Connect with us

JAKARTA

Dukung PSBB Jakarta, Polda Metro Jaya Masifkan Pengawasan

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto : Instagram @aniesupdate)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana akan mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB), pada Senin (13/9/2020).

“Saya mendukung adanya pembatasan aktivitas di masa PSBB. Kami Polda Metro Jaya beserta jajaran tentunya akan memaksimalkan dan memasifkan upaya-upaya dalam rangka mendukung kebijakan yang sudah disampaikan,” kata Irjen Nana di Balai Kota, Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Irjen Nana juga menyampaikan, jajarannya siap melakukan pencegahan-pencegahan dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan di masa pandemi covid-19.



“Tentunya pemaksimalan akan kami lakukan secara masif. Kami juga akan melakukan upaya-upaya dalam hal ini pencegahan dan terkait dengan edukasi, kemudian sosialisasi dengan ploting-ploting anggota agar masyarakat tidak di berkerumun,” ujar Nana.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan pemberlakuan PSBB total mulai Senin (14/9/2020). Penerapan itu kembali dilakukan setelah kasus positif Covid-19 di Ibu Kota semakin meningkat dalam dua pekan terakhir.

Kita memasuki pembatasan yang berbeda dengan masa transisi kemarin,” ujar Anies. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Cepat, Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakpus Hanya Lima Menit

Published

on

Polda Metro Jaya aman kan 10 orang tersangka klinik aborsi rumahan. (Foto : Humas.polri.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polisi menyebut proses aborsi yang dilakukan klinik aborsi illegal di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, hanya memerlukan waktu sebentar. Hal tersebut terungkap saat rekonstruksi yang dilakukan para tersangka.

“Saat melakukan aborsi itu, para tersangka ini melakukannya dengan sangat cepat, estimasi hanya 5 menit saja,” ujar Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak di lokasi rekonstruksi, Jumat (25/9/2020).

AKBP Calvijn juga mengatakan, untuk keseluruhan proses aborsi hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Mulai dari persiapan hingga pemulihan pasien.



Sesudah melakukan proses tindakan atau aborsi, para tersangka kemudian membuang barang bukti dengan cara membuang janin atau gumpalan darah itu ke kloset.

“Ini bisa dibuktikan si asisten dokter ini membuang gumpalan darah, yang merupakan hasil aborsi ke dalam toilet yang ada di ruang tindakan,” ujar Calvijn.

Guna penyelidikan lebih lanjut, Calvijn menjelaskan penyidik dibantu tim labfor telah membuka septic tank klinik aborsi dan menemukan barang bukti janin yang dibuang tersangka. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Pria Membawa Dua Paket Sabu, ya Akhirnya Diamankan Polisi

Published

on

Polisi mengamankan dua paket sabu besar yang dibeli senilai Rp17 juta. (Foto : pixabay.com)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kepolisian mengamankan pria berinisial IG (30) karena terbukti membawa sabu di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (11/9/2020).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua paket sabu besar yang dibelinya senilai Rp17 juta dari kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi menjelaskan peristiwa ini bermula saat pihaknya mendapatkan informasi tentang adanya transaksi sabu tersebut.



Berbekal informasi itu, kemudian anggota menyisir lokasi dan mengamati sejumlah orang. Saat di jalanan, polisi menandai pemotor yang mencurigakan.

“Di sana kami geledah dan mengamankan dua paket sabu,” ujar Faruk saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Walaupun awalnya sempat mengelak, namun saat pengeledahan polisi menemukan dua paket sabu yang tersimpan di kantong celana. “Sabu itu rencanaya bakal dijual lagi,” tuturnya.

Atas perbuatannya, IG terancam hukuman penjara seumur hidup karena dianggap melanggar Pasal 112 jo 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Polisi Gerebek Panti Pijat Plus-plus di Jakarta Utara, Apa yang Didapat?

Published

on

Polres Metro Jakarta Utara gerebek Panti pijat plus-plus di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. (Foto : Humas.polri.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Panti pijat plus-plus di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara digerebek jajaran Polres Metro Jakarta Utara karena beroperasi di masa pandemi Covid-19 dan PSBB di Jakarta. Dalam kasus ini terdapat tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam keterangan persnya di Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (23/9/2020) Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Aries Andhi, SIK, M.Si mengatakan kasus ini bermula dari adanya indikasi sebuah panti pijat membuka layanannya bahkan menyediakan jasa pijat plus-plus. Sat Reskrim Polres Metro Jakut pun turun melakukan penyelidikan hingga pemantauan langsung ke lapangan.

“Dari pantauan anggota di lapangan, terlihat seolah-olah ruko dalam keadaan tertutup namun, adanya aktivitas keluar masuk ke ruko menjadi bukti awal kecurigaan anggota yang di lapangan,” kata AKBP Aries Andhi.



Petugas melakukan undercover dan memasuki ruko itu. Petugas menemukan bukti jika banyak pengunjung toko yang menikmati fasilitas di tempat pijat tersebut.

Polisi pun kemudian melakukan penggerebekan dan mengamankan 21 orang mulai dari pihak ruko, terapis hingga para pengunjung pada Senin, (21/9/2020) kemarin. Namun, hanya ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil pemeriksaan ditetapkan tiga orang tersangka yang bertanggung jawab terhadap kegiatan usaha tersebut di masa pandemi Covid-19 ini.

Ketiga tersangka itu memiliki peran sebagai supervisor hingga kasir. Modus mereka mencari pelanggan dengan cara menghubungi langsung para pelanggannya menggunakan telepon genggam.

Modus operandi supervisor ini memiliki beberapa nomor telepon pelanggannya dan dengan cara menghubungi pelanggan ini mereka menyampaikan bahwa tempat itu masih beroperasi. Caranya yaitu mengirim pesan pendek dan disertai foto para terapis yang ada di situ sehingga para pelanggan ini datang ke tempat itu.

Tarif dari jasa di tempat pijat ini mulai dari Rp160 ribu per jam. Harga itu hanya sebatas untuk pijat saja.

“Apabila melakukan kegiatan lainnya sampai terjadi perbuatan cabul itu harus pelanggan membayar Rp300 ribu,” tutup Wakapolres Jakut.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 296 KUHP junto Pasal 506. Para tersangka terancam hukuman di atas satu tahun penjara. (pmj)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017