Connect with us

INTERNASIONAL

Demokrat Tuding Gedung Putih Tipu Masyarakat Terkait Intelijen

Published

on

Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi. (Foto : Instagram @speakerpelosi)
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Para tokoh Demokrat di Kongres menyerang Gedung Putih, salah satu menuduh presiden dan para pembantunya berusaha menipu publik Amerika agar mereka mempercayai intelijen tentang persekongkolan Rusia untuk memberi hadiah bagi pihak yang membunuh tentara AS dan koalisi di Afghanistan tidak serius. Kecaman yang datang dari Ketua DPR Nancy Pelosi menyusul sebuah pengarahan tertutup pada Kamis (2/7/2020) oleh direktur Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA) dan Badan Keamanan Nasional, serta direktur intelijen nasional yang baru dikonfirmasi. Sementara Pelosi menolak mengomentari intelijennya, dia mengatakan, usaha Presiden Donald Trump dan stafnya untuk meminimalisasikan informasi itu merupakan perbuatan yang merugikan untuk pasukan militer yang ditempatkan di kawasan itu. “Anda berhadapan dengan seorang penipu. Gedung Putih melakukan tipuan seakan-akan kalau intelijen belum mencapai konsensus 100 persen, maka tidak perlu dianggap penting,” katanya kepada reporter. “Jangan percaya dengan kilah itu, dan demikian pula sikap masyarakat intelijen,” tambah Pelosi. “Mereka punya cukup intelijen dan tahu apa yang harus kita lakukan.” Pejabat Gedung Putih, termasuk Penasihat Keamanan Nasional Robert O’Brien, berulang-kali membela keputusan untuk tidak memberi pengarahan kepada presiden tentang intelijen itu. O’Brien, Rabu (1/7/2020), menyalahkan hal itu diatas pundak petugas pelapor intelijen untuk Trump. Katanya kepada reporter, “dia membuat keputusan itu karena dia tidak yakin dengan intelijen yang dihasilkan.” Pada hari yang sama Trump mengirim cuitan di Twitter menyebut tuduhan itu sebagai hoax yang bermaksud merugikan dirinya secara politik. (voa)

Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

INTERNASIONAL

Wapres Pilihan Biden Keturunan Asia-Afrika-Amerika

Published

on

Calon Presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Joe Biden. (Foto : Instagram @joebiden)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Joe Biden, menetapkan pilihan pendampingnya kepada Kamala Harris, setelah Biden mengeluarkan cuitan di akunnya pada Rabu (12/8/2020) dini hari waktu Indonesia, yang menyoroti pemilihan presiden AS mendatang.

Dalam cuitannya juga, Biden mengatakan Kamala Harris yang merupakan keturunan Asia-Amerika dan Afrika-Amerika, sebagai pejuang yang tak mengenal takut.

“Saya mendapat kehormatan besar untuk mengumumkan bahwa saya telah memilih @KamalaHarris – pejuang tak kenal takut bagi orang kecil, dan salah satu pelayan publik terbaik – sebagai pasangan saya,” kata Joe Biden dalam cuitannya.



Membalas cuitan Biden, Kamala Harris mengatakan bahwa Biden sebagai sosok yang bisa mempersatukan warga AS dan membangun AS yang ideal.

“Saya merasa terhormat bisa bergabung dengannya sebagai calon Wakil Presiden partai kami, dan akan melakukan apa yang diperlukan untuk menjadikannya Panglima Tertinggi kami,” cuit Harris dari akun Twitternya.

Sementara, Barack Obama menyatakan persetujuannya atas pilihan Biden tersebut. Obama mengatakan dalam cuitan di akun Twitternya bahwa Harris sudah sangat mumpuni untuk menjadi wakil presiden.

“Saya kenal Senator @KamalaHarris sudah lama. Dia lebih dari siap untuk jabatan itu. Ia mencurahkan karirnya mempertahankan Konstitusi kita dan berjuang demi mereka yang membutuhkan keadilan,” kata Obama.

Kamala Harris sendiri adalah warga Amerika keturunan Afrika pertama dan sekaligus warga Amerika keturunan Asia pertama yang dinominasikan menjadi wakil presiden oleh sebuah partai politik besar.

Ibu Harris adalah imigran India dan ayahnya adalah seorang imigran Jamaika.

Harris menggambarkan dirinya sebagai “orang Amerika yang bangga” yang warisan Afrika-Amerika dan Indianya “memiliki bobot yang sama dalam hal siapa saya”, seperti dilansir dari The Huffington Post. (rad)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

20 Juta Lebih Terkontaminasi Positif Covid-19 dalam Pandemi Global

Published

on

Dokter Menangani Pasien Positif Covid 19. (Foto : Instagram @coronavirus.update)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Sejak resmi dilaporkan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 31 Desember 2019 lalu, kasus Covid-19 di seluruh dunia hingga Senin (10/8/2020) sudah mencapai 20.005.7171, dengan kematian mencapai 733.285.

Data statistik Worldometers mencatat sekitar 12.883.999 diantaranya dinyatakan sudah sembuh.

Dari data yang sama, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan terkonfirmasi tertinggi di dunia yakni sebanyak 5.197.083, dengan angka kematian sebanyak 165.565 jiwa.



Di bawah Amerika yakni Brasil, yang sudah mencatat 3.035.582 kasus. Data itu per Minggu (9/8/2020).

Negara tertinggi kedua adalah India, yang saat ini memiliki 2.214.137 kasus, dengan 44.466 kematian.

Diketahui, sejak ditemukan tahun 2019 lalu, Covid-19 terus menyebar ke seluruh dunia, hingga menjadi pandemi.

Pemerintah China baru melaporkan secara resmi adanya virus corona kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 31 Desember 2019. (rad)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Bill Gates Membantah Teori Konspirasi Terkait Pandemi Covid-19

Published

on

Pendiri Microsoft, Bill Gates. (Foto : Instagram @thisisbillgates)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pendiri Microsoft, Bill Gates membantah teori konspirasi yang menuduh dirinya ingin menggunakan vaksin corona untuk menanamkan alat pelacak pada manusia.

Gates juga membantah jajak pendapat dari survei Yahoo News/YouGov bahwa 23 persen di AS percaya teori konspirasi tentang Bill Gates. 

“Kita perlu mendapatkan kebenaran di luar sana. Saya harap ini akan mereda ketika orang mendapatkan fakta,” kata Gates dalam wawancara dengan CBS News baru-baru ini. 



Yayasan Bill dan Melinda Gates pada bulan Februari lalu telah menyumbang 100 juta dolar jutaan untuk penelitian vaksin virus corona dan upaya pengobatan untuk virus corona.

Hal itu dilakukan sebagai bagian permintaan WHO untuk 675 juta dolar dalam kontribusi untuk memerangi penyebaran virus corona. 

Pada bulan Juni, yayasan tersebut menjanjikan tambahan 1,6 miliar dolar untuk aliansi vaksin Gavi, sebuah organisasi yang berfokus pada upaya mengimunisasi anak-anak di tengah pandemi virus corona. 

“Kami ingin memastikan bahwa kami tidak membuat orang meniggal hanya karena mereka tidak memiliki akses ke vaksin,” ujar Gates. 

“Kami akan mendapatkan penawaran bagus untuk vaksin ini dan kami membutuhkan dunia untuk mendapatkan penawaran bagus untuk itu, banyak perusahaan telah berkomitmen untuk itu,” tambahnya. 

Hingga saat ini masih belum ada obat ataupun vaksin yang disetujui FDA untuk virus corona yang telah menginfeksi sekitar 15juta orang di seluruh dunia. Menurut WHO, hingga hari ini ada lebih dari 100 vaksin yang sedang dikembangkan dan 23 vaksin sudah dalam uji coba pada manusia. (rad)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017