Connect with us

ACEH

Dua Warga Gayo Lues Tertimpa Longsor, Tim Gabungan Lakukan Pencarian 1 Orang Lagi

Published

on

Material longsor di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. (Dok. Kabupaten Gayo Luwes)

INDONESIA RAYA – Satu warga tertimbun material longsor di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh masih belum ditemukan.

Tim gabungan masih melakukan pencarian korban yang diperkirakan berusia 60 tahun tersebut.

Insiden longsor menyebabkan dua warga terdampak material longsoran, satu warga di antaranya telah dievakuasi tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia.



Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Dua Warga Gayo Lues Tertimpa Longsor, Tim Gabungan Lakukan Pencarian 1 Orang Lagi


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

ACEH

Menteri Edhy Dorong Sektor Kelautan dan Perikanan di Aceh

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo merestui rencana pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Nagan Raya. Bahkan, dia menginstruksikan jajaran eselon satu Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mencatat kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing daerah tersebut.

“Nanti kita intervensi, tolong didata berapa masyarakat yang kita libatkan disitu,” kata Menteri Edhy saat beraudiensi dengan Bupati Aceh Barat, Bupati Nagan Raya dan perwakilan Kabupaten Aceh Barat Daya di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Menteri Edhy menilai, Provinsi Aceh memiliki potensi laut yang luar biasa. Letak geografis yang berada di dekat negara tetangga, juga memungkinkan komoditas kelautan dan perikanan untuk langsung ekspor dari bumi Serambi Mekah.



Karenanya, Menteri Edhy menegaskan akan fokus di bidang budidaya, khususnya komoditas udang dan bidang perikanan tangkap.

“Potensi laut luar biasa, potensi ekspor juga kalau bisa langsung bawa dari Aceh. Nanti kita perkuat, cold storage jadi prioritas tambak jadi prioritas,” sambungnya.

Sementara Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham menyebut panjang pantai wilayahnya mencapai 74 kilometer, 12 kilometer diantaranya berpotensi untuk dijadikan tambak udang. Selain itu, di daerah tersebut juga terdapat dua pangkalan pendaratan ikan (PPI) serta adanya persoalan tersumbatnya muara yang menyulitkan nelayan.

“Muara itu kesumbat, perlu tanggul, pak,” kata Jamin.

Di tempat yang sama, Bupati Aceh Barat Ramli MS mengajukan sejumlah usulan pembangunan di daerahnya di antaranya cold storage berkapasitas 200 ton. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan agar suplai ikan di pasaran bisa terjaga, baik dari kualitas maupun harga ikannya lebih stabil.

“Kemudian pembangunan pabrik es 100 ton dengan sasaran pembangunannya adalah dapat meningkatkan harga jual ikan,” terang Ramli.

Tak hanya itu, Ramli juga mengajukan pembangunan pasar ikan higienis guna meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, penyediaan tempat jual beli yang nyaman, bersih, memenuhi standar sanitasi, dan higienis. Termasuk juga pembangunan sentra kuliner untuk menampung dan memasarkan produk-produk dari hasil kelautan dan perikanan serta terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Berikutnya pemberdayaan kampung nelayan maju untuk mewujudkan peningkatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat nelayan di Kabupaten Aceh Barat. Terakhir, Ramli meminta bantuan excavator untuk percepatan pembangunan usaha budidaya melalui peningkatan infrastruktur kolam dan tambak budidaya serta jaringan irigasi yang memadai.

“Kami juga ada pembangunan tambak intensif di 3 Kecamatan Pesisir, pak,” katanya. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

ACEH

Polri Memusnahkan Ladang Ganja Seluas 10 Hektar di Aceh

Published

on

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan. (Foto : polri.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polisi memusnahkan ladang ganja seluas 10 hektare yang ditemukan di Hutan Tanaman Industri Gampong Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Aceh. Ganja di lahan tersebut dicabut dan dibakar.

“Seluruh batang tanaman ganja tersebut dilakukan pemusnahkan dengan cara dicabut dan dibakar di lokasi penemuan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Selasa (21/7/2020).

Ahmad mengungkapkan, setidaknya ada delapan titik ladang ganja yang berada di hutan seluas 10 hektare tersebut. Menurutnya, jarak antara satu ladang dengan yang lainnya diperkirakan 500 meter.



“Terdapat kurang lebih 50.000 batang ganja yang siap dipanen dengan ketinggian batang mencapai antara 50-260 cm dan 70.000 batang ganja yang masih semai,” ujar Ahmad.

Ahmad menuturkan, selama periode 2020 Polda Aceh telah menemukan delapan kasus penemuan ladang ganja. Total luas ladang ganja yang ditemukan mencapai 50,1 hektare dengan barang bukti ganja yang dimusnahkan sebanyak 85.461 batang.

“Sampai hari ini Direktorat Narkoba Polda Aceh terus melalukan penyelidikan terhadap pemilik lahan dan penanam batang ganja tersebut,” tutur Ahmad. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

ACEH

Mendagri Dampingi Presiden Tinjau Tol Pertama di Aceh

Published

on

Presiden beserta rombongan saat meninjau tol pertama di Aceh, Jumat (21/2/2020).
Indonesiaraya.co.id, Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian Ph.D., mendampingi Presiden Joko Widodo untuk meninjau tol pertama di Aceh. Kunjungan dilakukan pada Jumat (21/2/2020).

Presiden beserta rombongan tiba di Simpang Susun Blang Bintang yang merupakan seksi 4 dari ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli yang menghubungkan Indrapuri dan Blang Bintang. Pembangunan jalan tol tersebut merupakan yang pertama di Provinsi Aceh dan direncanakan terhubung dengan jalan tol trans-Sumatera yang bermula dari Provinsi Lampung.

“Tol dari Banda Aceh menuju Sigli ini 74 kilometer dan alhamdulillah pembebasan tanahnya berjalan dengan baik. Biasanya proses konstruksinya yang terhenti di pembebasannya, tapi di sini pembebasannya cepat. Saya kira proses konstruksinya juga harus mengejar,” ujar Presiden setibanya di lokasi peninjauan.

Presiden mengatakan bahwa cepatnya proses pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan tersebut disebabkan karena seluruh pihak terkait bekerja dengan sangat baik. Elemen pemerintah daerah, juga pelaksana kontraktor, memberikan penjelasan yang sangat baik kepada masyarakat terkait manfaat pembangunan jalan tol tersebut bagi masyarakat setempat.

Pengerjaan jalan tol trans-Sumatera memang terus dikebut oleh pemerintah. Pada November 2019 lalu, Presiden Joko Widodo telah meresmikan jalan tol trans-Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung yang merupakan ruas jalan tol terpanjang yang pernah diresmikan Presiden Jokowi hingga saat ini, yakni sepanjang 189,2 kilometer. Jalan tol di Provinsi Lampung tersebut nantinya akan disambungkan dengan ruas jalan tol di Palembang dan akan mengurangi waktu tempuh secara signifikan.

Presiden berharap agar pada tahun 2024 mendatang, jalan tol trans-Sumatera yang menghubungkan Lampung hingga Aceh sudah dapat diselesaikan sehingga mempercepat mobilitas orang dan barang yang nantinya akan meningkatkan indeks daya saing Indonesia.

Selain didampingi Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo juga turut mendampingi lawatan Presiden tersebut. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017