Connect with us

BALI

Di Jembrana Sandi Serap Aspirasi soal Lapangan Kerja

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat berziarah ke makam Wali Pitu, KH Sayyid Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih di Jalan Katulampu, Loloan Tim, Jembrana Bali.

Indonesiaraya.co.id, Jembrana — Sandiaga Salahuddin Uno berziarah ke makam Wali Pitu, KH Sayyid Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih di Jalan Katulampu, Loloan Tim, Jembrana Bali.

Sandiaga Uno disambut ribuan masyarakat di sana. Diterima dengan hangat oleh putra sang kyai, Menurut Sandi, dia ingin melihat langsung dan belum pernah berziarah yang didatangi para peziarah dari seluruh Indonesia.

“Beberapa waktu lalu, saat saya ke Bali menyebrangi Banyuwangi, saya mampir ke Warung Madina di Jalan Raya Gilmanuk milik Adi Farhan. Ketemu empat bis yang terparkir di sana. Mereka bilang habis berziarah ke Makam Wali Pitu KH Sayyid Ali. Nah mumpung ada kesempatan, saya menyempatkan diri ke sini. Sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Loloan,” terang Sandi.

Sandi mengaku menyerap aspirasi soal lapangan kerja. Karena pariwisata mudah menyerap lapangan kerja. Seperti warung Madina yang dikelola Adi. Dengan empat warung atau cafe yang dimilikinya, bisa menyerap lebih dari delapan puluh tenaga kerja.

“Sektor umkm menyumbang 97 persen dari lapangan kerja di Indonesia.. Dan potensi Bali ini masih besar ceruknya untuk pariwisata dan penciptaan juga penyediaan lapangan kerja. Selama ini Pembangunan pariwisata hanya di wilayah selatan Bali. Barat ke Timur juga punya potensi yang luar bisa dan wilayahnya juga cantik,” ucap Sandi. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BALI

Warga Diminta Hindari Zona Bahaya Pasca-Erupsi Gunung Agung

Published

on

Puncak Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang meletus dan mengeluarkan dentuman keras pada Minggu (12/5/2019).

Indonesiaraya.co.id, Bali – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyarankan warga, pendaki dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yang mencakup seluruh area dalam radius empat kilometer dari kawah puncak Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang meletus dan mengeluarkan dentuman keras pada Minggu (12/5/2019) pukul 22.29 Wita.

“Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan,” demikian peringatan yang disampaikan di laman resmi PVMBG pada Senin (13/5/2019).

Gunung api dengan tingkat aktivitas Level III (Siaga) itu mengalami erupsi sejak 21 November 2017 dan pada 12 Mei 2019 mengalami satu gempa letusan, lima gempa hembusan, dua gempa tektonik jauh menurut PVMBG.

Sementara petugas Pos Pantau Gunung Agung melaporkan adanya lontaran material pijar sejauh lebih kurang 3.000 meter mengarah ke barat dan barat laut.

“Tadi malam saya dengar dentuman dan suara keras dari sini. Warga sempat berhamburan keluar rumah. Namun mereka tetap tenang,” kata Dewa Ngakan Klaci, seorang warga Desa Nongan, Karangasem, menambahkan warga sekitar sudah terbiasa mendengar dentuman dari Gunung Agung.

Pada Senin, seismograf merekam satu kali gempa hembusan dan satu kali gempa tektonik jauh di gunung setinggi 3.152 meter di atas permukaan laut itu. Demikian, seperti dikutip Antara . (iks)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BALI

Gunung Agung Meletus dengan Kolom Abu Tiga Kilometer

Published

on

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Denpasar – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019)) pukul 18.56 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar tiga kilometer (3.000 meter) di atas puncak atau 6.142 meter di atas permukaan laut.

“Erupsi disertai dengan lontaran lebih kurang setinggi 2.500-3.000 meter ke segala arah,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali I Made Rentin, di Denpasar, Minggu malam (21/4/2019).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 1 menit 22 detik. “Saat ini Gunung Agung masih berada pada status level III (Siaga),” ujarnya.

Berdasarkan hasil red green blue (RGB) Citra Satelit Cuaca Himawari, debu vulkanik terdeteksi bergerak ke arah Selatan-Barat Daya.

Rentin mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi ketika ada hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Dengan erupsi yang kembali terjadi petang ini, tercatat Gunung Agung pada Minggu (21/4) ini sudah dua kali mengalami erupsi. Bahkan erupsi yang terakhir lebih tinggi 1.000 meter dibandingkan erupsi sebelumnya.

Sebelumnya pada Minggu (21/4) pukul 03.21 WITA, erupsi Gunung Agung dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter di atas permukaan laut.

Akibat erupsi Minggu dini hari tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, sejumlah daerah terpapar hujan abu tebal hingga tipis di Kabupaten Karangasem, dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Bali yakni di Kabupaten Bangli, Klungkung, Gianyar, Badung dan Kota Denpasar. Demikian, seperti dikutip Antara . (nlr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BALI

Timezone Play ‘N’ Learn Hadir dengan Konsep yang Belum Pernah ada di Bali agar Anak Lebih Aktif dan Sehat!

Published

on

Timezone Play ‘N’ Learn secara resmi dibuka pada Jumat, 12 April 2019, di Mall Galeria Bali, Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta.

Indonesiaraya.co.id, Bali – Orang tua di Bali patut berbahagia karena Timezone Play ‘N’ Learn dengan konsep baru telah hadir di Pulau Dewata sebagai arena bermain dalam ruangan untuk si buah hati kesayangan mereka yang akan membuat anak lebih aktif dan sehat yang belum pernah ada di Bali. Melalui sebuah acara yang penuh kegembiraan dan kemeriahan, Timezone Play ‘N’ Learn secara resmi dibuka pada Jumat, 12 April 2019, di Mall Galeria Bali, Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta.

“Kami sangat bersemangat untuk membawa konsep baru tempat bermain anak aktif ini ke pasar Indonesia,” kata Naveen H., CEO dan Presiden DIrektur Timezone Indonesia. “Saya tahu banyak orang tua yang berusaha keras untuk membuat anak-anak mereka melakukan lebih banyak kegiatan dan menjadi lebih aktif. Di Timezone Play ‘N’ Learn, anak-anak akan mendapatkan kegiatan yang mereka butuhkan, dan melakukannya dengan senang!”

Timezone Play ‘N’ Learn adalah sebuah konsep serta brand baru dari The Entertainment and Education Group (TEEG), penyedia Tempat Hiburan Keluarga terkemuka yang berasal dari Australia dengan lebih dari 280 gerai di seluruh Asia Pasifik.

Timezone Play ‘N’ Learn di Mall Bali Galeria mencakup lebih dari 450 meter persegi area bermain yang menarik. Di tempat ini anak-anak dapat menjelajahi sebuah labirin dua tingkat (two-level maze), melompat di trampolin yang berkualitas, meluncur di papan seluncur yang panjang, panjat dinding, melintasi jaring pelangi yang unik, serta bermain sepuasnya di kolam bola yang sangat luas. Untuk anak balita, juga tersedia Toddler Zone sehingga mereka dapat bebas berjalan atau merangkak dan mencari teman baru. Selain itu, di Timezone Play ‘N’ Learn ini juga terdapat area yang dapat digunakan untuk pesta dan acara.

Bagaimana faktor keselamatan dan keamanan Timezone Play ‘N’ Learn ini? “Kami memandang keselamatan dan keamanan adalah hal yang utama dan sangat penting. Semua fasilitas yang tersedia di Timezone Play ‘N’ Learn sudah dilengkapi dengan sertifikat keselamatan Internasional serta diawasi dalam proses pemeliharaan yang ketat,” ujar Naveen. Di lokasi arena bermain Timezone Play ‘N’ Learn, semua anak-anak, orang tua atau pengasuh akan tercatat melalui teknologi gelang check-in dan tidak ada anak-anak yang diperbolehkan meninggalkan area bermain tanpa didampingi orang dewasa. Lebih jauh lagi, di semua area juga dilengkapi oleh CCTV atau kamera keamanan.

Prosesi pembukaan Timezone Play ‘N’ Learn ini meriah dan penuh kegembiraan dengan penampilan dan pertunjukkan sulap, kompetisi menari anak-anak dan free goodie bags untuk pengunjung. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending