Connect with us

JAWA BARAT

Di Cirebon, Tas Rotan Ini Diberi Nama Postan oleh Sandiaga Uno

Published

on

Calon Wakil Presiden RI 2019, Sandiaga Uno saat mengunjungi perajin rotan di Cirebon, Jawa Barat.

Indonesiaraya.co.id, Cirebon – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahudin melanjutkan perjalanan menyerap aspirasi masyarakat di Kota Udamg Cirebon, Kamis (11/10/2018) dengan mengunjungi sentra produksi  Rotan H. Mulyadi. 

Para pengusaha rotan, salah satunya Pak Mulyadi berharap jika Prabowo dan Sandiaga Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden di 2019 bisa mengubah kebijakan atau regulasi ekspor bahan mentah rotan yang menyulitkan para pengrajin dalam mendapatkan bahan baku. 

BACA JUGA : Sambangi Ponpes Minhajurrosyidin, Prabowo Puji Produk Ekonomi Umat

“Rotan  begitu banyak menyerap tenaga kerja. Namun kebijakan ekspor bahan baku rotan membuat industri rotan terpukul. Banyak orang tidak kebagian pekerjaan. Industri  rotan di Cirebon dikerjakan  di rumah-rumah. Tapi sekarang banyak yang tidak kebagian,” jelas pengusaha rotan Mulyadi. 

Ibu Maria, pengrajin rotan mengingkapkan hal yang sama. Kesulitan mendapatkan bahan baku rotan. “Ini harus dibereskan pak deregulasinya. Termasuk hanya segelintir orang yang menguadai bahan baku rotan. Padahal di petani  bahan baku menumpuk. Ini ada permainan Pak,” kata Ibu Maria. 

Sandi berjanji akan menampung keluhan ini, dan akan memoerbaiki masalah tersebut jika terpilih. “In Shaa Allah jika terpilih kami akan membuat regulasi yang berpihak kepada indistri kecil yang banyak menyerap tenaga kerja seperti di Cirebon,” janji Sandi. 

Diakhir acara Sandi  diberikan tas rotan yang dipadupadankan dengan kulit. Arif, pengrajin meminta Sandi memberikan nama untuk tas jenis postman itu. 

“Tas seperti ini nama jenisnya Postman bag. Tas tukang pos yang meletakkan surat-suratnya yang harus dikirim. Karena ini terbuat dari rotan saya beri nama Postan, tas postman dari rotan semoga memoerkuat ekspor kita,” kata Sandi yang langsung menggunakan tas tersebut. Demikian, seperti dikutip Pusatsiaranpers.com. (vin)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

HUKUM

KPK Konfirmasi Dirjen PAS soal Pemberian Suap Sukamiskin

Published

on

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami soal pemberian suap dari narapidana pada pejabat atau petugas di Lapas Klas 1 Sukamiskin, Bandung.

“KPK mendalami sejauh mana pengetahuan saksi terkait pemberian-pemberian yang dilakukan oleh narapidana pada pejabat ataupun petugas-petugas di Lapas Sukamiskin,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

BACA JUGA : KPK Panggil Dirjen PAS Terkait Kasus Lapas Sukamiskin

KPK pada Selasa memeriksa Sri sebagai saksi untuk tersangka Fahmi Darmawansyah (FD) yang merupakan terpidana korupsi.

“Kami juga mendalami lebih lanjut bagaimana sebenarnya proses pengelolaan termasuk juga perizinan keluar dari sebuah lapas, khususnya Lapas Sukamiskin,” ucap Febri.

Selain itu, dalam penyidikan kasus itu, KPK telah memperpanjang penahanan dua tersangka kasus suap terkait pemberian fasilitas di Lapas Klas 1 Sukamiskin.

Dua tersangka itu antara lain mantan Kalapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein (WH) dan Hendry Saputra (HS) yang merupakan ajudan Wahid Husein.

“Hari ini, dilakukan perpanjangan penahanan Pengadilan Negeri yang kedua selama 30 hari dimulai 19 Oktober 2018 sampai 17 November 2018 untuk 2 tersangka WH dan HS,” ucap Febri.

KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus itu, yakni terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah (FD) dan Andri Rahmat (AR) yang merupakan narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping (tamping) dari Fahmi Darmawansyah.

Dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana, yaitu dua unit mobil masing-masing satu unit Mitsubishi Triton Exceed warna hitam dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakkar warna hitam.

Diketahui, mobil yang dipesan oleh Fahmi Darmawansyah dan kemudian diberikan kepada Wahid Husein adalah Mistubishi Triton Exceed warna hitam.

Diduga sebagai penerima dalam kasus itu, yakni Wahid Husein dan Hendry Saputra.

Sedangkan diduga sebagai pemberi, yakni Fahmi Darmawansyah dan Andri Rahmat.

KPK menduga Wahid Husein menerima pemberian berupa uang dan dua mobil dalam jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018 terkait pemberian fasilitas, izin, luar biasa, dan lainnya yang tidak seharusnya kepada narapidana tertentu.

Pemberian dari Fahmi tersebut terkait fasilitas sel atau kamar yang dinikmati oleh Fahmi dan kemudahan baginya untuk dapat keluar masuk tahanan.

Penerimaan tersebut diduga dibantu dan diperantarai oleh orang dekat keduanya, yakni Hendry Saputra dan Andri Rahmat.

Dalam kegiatan OTT, KPK juga mengamankan uang total Rp279.920.000 dan 1.410 dolar AS, catatan penerimaan uang, dan dokumen terkait pembelian dan pengiriman mobil. Demikian, seperti dikutip Antara. (ben)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Sandiaga Silaturahmi ke Yayasan Daarut Tauhid

Published

on

Calon Wakil Presiden Republik Indonesia nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahim ke Yayasan Daarut Tauhid di Bandung, Selasa (16/10/2018).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Wakil Presiden Republik Indonesia nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno (SSU) bersilaturahim ke Yayasan Daarut Tauhid pimpinan Dai kondang Abdullah Gymnastiar di Bandung, Selasa (16/10/2018).

Dalam kunjungannya, Sandiaga mendatangi sejumlah toko yang ada di depan area Pondok Pesantren Daarut Tauhid. Ia berbincang dengan para pemilik toko serta mendengar masukan-masukan. Bahkan ia menjadi pusat perhatian dan tidak sedikit yang meminta berswafoto.

BACA JUGA : Prabowo Hormati Putusan Rakyat di Pilpres 2019

“Saya kebetulan lagi ke Bandung pagi-pagi kontak Aa (Aa Gym) pengen ngeliat ekonomi umat yang di bangun di Daarut Tauhid, juga ingin mendapat masukan,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Cawapres yang berpasangan dengan Prabowo Subianto ini mengatakan, sebenarnya dia ingin melihat lebih jauh area Ponpes Daarut Tauhid, namun berdasarkan aturan KPU ada larangan calon presiden dan wakil presiden mendatangi lembaga pendidikan dan keagamaan.

“Sesuai dengan aturan imbauan dari Bawaslu dilarang ke pondok pesantren. Oleh karena itu kita hanya sampai sini sambil beli susu kambing, bagus katanya buat vitalitas,” katanya.

Menurut dia, Ponpes Daarut Tauhid sudah seperti rumah kedua baginya. Apalagi ketika ia mulai merintis usahanya, sering mendapat masukan dari Aa Gym. 

Mantan Wagub DKI Jakarta ini akan mencoba menerapkan sistem perekonomian yang ada di Daarut Tauhid ke sejumlah instansi keagamaan-keagamaan yang ada di Indonesia.

“Saya lihat memang 20 tahun mengenal Aa. Aa banyak memberikan masukan, bagaimana kita membangun usaha. Kita harap ini jadi konsep pembangunan nasional,” katanya, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Winter is Coming, Sandiaga Uno Menangkalnya dengan Jaket Kulit Garut

Published

on

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengunjungi sentra pembuatan jaket kulit di Jalan Cempaka Garut, Senin (15/10/2018).

Indonesiaraya.co.id, Garut – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengunjungi sentra pembuatan jaket kulit di Jalan Cempaka Garut, Senin (15/10/2018). Sandi mendapatkan jaket kulit dari pemilik jaket kulit, Haji Munaji. Kata Sandi jaket kulit asli Garut ini, akan digunakan untuk Winter is Coming
.
“Terima Kasih saya diberi jaket kulit. Jaket ini sangat luar biasa? Kenapa? Karena jaket kulit ini mempunyai kualitas ekpor. Dan kedua, industri ini menyerap banyak tenaga kerja. Jaket kulit ini saya akan pakai untuk menangkal ‘winter is coming’,” kata Sandi sambil tersenyum lebar.

BACA JUGA : Begini Keseruan, Milenial dan Emak-Emak Saat Kumpul di Ciamis Bareng Sandiaga Uno

Sebelumnya Sandi juga mampir ke pabrik dodol Picnic. Sandi bertekad akan membuat dodol garut mendunia, sebagai penganan pelengkap minum susu, teh atau kopi.

Sandi berkeliling ke Jawa Barat untuk menyerap aspirasi masyarakat sejak Minggu (14/10/2018). Dari Subang, Majjalengka, Kuningan, lalubditeruskan dengaj Ciamis, Tasikmalaya dan Garut.

Dalam setiap kunjungannya Sandi menyatakan, bersama Prabowo Subianto, jika diijinkan Allah SWT, akan menciptakan lapangan kerja dan kebutuhan bahan pokok yang terjangkau. Demikian, seperti dikutip Pusatsiaranpers.com. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending