Connect with us

JAWA TIMUR

Djoko Santoso Nyatakan Prabowo Tidak Marah kepada Emak-Emak

Published

on

Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso dan Capres Prabowo Subianto

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jenderal (Purn) Djoko Santoso membantah pemberitaan media yang menyebutkan Prabowo marah atau geram terhadap emak-emak di Ponorogo.

“Pak Prabowo tidak marah kok, dia sedang mengendalikan suasana saja. Biar kondisi acaranya bisa menjadi lebih tertib,” kata Djoko Santoso di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Menurut Djoko Santoso, hal itu dilakukan bukan karena Prabowo marah. Djoko menambahkan, sikap pemimpin yang baik, adalah yang bisa mengendalikan situasi dan kondisi.

“Pemimpin kan harus pegang kendali agar suasananya lebih tertib. Nah, Prabowo sedang melakukan hal demikian, pada saat itu,” kata Djoko.

Seperti diberitakan sebelumnya, Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto sempat dikabarkan merasa geram saat hadir di tengah warga Ponorogo.

Hal itu dipicu melihat emak-emak berebut buku berjudul ‘Paradoks Indonesia’ yang dibagikan tim Prabowo saat dirinya berpidato di salah satu tempat makan di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kamis (1/11/2018).

Namun demikian, sesaat kemudian suasana menjadi kondusif kembali, Prabowo pun melanjutkan pidatonya di hadapan ratusan simpatisan. Prabowo mengingatkan jika saat ini kondisi negara Indonesia dalam sakit parah. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUKUM

KPK Bawa Dua Koper dari Kantor Kemenag Gresik

Published

on

Berkas-berkas yang disita dari ruangan kepala kantor Kemenag Gresik itu sepenuhnya milik Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi yang sebelumnya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Indonesiaraya.com, Gresik – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua koper berisi sejumlah berkas, usai penggeledahan di ruangan kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (20/3/2019).

Lima anggota KPK yang datang ke Gresik itu melakukan penggeledahan kurang lebih tiga jam, dengan didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Gresik, H Munir.

Berkas-berkas yang disita dari ruangan kepala kantor Kemenag Gresik itu sepenuhnya milik Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi yang sebelumnya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) .

Dua koper warna biru dan kuning itu langsung dibawa dan dimasukkan ke mobil Toyota Innova yang sebelumnya siaga di halaman parkir Kantor Kemenag Gresik.

Proses penyitaan berkas hingga masuk ke dalam mobil diamankan oleh dua petugas kepolisian bersenjata laras panjang.

Kasubag Tata Usaha (TU) Kantor Kemenag Gresik, H Munir tidak bisa menjelaskan secara rinci berkas apa saja yang dibawa oleh Tim KPK.

“Saat penggeledahan, memang saya dipanggil ke ruangan, tapi tidak boleh melihat kerja anggota KPK, jadi cuma saksi saja,” katanya.

Tim KPK datang ke Gresik menggunakan tiga unit mobil Toyota Innova warna hitam, dan langsung masuk ke ruangan Kepala Kemenag serta memeriksa di ruangan, dengan penjagaan aparat keamanan di depan pintu kantor yang dilengkapi senjata laras panjang.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta mengatakan, KPK telah mengamankan dokumen dari penggeledahan sebelumnya di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur di Surabaya, Selasa (19/3/2019).

KPK juga telah menyita uang senilai Rp180 juta dan 30.000 dolar AS dari hasil penggeledahan yang dilakukan di ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Selain ruang kerja Saifuddin, KPK juga menggeledah dua ruangan lain di sana, yaitu ruang Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, M Nur Kholis Setiawan,dan ruang kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama.

Di situ, KPK menyita sejumlah dokumen terkait proses seleksi kepegawaian baik bagaimana tahapannya dan juga hasil seleksi dari kepegawaian itu.

Selain itu, disita juga dokumen-dokumen terkait hukuman disiplin yang diberikan pada salah satu tersangka, Haris Hasanuddin, yang kemudian dipilih sebagai kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019. Demikian, seperti dikutip Antara. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Sandiaga Uno Gaungkan Rumah Siap Kerja di Banyuwangi, Pangkas Pengangguran

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat bertemu Relawan sembilan Kecamatan di Graha Bhakti Sport Centre, Curahketangi Barat, Setail, Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019).

Indonesiaraya.co.id, Banyuwangi — Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan sudah banyak tawaran untuk Rumah Siap Kerja, termasuk di Banyuwangi.

“Kita lagi melihat beberapa kemungkinan di Banyuwangi, tapi sudah ada tawaran. Karena rumah kerja ini partisipatif-kolaboratif. Kalau ada anggota masyarakat dunia usaha ingin bekerjasama, rumah siap kerja bisa dihadirkan dengan konsep kemitraan,” terang Sandi saat bertemu Relawan sembilan Kecamatan
di Graha Bhakti Sport Centre, Curahketangi Barat, Setail, Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019).

Menurut Sandi, Rumah Siap Kerja merupakan solusi memgatasi sulitnya mendapatkan lapangan kerja, terutama untuk para milenials.

Dia mengatakan, banyak unsur masyarakat dilibatkan dalam Rumah Siap Kerja dengan komsep Public Private People Partnership (4P).

“Rumah Siap Kerja membuka kesempatan bagi seluruh pihak untuk bekerja sama termasuk dari sektor swasta untuk meluaskan sayap Rumah Siap Kerja,” paparnya.

OK OCE dan Rumah Siap kerja merupakan dua program Prabowo Sandi dalam memangkas pemgangguran.

OK OCE adalah program penciptaan lapangan kerja yang digagas oleh Sandi untuk menolong mereka yang ingin berwirausaha, serta memberikan keleluasaan bagi mereka yang ingin menentukan masa depan mereka dengan berwirausaha.

Sedangkan Rumah Siap Kerja adalah program dan fasilitas untuk mempermudan anak-anak muda mencari pekerjaan, memberikan bimbingan karir, minat dan bakat serta mempersiapkan mereka menjadi angkatan kerja yang inovatif, kreatif dan Tangguh untuk menghadapi tantangan dunia kerja.

Rumah siap kerja menurut Sandi, akan menurunkan dua juta pengangguran usia muda, karena mayoritas pengangguran itu di usia 15 -24 tahun. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Sandiaga Uno Dicurhati soal Listrik, Renternir Hingga Impor di Muncar Banyuwangi

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat mendatangi Posko Pemenangan Prabowo Sandi di Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019).

Indonesiaraya.co.id, Banyuwangi — Sandiaga Salahuddin Uno memenuhi janjinya untuk mendatangi Posko Pemenangan Prabowo Sandi di Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur (Selasa 19/3/2019).

Sebulan lalu, Kamis (21/2/2019), rombongan calon wakil presiden nomor urut 02 ini dihadang dan dipaksa oleh ratusan orang untuk meresmikan posko, saat menuju ke Perkebunan Buah Naga di Banyuwangi.

Namun, karena tidak ada dijadwal sosialisasi, eks wakil gubernur DKI itu tidak turun dan meminta para relawan dan simpatisan agar mengerti dan berjanji jika ke Banyuwangi lagi akan mampir.

“Saya memenuhi janji untuk kembali ke Muncar. Dan Alhamdulillah titik pertama yang saya kunjungi adalah posko ini. In Shaa Allah, Prabowo Sandi memenuhi janji-janji. Karena janji itu utang, betul? Termasuk janji kami untuk Indonesia adil makmur, Indonesia menang melalui penciptaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau,” terang Sandi.

Dalam dialog dengan Nelayan, Pelaku UMKM dan Pelaku kesehatan, Sandi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan yang membelit wong cilik.

Syamsul Arifin, nelayan mengeluhkan belitan renternir, karena bank tidak mau menerima agunan perahu senilai satu miliar. “Banyak nelayan yang terjebak demgan renternir,” ucap Syamsul. Sementara Ani Afriasih ingin harga listrik turun karena membebani masyarakat. Haji Amin mengeluhkan impor ikan.

Sebelum menjawab pertanyaan, eks pengusaha ini memberikan antangin kepada para penanya. “Karena kami belum menjabat, sementara waktu akan saya berikan obat masuk angin dan pusing dulu ya,” katanya.

Menurut Sandi, keluhan tingginya harga listrik, impor, dan soal perijinan, didengarnya hampir di seluruh titik yang. dikunjunginya.

“Kami sudah menyatakan akan menurunkan tarif listrik sehingga terjangkau oleh masyarakat. Soal perijinan dan impor. Kami berkomitmen, stop impor saat panen,” tegas Sandi. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending