Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Komando Pasukan Khusus akan mempertemukan para sesepuh Korps Baret Merah saat peringatan hari ulang tahun ke-66 satuan elit TNI Angkatan Darat tersebut pada 16 April 2018.

Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Eko Margiyono mengatakan acara puncak peringatan HUT tahun ini dikhususkan bagi keluarga besar Kopassus. Mereka terdiri dari para prajurit aktif maupun pensiunan satuan tersebut.

Acara tahun ini lebih sederhana sekaligus momen untuk introspeksi dan evaluasi Kopassus secara menyeluruh.

“Pensiunannya tamtama dan bintara pun saya undang. Di Jakarta saja undangan ada 2.000 orang,” katanya dalam acara Silaturahmi Danjen Kopassus Bersama Pemimpin Redaksi Media Massa di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

BACA JUGA : Kopassus Harus Punya Kemampuan Hadapi Perang Proxy

Untuk acara di Jakarta, Eko mengatakan para undangan termasuk para tokoh partai politik nasional yang dulu pernah berkarir di Kopassus.

Masuk dalam daftar itu antara lain Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Luhut Binsar Panjaitan, serta Ketua Umum DPN Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) A.M. Hendropriyono.

Eko memastikan tidak ada pembicaraan politik dalam acara reuni karena para undangan tidak mendapatkan jatah memberikan kata sambutan. Kendati seniornya itu memiliki latar belakang politik berbeda, mereka akan disatukan sebagai alumni prajurit komando.

“Jangan karena punya perbedaan, silaturahmi terputus. Dalam forum itu saya ingin mengajak sesepuh-sesepuh, ‘Tinggalkan semua jaket bapak-bapak, kembali gunakan baret merah, kita semua adalah sama’,” ujar Eko.

Pada HUT Kopassus ke-66, tema acara adalah Mewujudkan Prajurit Kopassus yang Profesional dan Dicintai Rakyat. Tema itu diharapkan dapat terus mengingatkan Kopassus sebagai satuan tempur TNI yang bermula dari rakyat sehingga wajib dicintai rakyat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT Kopassus 16 April 2018 berlangsung tertutup untuk kalangan eksternal termasuk media massa. Eko menginginkan acara tahun ini lebih sederhana sekaligus momen untuk introspeksi dan evaluasi Kopassus secara menyeluruh.

“Oleh karena itu saya mohon maaf kalau 16 April tidak mengundang teman-teman media massa,” kata mantan Gubernur Akademi Militer ini, seperti dikutip media Bisnis.com. (bis)