Connect with us

SPORT

Di FP1 GP China, Vettel Tunjukkan Kecepatan Ferrari

Published

on

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel turun di sesi latihan bebas FP1 GP China di Sirkuit Internasional Shanghai, China, Jumat (12/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Sebastian Vettel menunjukkan kecepatan mobil Ferrari SF90 dengan memuncaki sesi pembuka latihan bebas (FP1) di Sirkuit Internasional Shanghai, China, Jumat (12/4/2019).

Pebalap asal Jerman itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 33,911 detik dengan menggunakan ban kompon medium untuk mengungguli rivalnya dari tim Mercedes-AMG Lewis Hamilton, yang berada di tempat kedua dengan selisih 0,207 detik, demikian laman resmi Formula 1 pada Jumat.

Rekan satu tim Vettel, Charles Leclerc menguntit di tempat ketiga tercepat dengan selisih 0,256 detik dari Vettel.

Kedua pebalap Ferrari itu menggunakan ban kompon medium di FP1, dipisahkan oleh Hamilton di peringkat dua dengan menggunakan ban soft (lunak).

Kemudian Max Verstappen kembali menunjukkan performa mobil Red Bull RB15 bermesin Honda di peringkat empat untuk unggul sekitar 0,3 detik dari Valtteri Bottas di peringkat lima.

Rekan satu tim Verstappen, Pierre Gasly mencatatkan waktu tercepat ketujuh di belakang Daniel Ricciardo (Renault).

Daniil Kvyat (Toro Rosso) mampu melengkapi peringkat sepuluh besar, bersama Lance Stroll (Racing Point) dan Romain Grosjean (Haas).

Berikut hasil latihan bebas FP1 GP China, Jumat (12/4/2019) :

1. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari 1 menit33,911s
2. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0,207s
3. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 0,256 detik
4. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 0,423 detik
5. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0,742 detik
6. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 1,328 detik
7. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 1,517 detik
8. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda + 1,536 detik
9, Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 1,555 detik
10. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team + 1,596 detik
11. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 1,606 detik
12. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team + 1,680 detik
13. Lando Norris GBR McLaren F1 Team + 1,720 detik
14. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda + 1,784 detik
15. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1,818 detik
16. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team + 1,845 detik
17. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 1,909 detik
18. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing + 2,936 detik
19. George Russell GBR ROKiT Williams Racing + 3,708 detik
20. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing (tak ada catatan waktu). Demikian, seperti dikutip Antara. (adi)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SPORT

Kirim Empoli ke Serie B, Inter Finis Empat Besar

Published

on

Gelandang Inter Milan Radja Nainggolan (kiri) merayakan golnya ke gawang Empoli dalam laga pekan pamungkas Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Minggu (26/5/2019) setempat.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Inter Milan finis empat besar klasemen akhir Liga Italia dan sekaligus mengirimkan Empoli degradasi ke Serie B setelah menang 2-1 atas lawannya itu dalam laga pekan pamungkas di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Senin (27/5/2019).

Inter mengoleksi 69 poin, sedangkan Empoli (38) turun ke urutan ke-18 dan terdegradasi karena Genoa (38) meraih satu poin dari hasil imbang tanpa gol kontra Fiorentina, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Tim besutan Luciano Spalletti itu memperoleh satu tiket ke Liga Champions musim depan mendampingi juara liga Juventus, Napoli dan Atalanta.

Inter bermain agresif dan menekan sejak awal namun mendapati enam peluang berbahaya mereka dijawab dengan penyelamatan gemilang kiper Empoli Bartlomiej Dragowski.

Setelah bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, Spalletti memutuskan menurunkan Keita Balde Diao untuk menggantikan Kwadwo Asamoah saat turun minum. Keputusan itu terbukti tepat karena Balde berhasil memecahkan kebuntuan dan membuka keunggulan Inter enam menit memasuki babak kedua.

Mauro Icardi berperan penting atas gol tersebut, dengan melakukan gerakan tipuan yang membuka celah bagi Balde untuk memindahkan bola ke kaki kanannya dan melepaskan tembakan terarah dari luar kotak penalti.

Sepuluh menit kemudian Icardi justru membuang sia-sia kesempatan tendangan penalti setelah ia dijatuhkan Dragowski di area terlarang. Eksekusi penalti penyerang Argentina itu berhasil dihalau kaki Dragowski.

Asa Inter lolos ke Liga Champions kembali terancam setelah Hamed Traore menyamakan kedudukan untuk Empoli saat ia berdiri bebas tanpa kawalan untuk menyelesaikan umpan silang kiriman Salih Ucan pada menit ke-76.

Beruntung lima menit kemudian Radja Nainggolan berada pada posisitepat untuk menyambar bola muntah hasil tendangan Matias Vecino yang membentur tiang gawang demi merestorasi keunggulan Inter 2-1 atas Empoli.

Situasi masih belum aman bagi Inter karena Empoli berjuang menghindari degradasi, namun beruntung Danilo D’Ambrosio berhasil menghalau bola tembakan Francesco Caputo dan membenturkannnya ke mistar gawang sebelum disapu tanpa ampun pada menit ke-89.

Dua menit kemudian kiper Samir Handanovic jadi penyelamat ketika menggagalkan peluang satu lawan satu Ucan di muka gawang.

Empoli hampir menyamakan kedudukan lewat peluang terakhir mereka, namun Handanovic sigap menghalau bola sundulan Diego Farias dan memastikan skor 2-1 bagi Inter bertahan hingga peluit tanda usai berbunyi.

Susunan pemain:

Inter Milan (4-2-3-1): Samir Handanovic; Danilo D’Ambrosio, Stefan de Vrij, Milan Skriniar, Kwadwo Asamoah (Keita Balde Diao); Matias Vecino, Marcelo Brozovic; Matteo Politano, Radja Nainggolan, Ivan Perisic (Henrique); Mauro Icardi (Lautaro Martinez)
Pelatih: Luciano Spalletti

Empoli (3-1-4-2): Bartlomiej Dragowski; Domenico Maietta (Salih Ucan), Matias Silvestre, Cristian Dell’Orco; Ismael Bennacer; Giovanni Di Lorenzo, Acquah Afriyie (Matteo Brighi), Hamed Traore, Marko Pajac; Deigo Farias, Francesco Caputo
Pelatih: Aurelio Andreazolli (gil)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SPORT

Lyon Runtuhkan Harapan Marseille ke Eropa

Published

on

Pemain sayap Olympique Lyon, Maxwell Cornet.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Olympique Lyon meruntuhkan harapan Marseille ke kompetisi antarklub Eropa musim depan setelah mempecundangi lawannya itu 3-0 dalam laga pekan ke-36 di Stadion Velodrome, Senin (13/5/2019).

Kemenangan itu tak mengubah posisi kedua tim dalam klasemen. Lyon tetap pada urutan ketiga dengan koleksi 66, sedangkan Marseille (55) di peringkat keenam, demikian catatan laman resmi Liga Prancis.

Namun, karena kekalahan tersebut Marseille sudah tak punya kesempatan untuk mengejar jarak tujuh poin dari zona Liga Europa mengingat musim hanya menyisakan dua laga lagi.

Maxwell Cornet mencetak gol pembuka dan penutup bagi Lyon yang diselingi Moussa Dembele, sedangkan Marseille kesulitan membalas terlebih mereka harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain di lapangan karena Duje Caleta-Car menerima kartu merah.

Lyon membuka keunggulan mereka pada menit ke-24 saat Cornet berhasil menyelesaikan bola umpan dari Houssem Aouar.

Jibaku Marseille tak kunjung membuahkan hasil dan kondisi mereka kian terjepit karena Duje Caleta-Car diusir dari lapangan oleh wasit usai melanggar Martin Terrier.

Keadaan itu sukses dimanfaatkan Lyon untuk menggandakan keunggulan lewat tembakan kaki kanan Dembele pada menit ke-84.

Dua menit berselang, Cornet melengkapi kemenangan Lyon menjadi 3-0 dengan tendangan kaki kirinya mengakhiri sebuah serangan cepat tim tamu.

Susunan pemain:

Marseille (4-3-3): Steve Mandanda; Hiroki Sakai, Boubacar Kamara, Duje Caleta-Car, Jordan Amavi; Maxime Lopez, Kevin Strootman, Luiz Gustavo; Nemanja Radonjic (Florian Thauvin), Mario Balotelli (Dimitri Payet), Lucas OCampos (Valere Germain)
Pelatih: Rudi Garcia

Olympique Lyon (4-2-3-1): Anthony Lopes; Leo Dubois (Rafael), Marcelo, Jeremy Morel, Ferland Mendy; Tanguy N’Dombele, Houssem Aouar; Maxwell Cornet, Nabil Fekir (Moussa Dembele), Martin Terrier (Lucas Tousart); Memphis Depay
Pelatih: Bruno Genesio. Demikian, seperti dikutip Antara. (gil)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SPORT

Persija Belum Pikirkan Kekuatan Calon Lawan di Piala Indonesia

Published

on

Pelatih Persija, Ivan Kolev.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Setelah memastikan diri lolos ke semifinal Piala Indonesia dan akan berhadapan dengan Borneo FC, pelatih Persija Ivan Kolev mengaku belum memikirkan kekuatan calon lawan karena butuh waktu untuk menganalisisnya.

“Saya tak bisa berkomentar. Tolong berikan waktu kepada saya untuk melihat permainan mereka sekarang.” kata Ivan Kolev dalam keterangan resmi yang dipantau media di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Tim yang berjuluk Macan Kemayoran ini memastikan diri lolos ke semifinal setelah menang 1-0 atas Bali United pada pertandingan leg kedua di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Minggu (5/5/2019). Gol kemenangan Persija ini diciptakan oleh pemain gaek Ismed Sofyan.

Persija lolos ke semifinal meski dengan agregat 2-2 karena unggul dalam produktivitas gol tandang setelah pada pertandingan leg pertama di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali kalah dengan skor 1-2.

Apa yang dikatakan Ivan Kolev juga cukup mendasar karena pertandingan semifinal Piala Indonesia itu rencananya baru akan dilaksanakan usai lebaran atau setelah kick off Liga 1 yang sedianya digelar 15 Mei. Apalagi anak asuhnya belum berada dalam kondisi terbaik.

Kemenangan dari Bali United ini diharapkan menjadi titik balik mengingat sebelum menang dari anak asuh Stefano Cugurra ini, Persija mengalami lima kekalahan beruntun dari berbagai turnamen mulai Piala Presiden hingga kualifikasi Piala AFC.

Jika Persija sudah pasti menghadapi Borneo FC, kondisi berbeda dialami PSM Makassar karena hingga saat ini belum mendapatkan calon lawan yang dihadapi pada semifinal Piala Indonesia. Antara Persebaya dan Madura United yang bakal menjadi lawan.

Hingga saat ini pertandingan babak delapan besar antara Persebaya melawan Madura United belum ada titik terang. Seharusnya pertandingan ini digelar 25 dan 30 April. Namun, karena tidak mendapatkan ijin dari kepolisian, pertandingan dengan sistem home away ini urung digelar.

“Kami belum terima surat sampai saat ini. Sampai komunikasi kemarin, kami sepakat dengan PSSI, yang paling memungkinkan setelah lebaran,” kata sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, dilansir situs resmi klub. Seperti dikutip Antara . (bay)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending