Connect with us

PAPUA

Ekspedisi Papua Terang, Warga Desa Kwaedamban Kini Bisa Nikmati Listrik

Published

on

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah.

Indonesiaraya.co.id, Bontang – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero kini menerangi Desa Kwaedamban, Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua melalui kegiatan Ekspedisi Papua Terang (EPT).

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah di Bontang, Minggu (28/10/2018), mengatakan Desa Kwaedamban adalah salah satu dari 755 Desa di Papua yang menjadi desa survei.

PLN melaporkan, 36 rumah penduduk Desa Kwaebandan kini telah teraliri listrik yang bersumber dari pembangkit lsitrik tenaga air (Piko Hidro) dengan kapasitas 1Kw yang dibangun di dekat desa tersebut.

“Terima kasih kepada PT PLN yang telah mewujudkan Desa Kwaedamban ‘Terang’. Terima kasih juga kepada mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Ekspedisi Papua Terang. Apresiasi dari kami untuk segala upaya yang telah dilakukan termasuk dukungan dari masyarakat, tokoh adat dan pemerintah daerah setempat yang sama-sama bahu membahu ,” katanya.

Kementerian BUMN terus mendorong peran optimal PLN sebagai BUMN yang menyediakan listrik bagi masyarakat. Terutama dengan memanfaatkan potensi-potensi alam sebagai sumber energi lisitrik.

“Semoga diikuti juga di Desa-desa lainnya yang telah dilakukan survei. Kementerian BUMN terus memberikan dukungan dan memastikan desa-desa lain di wilayah Papua dan Papua Barat juga akan teraliri listrik,” tegas Edwin.

Selain mewujudkan listrik di Desa Kwaebandan, PLN juga akan mengaliri listrik di Distrik Borme, dengan meningkatkan kapasitas pembangkit listrik yang telah ada atau menambah pembangkit listrik baru yang memanfaatkan aliran air sungai di wilayah tersebut.

Dengan begitu, keberadaan listrik baik di Desa Kwaedamban maupun di Distrik Borme akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Selain untuk penerangan di rumah-rumah , listrik dari sumber pembangkit akan dimanfaatkan untuk penerangan di fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah serta dialirkan untuk mendukung layanan komunikasi di wilayah setempat.

Pada kesempatan sama, General Manager PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) mengatakan Ari Dartomo mengatakan saat ini tim ekspedisi sedang melakukan verifikasi data oleh PLN WP2B guna mendapatkan data yang akurat.

Desa-desa yang telah disurvei secepatnya akan dilistriki oleh PLN sesuai dengan harapan warga desa.

“Kami akan segera menindaklanjuti hasil survei. Terima kasih kepada teman semua yang kurang lebih dua bulan membantu PLN dan pemerintah pusat dalam melakukan survei desa yang ada di Papua dan Papua Barat. Semoga harapan masyarakat yang disampaikan kepada teman-teman semua dapat terjawab secepatnya dengan terlistrikinya desa-desa di Tanah Papua ini yang belum berlistrik secara bertahap,” ujar Ari.

Hasil data survei yang diperoleh Tim Ekspedisi nantinya akan diseleksi oleh PLN dengan dua cara yaitu melakukan perluasan jaringan (grit) dan membangun pembangkit baru. Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, PLN terus berupaya untuk memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ada pada suatu desa guna melistriki desa tersebut. Demikian, seperti dikutip Antara. (jtr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

PAPUA

25 Kampung Terendam Akibat Meluapnya Danau Sentani

Published

on

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) di kabupaten Jayapura menyebabkan 9.691 jiwa harus mengungsi akibat rumah rusak.

Indonesiaraya.co.id, Jayapura – Sebanyak 25 kampung saat ini terendam akibat meluapnya air danau Sentani pasca banjir bandang yang melanda kabupaten Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Kamis (21//2019), mengatakan, hingga Rabu (20/3/2019) malam, pukul 23.00 wit tercatat 25 kampung kini terendam.

Kampung-kampung yang terendam yakni Doyo lama, Sosiri, Yakonde, Dondai, Kwadeware, Bambrongko, Simporo, Kameyaka, Abar, Atamali, Putali, Sereh, Ifar Besar, Yoboi, Hobong, Yahim, Yobe, Ifale, Nendali, Asei Besar, Ayapo, Puay, Asei Kecil, Nolokla dan Yokiwa.

Terendamnya pemukiman warga yang bermukim di kampung-kampung sekitar danau Sentani akibat air danau meluap.

Kondisi masyarakat saat ini masih relatif aman dan bantuan sedang diupayakan untuk dibagikan ke masyarakat, kata Kamal seraya menambahkan Polda Papua melalui Ditpolair siap membantu menyalurkan bantuan ke kampung-kampung yang hanya bisa dijangkau dengan menggunakan perahu motor.

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) di kabupaten Jayapura menyebabkan 9.691 jiwa harus mengungsi akibat rumah rusak.

Tercatat 103 orang meninggal dan ratusan luka-luka serta 93 orang dilaporkan hilang. Saat ini tercatat 35 kantong jenazah belum teridentifikasi di RS Bhayangkara,” kata Kamal, seperti dikutip Antara. (eva)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

PAPUA

15 Korban Banjir Bandang Kabupaten Jayapura Ditemukan dengan Bantuan Anjing Pelacak

Published

on

Tim K-9 yang berjumlah 15 ekor dan terdiri dari 6 ekor yang didatangkan khusus dari Jakarta dan 9 ekor dari Polda Papua berhasil membantu pencarian belasan korban.

Indonesiaraya.co.id, Jayapura – Pejabat Polda Papua mengklaim bahwa tim K-9 (anjing pelacak) berhasil membantu menemukan 15 korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (19/3/2019).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Selasa (19/3/2019) malam, mengatakan tim K-9 yang berjumlah 15 ekor dan terdiri dari 6 ekor yang didatangkan khusus dari Jakarta dan 9 ekor dari Polda Papua berhasil membantu pencarian belasan korban.

“Tim K-9 tersebut ditempatkan di titik-titik yang diperkirkan masih terdapat korban yang belum ditemukan, karena banyak material kayu dan lumpur sehingga diharapkan dengan bantuan K-9 tersebut dapat mempercepat proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” tambahnya.

Dari hasil pencarian yang dilakukan tim K-9, sebutnya telah ditemukan 15 jenazah korban banjir bandang Kabupaten Jayapura hingga kini.

Sementara untuk pencarian, yang dilakukan oleh personil Dit Polairud Polda Papua juga memperluas pencarian di bagian kiri danau Sentani dengan menggunakan longboat.

“Harapannya para korban banjir yang dilaporkan hilang bisa segera ditemukan dan cepat teridentifikasi,” katanya, seperti dikutip Antara. (alf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

PAPUA

Pemakaman Massal di Jayapura Segera Dilakukan

Published

on

Wakil Gubernur (Wagub) Papua, Klemen Tinal.

Indonesiaraya.co.id, Sentani – Wakil Gubernur (Wagub) Papua, Klemen Tinal mengusulkan untuk segera melakukan pemakaman massal jenazah para korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura yang tidak teridentifikasi.

“Kondisi jenazah sudah tidak memungkinkan untuk ditahan lagi, dan terkait ini masyarakat sudah setuju, tokoh agama juga sudah siap,” katanya di Sentani, Selasa (19/3/2019).

Menurutnya, lokasi yang akan dijadikan kuburan massal sudah ada, yang mana salah seorang ondofolo (kepala suku) setempat sudah memberikan tanah adat untuk dipakai.

“Lokasi pasti nanti biar Bupati Jayapura yang menjelaskan, namun kami menyampaikan terima kasih kepada ondofolo yang sudah menyediakan tempat pemakaman massal ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan jika dibandingkan dengan kejadian banjir pada 2007, bencana kali ini menyebabkan banyak korban jiwa sehingga diminta agar tidak ada lagi aktifitas di kawasan Cagar Alam Cycloop.

“Jadi tidak boleh ada aktifitas apapun dengan alasan apapun di wilayah cagar alam Cycloop, pemerintah akan tegas terkait hal tersebut,” tambahnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan data humas posko induk banjir bandang lokasi terdampak parah di Kabupaten Jayapura yakni Distrik Sentani (Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo, Sentani Kota, Kampung Yahim, Sereh), Distrik Waibu (Kampung Doyo Baru), Distrik Sentani Barat (Kampung Kertosari), Distrik Ravenirara (Kampung Yongsu Deyoso) dan Distrik Depapre.

Di mana akibat bencana banjir bandang ini tercatat korban jiwa meninggal dunia (MD) 96 orang, dilaporkan hilang 79 orang, luka-luka ringan 75 orang, luka berat 84 orang dengan korban terdampak pada tiga distrik yakni Sentani, Waibu, dan Sentani Barat 11.725 kepala keluarga (KK). Demikian, seperti dikutip Antara. (hen)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending