Connect with us

PAPUA

Dua Tewas Saat Kontak Senjata di Tingginambut

Published

on

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf, Muhammad Aidi.

Indonesiaraya.co.id, Jayapura – Kontak senjata antara satgas penegakan hukum TNI/Polri dengan anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali terjadi di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (2/10/2018), yang menewaskan dua orang anggota kelompok tersebut.

Kedua anggota KKSB yang tewas tertembak, salah satunya Dekilas Tabuni yang merupakan pengawal Goliat Tabuni, kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhammad Aidi di Jayapura.

Dikatakan, sebelumnya tim satgas gakkum yang di pimpin Lettu Inf Angga bergerak sejak Senin (1/10/2018) setelah melihat bendera “bintang kejora” berkibar di atas bukit di kampung Gubuleme yang merupakan markas dari Goliat Tabuni.

Kontak senjata, Senin (1/10/2018) tidak dapat terelakkan. Anggota TNI/Polri berhasil menduduki markas KKSB dan menyita barang bukti berupa tiga pucuk senpi berbagai jenis, serta menewaskan satu anggota KKSB.

Walaupun sudah dapat menguasai markas KKSB, namun kelompok tersebut terus berupaya menembak prajurit hingga dibalas dan Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIT, kontak senjata menyebabkan dua anggota KKSB tewas tertembak.

Sehingga dengan kontak senjata hari ini, tercatat tiga anggota KKSB tewas akibat baku tembak, kata Kol Inf Aidi. “Tercatat tiga anggota KKSB tewas dalam dua hari patroli satgas gakkum dan diamankan lima pucuk senpi,” ungkap Aidi.

Ketika ditanya tentang jumlah senpi milik KKSB, mantan Waasintel Kodam XVII Cenderawasih mengatakan, hingga kini belum diketahui dengan pasti berapa jumlah senjata dan anak buah Goliat Tabuni, karena setelah melakukan penembakan mereka melarikan diri dengan berpencar.

“Kondisi KKSB saat ini makin terdesak karena anggota akan merebut markas dan mendudukinya,” tutur Kol Inf Aidi, seperti dikutip Antara. (evr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NASIONAL

Supiori Jadi Target Sosialisasi Program Pengembangan Lini Lapangan KB

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Papua – Sebagai tindak lanjut pencanangan Kampung KB, BKKBN Provinsi Papua menyelenggarakan Sosialisasi dan Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB bersama Mitra di Kampung Maryaidori, Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, Kamis (8/11/2018).

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Papua, Sarwandi menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian target kinerja program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang berkualitas. Terutama dalam penguatan kinerja para penyuluh KB atau petugas lapangan KB dalam menjalankan tugasnya.

“PLKB adalah ujung tombak di lapangan. Bila jumlah mereka mencukupi, maka program kependudukan dan KB akan berhasil. Selain itu program ini juga akan mempercepat pencapaian target kenerja program kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga,” ungkap Sarwandi.

Ia menjelaskan, keberhasilan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tidak terlepas dari dukungan dan peran serta tenaga lini lapangan yang meliputi penyuluh KB atau petugas lapangan KB yang berstatus PNS maupun Non PNS, para Kader Program serta keluarga-keluarga yang secara konsisten menjadi peserta KB yang dapat dijadikan motivator untuk keluarga lainnya.

Ia menyebutkan, pentingnya peran serta masyarakat di desa atau kampung yang yang telah dicanangkan Kampung KB oleh BKKBN untuk mensukseskan Program Kampung KB. Karena itu, saat ini BKKBN fokus meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Indonesia sejahtera dengan keluarga sebagai sasaran.

“Tujuan program Kampung KB yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat, mendekatkan pelayanan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB­PK), tentunya dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan penguatan fungsi keluarga yang dilakukan terintegrasi lintas sektor,” ungkapnya. (adm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

BKKBN Papua Gelar Promosi Pelayanan KB dan KR untuk Masyarakat Supiori

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Papua – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua menggelar kegiatan promosi pelayanan KB dan keluarga reproduksi (KR) berkualitas dalam era jaminan kesehatan nasional (JKN) bersama kader dan ratusan masyarakat Kabupaten Supiori.

Kegiatan yang digelar di Kampung Duber, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua itu dibuka oleh kepala dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kabupaten Supiori, Petronela Yembise.

Kepala Bidang KS-PK BKKBN Provinsi Papua, Jhonny Suwuh yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa program keluarga berencana ini memberikan dampak pada penurunan angka kematian ibu dan anak serta penanggulangan masalah kesehatan reproduksi.

“Selain itu program ini juga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta meningkatkan derajat kesehatan dan Peningkatan mutu dan layanan KB-KR di wilayah Kabupaten Supiori ini,” kata Jhonny di Acara Promosi Pelayanan KB & KR Berkualitas Dalam Era JKN bersama mitra Tahun 2018 di Kampung Duber, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua, Kamis (8/11/2018).

Jhonny menjelaskan, masyarakat harus diberikan informasi yang lebih terkait pelayanan KB yang dilaksanakan di puskesmas di era Jaminan Kesehatan Nasional ini. Ia pun mengapresiasi kaum ibu yang sudah melaksanakan program KB ini sehingga harus dipertahankan dan dilakukan pembinaan berkelanjutan.

“Jadi di era JKN ini, tidak ada paksaan dalam pelayanan KB. Semua masyarakat mendapatkan informasi KB, mulai dari manfaatnya dan keuntungannya. Masyarakat berhak tahu jenis alat kontrasepsi, baik itu KB IUD, Implant, suntik, pil, kondom, maupun pelayanan metode operasional wanita dan pria,” imbuhnya.

Karena program ini amat penting dalam kehidupan masyarakat, maka program ini akan terus disosialisasikan demi terciptanya pembangunan manusia yang berkualitas dan keluarga yang sejahtera.

“Kita harus menjaga kesehatan masyarakat, melalui alat reproduksinya dan ekonominya. Harus dijaga keberlangsungannya dalam melaksanakan KB. Menjaganya harus berdasarkan kebutuhan,” tandasnya. (adm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

PAPUA

Kampung Minabua Terbaik Kelola Dana Desa Mimika

Published

on

Kampung Minabua di Jalan Poros Timika-SP5, Distrik Mimika Baru ditetapkan sebagai kampung terbaik dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Mimika.

Indonesiaraya.co.id, Timika – Kampung Minabua di Jalan Poros Timika-SP5, Distrik Mimika Baru ditetapkan sebagai kampung terbaik dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua selama dua tahun berturut-turut sejak 2017.

Ketua Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Minabua, Herminus Kogoya, di Timika, Rabu (8/11/2018), mengatakan penilaian kampung terbaik berdasarkan sejumlah kriteria, yaitu transparansi pengelolaan keuangan desa dan administrasi pelaporan atau pertanggungjawaban penggunaan dana tepat waktu.

“Untuk tingkat Kabupaten Mimika, Minabua ditetapkan sebagai kampung terbaik dari 133 kampung. Kampung kami juga meraih penghargaan peringkat ketiga terbaik se-Provinsi Papua dari sekitar 16 ribu kampung,” katanya.

Pada 2017, katanya, Kampung Minabua mendapat alokasi dana desa (DD) sebesar Rp930 juta, sedangkan 2018 alokasi DD menurun Rp100 juta dari total jumlah tahun sebelumnya.

Adapun DD yang diterima Kampung Minabua selama dua tahun belakangan digunakan untuk membangun fasilitas mandi, cuci, kakus(MCK) pada setiap RT dari total 21 RT di kampung tersebut.

Sebagian lagi digunakan untuk membangun sarana jembatan beton ke lokasi lahan pertanian milik warga, serta penimbunan akses jalan di setiap RT.

Setiap RT akan mengusulkan rencana kegiatan di lingkungannya ke pengurus Bamuskam dan aparat kampung saat penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrenbangkam) setiap tahun berdasarkan aspirasi dari warganya.

Begitu DD cair, di mana pencairan dana desa dilakukan dalam tiga tahap, maka Bamuskam bersama aparat kampung akan mendistribusikan dana ke setiap RT untuk membiayai berbagai kegiatan yang telah diusulkan.

“Semua warga di tingkat RT terlibat seluruhnya dalam mengelola DD dan Ketua RT langsung ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan. Dengan begitu, dana yang diterima bisa dinikmati langsung oleh warga setiap RT karena mereka terlibat dalam program dan kegiatan yang dilakukan di lingkungannya,” kata Herminus.

Kampung Minabua yang baru terbentuk sejak 2014 — sebelumnya menyatu dengan Kelurahan Timika Jaya — memiliki penduduk sebanyak 4.922 jiwa berdasrakan hasil pendataan 2017 dengan 2.252 kepala keluarga(KK).

Mayoritas warga Kampung Minabua bekerja sebagai petani, dengan 80 persen di antaranya merupakan putra daerah asli Papua, yang mayoritas Suku Dani.

Selain pembangunan fisik, DD yang dialokasikan ke Kampung Minabua juga digunakan untuk membantu pendidikan anak-anak putus sekolah, penyediaan fasilitas internet (termasuk komputer dan printer) di balai kampung yang digunakan oleh para pelajar untuk mengerjakan berbagai tugas sekolah.

DD juga dimanfaatkan untuk membantu pemberdayaan ekonomi sekelompok ibu-ibu penjual pinang, umbi-umbian, sayur-mayur dan buah-buahan.

Tidak itu saja, Bamuskam dan aparat kampung Minabua juga memprogramkan membantu peti jenazah bagi warga kampung yang meninggal dunia.

“Saya pernah mengirim email langsung ke Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat karena alokasi DD yang kami terima sangat membantu masyarakat. Kami berharap alokasi DD bisa ditingkatkan lagi mengingat dana yang turun langsung ke masyarakat sangat minim,” kata Herminus.

Ia juga berharap Pemkab Mimika juga terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat melalui ADD dan dana stimulan lainnya seperti dana Ombas (Omaleng Bassang), dana bantuan keuangan berisifat stimulan dari Pemkab Mimika, dana Prospek (Program Strategis Pemberdayaan Ekonomi Kampung) dan lainnya. Demikian, seperti dikutip Antara. (eva)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending