarnya.

Sentra Gakkumdu juga akan melakukan proses kajian apakah dugaan pelanggaran politik uang itu memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu atau tidak. “Jika kasus dugaan itu sudah diregister maka Bawaslu memiliki waktu maksimal selama 14 hari kerja untuk melakukan proses penanganan,” katanya. Semarang (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah mengusut 27 kasus dugaan politik uang yang terjadi selama masa tenang Pemilu 2019.

“27 kasus dugaan politik uang uang sedang kami usut tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota di Jateng,” kata Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Jawa Tengah Sri Wahyu Ananingsih di Semarang, Kamis.

Ia memerinci tujuh kasus dugaan politik uang terjadi di Kabupaten Banyumas, empat kasus di Kota Salatiga, masing-masing dua kasus di Kabupaten Wonogiri, Batang, Boyolali, Brebes, dan masing-masing satu kasus di Kabupaten Banjarnegara, Kudus, Cilacap, Demak, Kebumen, Pekalongan, Purworejo, seeta Kota Tegal.

“Di masing-masing kabupaten/kota nilainya (politik uang) berbeda-beda, kebanyakan (pelakunya) adalah peserta pemilu partai politik atau caleg,” ujarnya.

Ia menjelaskan posisi kasus dugaan politik uang tersebut ada yang masih dalam proses investigasi guna memenuhi syarat formil maupun materiil, ada yang sudah diregister, serta ada yang sudah masuk dalam tahap proses penanganan.

Ia mengungkapkan modus dugaan kasus politik uang yang terjadi di Jateng rata-rata berupa pemberian uang.

“Rata-rata peristiwanya adalah ada orang yang membagi-bagikan uang baik dalam amplop maupun uang secara langsung dan di dalam pemberian uang itu, biasanya disertai dengan stiker atau gambar peserta pemilu tertentu,” katanya.

Sentra Penegakan Hukum Terpadu di kabupaten/kota, lanjut dia, masih dalam proses penanganan dan pengusutan dengan cara mengumpulkan bukti-bukti, melakukan klarifikasi kepada pelapor, klarifikasi kepada terlapor maupun para saksi-saksi.

“Dugaan politik uang masuk dalam kategori dugaan pidana pemilu sehingga kami akan membahas bersama dengan polisi dan jaksa yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu,” ujarnya.

Sentra Gakkumdu juga akan melakukan proses kajian apakah dugaan pelanggaran politik uang itu memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu atau tidak. “Jika kasus dugaan itu sudah diregister maka Bawaslu memiliki waktu maksimal selama 14 hari kerja untuk melakukan proses penanganan,” katanya. Seperti dikutip Antara . (wan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA TENGAH

Jateng Selatan Memasuki Awal Masa Pancaroba

Published

on

Pancaroba adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu di antara musim penghujan dan musim kemarau.

Indonesiaraya.co.id, Cilacap – Wilayah Jawa Tengah bagian selatan telah memasuki awal masa pancaroba atau transisi dari musim hujan menuju kemarau, kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo.

“Sekarang sudah memasuki awal masa transisi yang terlihat dari pola arah angin yang bervariasi, pola suhu yang cenderung meningkat, dan hujan sudah disertai dengan petir,” katanya di Cilacap, Jateng, Kamis (18/4/2019).

Oleh karena itu, dia mengimbau warga di wilayah Jateng bagian selatan untuk berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem yang biasa terjadi saat masa pancaroba, antara berupa kejadian angin puting beliung, petir, dan hujan lebat yang waktunya relatif singkat.

Menurut dia, potensi hujan pada masa transisi cenderung terjadi pada sore hingga malam hari. “Khusus untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya, potensi hujan cenderung terjadi pada sore hari, sedangkan di Cilacap pada sore hingga malam hari,” katanya.

Ia memperkirakan masa pancaroba di wilayah Jateng bagian selatan akan berlangsung hingga pertengahan bulan Juni 2019. “Nanti pada akhir bulan Juni di wilayah Banyumas dan Cilacap sudah ada yang memasuki musim kemarau,” katanya.

Sebelumnya, Teguh mengatakan berdasarkan data yang dikeluarkan Stasiun Klimatologi BMKG Semarang, awal musim kemarau untuk Kabupaten Cilacap bagian selatan diprakirakan pada dasarian ketiga bulan Juni, Cilacap bagian tengah dan timur dasarian ketiga bulan Mei, serta Cilacap bagian barat daya pada dasarian pertama bulan Juni.

Awal musim kemarau di Kabupaten Kebumen bagian utara dan barat diprakirakan pada dasarian pertama bulan Juni, Kebumen bagian selatan dasarian ketiga bulan Mei, serta Kebumen bagian tenggara dan timur dasarian kedua bulan Mei.

Awal musim kemarau di Kabupaten Purworejo bagian selatan, timur, tengah, dan barat diprakirakan pada dasarian kedua bulan Mei, sedangkan Purworejo bagian utara dan barat laut pada dasarian pertama bulan Juni.

Sementara awal musim kemarau untuk wilayah Jateng bagian tengah khususnya Kabupaten Banyumas bagian utara diprakirakan pada dasarian kedua bulan Juni, Banyumas bagian tengah, tenggara, dan selatan pada dasarian pertama bulan Juni, sedangkan Banyumas bagian barat daya pada dasarian ketiga bulan Mei.

Awal musim kemarau di Kabupaten Purbalingga bagian utara dan barat laut diprakirakan pada dasarian kedua bulan Juni, sedangkan Purbalingga bagian timur, selatan, dan barat pada dasarian pertama bulan Juni.

Awal musim kemarau di Kabupaten Banjarnegara bagian timur laut, timur, tenggara, dan barat daya diprakirakan pada dasarian pertama bulan Juni, sedangkan Banjarnegara bagian barat laut pada dasarian kedua bulan Juni. Demikian, seperti dikutip Antara . (sum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Kampanye di Solo, Prabowo : Sebentar Lagi Indonesia Menang

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menggelar kampanye di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Solo – Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar kampanye di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019). Melihat massa yang berjumlah ribuan, Prabowo semakin optimistis jika Pemilu Presiden 2019 ini rakyay ingin memiliki Presiden baru.

“Saudara-saudara kita hari ini kumpul dengan rasa optimisme, kita merasa sebentar lagi Indonesia menang. Kita merasakan saya merasakan sekeliling saya kemana-mana, kabupaten demi kabupaten, provinsi demi provinsi saya melihat mata rakyat Indonesia saya merasakan getaran hati rakyat indonesia,” kata Prabowo disambut tepuk tangan.

Capres nomor urut 02 ini menyatakan, selama berkeliling Indonesia dirinya merasakan keinginan rakyat untuk perubahan bangsa sangat kuat. Rakyat menurutnya, ingin kehidupan yang lebih baik untuk anak cucunya.

“Saudara-saudara sekalian saya rasakan kali ini rakyat sudah bangkit,” tegasnya.

Bahkan dalam setiap kampanye di daerah, pasangan Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno itu selalu mendapat dukungan moril maupun materi langsung dari rakyat dan bukan ia yang memberi.

“Saudara-saudara, kalian tadi mengatakan kepada saya kalian ke sini dari tempat yang jauh, kalian bukan dibagi-bagi uang dan bahkan kalian mengumpulkan uang untuk kami,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, antusiasme warga Solo dan sekitarnya yang luar biasa baik di dalam maupun di luar stadion menunjukkan sebuah isyarat bahwa kehendak rakyat yang ingin mendapat pemimpin yang baru.

“Alhamdulillah, alhamdulillah hari ini di Solo ini kita lihat rakyat Jawa Tengah sebenarnya juga sangat ingin perubahan saudara sekalian, karena itu saya tegaskan kembali di sini kami perjuangan Koalisi Indonesia Adil Makmur kami ingin bekerja sepenuhnya untuk rakyat Indonesia,” beber Prabowo. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending