INDONESIARAYA.CO.ID – Sebelumnya saya sangat berterimakasih atas respon positif yang diberikan para sahabat semua pada tulisan Karpet Merah Prabowo. Sungguh diluar dugaan.

Klik artikelnya di sini: Mengapa Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto Tak Berjalan Kaki di Karpet Merah?

Sejujurnya saya hanya ingin menyampaikan apa yang dilihat dan kebetulan banyak orang yang tidak melihatnya saja, termasuk para media.

Pepatah lama bilang, “Learning by doing”. Yap, belajar banyak lewat apa yang di pertontonkan Prabowo.

Banyak sekali. Hal-hal kecil tapi membutuhkan kejelian untuk melihatnya.

Besar dengan didikan JAWA, dan karir militernya, tentu membentuk karakter Prabowo seperti sekarang ini. Paham adab, disiplin, sampai tegas.

Pagi ini, di Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, Surakarta, lagi-lagi saya belajar.

Sikap sempurna beliau ketika menyambut Presiden dan Wakil presiden datang. No Media. No camera.

Menghormati full. Tanpa catatan. Tanpa ragu. Spontan. Jika di kemiliteran itu artinya bentuk penghormatan kepada komandan nya.

Dengan gestur sikap sempurna, Prabowo menunjukkan jiwa besarnya kepada mantan rivalnya.

Dengan gesturnya, Prabowo komitmen karena sudah berada di pemerintahan untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara.

Dengan gesturnya, Beliau sangat hormat dan patuh kepada pemimpinnya. Presiden nya. Presiden kita semua.

Perbedaan itu pasti. Menang kalah itu biasa.

Tapi menghormati dan patuh kepada Presiden hasil pemilihan rakyat, dan sah secara undang-undang adalah kewajiban kita sebagai anak bangsa.

T.idak boleh ada perbedaan. Tidak boleh ada rasa menang atau kalah…

Oleh: Bachren Lukskardinul, Fotografer Prabowo Subianto. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.