Connect with us

NASIONAL

Gerindra Sebut Prabowo ke Dubai Temui Kolega Bisnis dan Cek Kesehatan

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pengurus Partai Gerindra membenarkan kabar bahwa Calon Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, pada Selasa pagi 28 Mei 2019.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, Prabowo terbang bersama beberapa koleganya dengan pesawat jet pribadi. “Biasa, ada urusan ketemu kolega bisnis, sekaligus check up kesehatan,” ujarnya.

Meski begitu Riza membantah kabar bahwa Prabowo sedang sakit karena, menurutnya, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu rajin menjaga kesehatan.

“Dia kan disiplin, namanya mantan tentara, purnawirawan. Dia itu disiplin, tertib, teratur. Selama kampanye pilpres ini kan waktu sibuk, belum sempat ke luar negeri menemui kolega dan teman. Sekalian cek kesehatan,” kata Riza.

Wakil Ketua Komisi II DPR itu belum dapat memastikan berapa lama Prabowo berada di Dubai. Tapi, katanya, biasanya memang tak lama. “Kecuali kalau di Bangkok bisa satu-dua hari.” lanjut Riza. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BREAKING NEWS

Kunjungi RSPAD, Prabowo Jenguk Jenderal George Toisutta yang Terbaring Sakit

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menjenguk sahabat yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yakni Jenderal TNI (Purn), George Toisutta di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berkunjung ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta. Kunjungannya tersebut untuk menjenguk sahabat lamanya yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yakni Jenderal TNI (Purn) George Toisutta.

Jenderal TNI (Purn) George Toisutta saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di RSPAD secara serius lantaran menderita sakit kanker usus. Dalam kunjungannya tersebut, Prabowo sempat berbincang santai dengan sahabatnya itu. Ia pun berdoa agar Allah swt, Tuhan yang maha kuasa memberikan kesehatan kepada Jenderal TNI (Purn) George Toisutta.

“Saya berdoa agar Allah swt memberikan kesehatan dan kesembuhan untuk beliau, juga kepada keluarga beliau agar tetap kuat dan tegar,” ungkap Prabowo usai menjenguk Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menjelaskan bahwa hubungan kekerabatannya dengan Jenderal TNI (Purn) George Toisutta sangat dekat. Menurutnya, Mantan KSAD periode 2009-2011 itu merupakan sosok prajurit yang sangat cerdas dan kuat serta memiliki kemampuan strategi yang sangat baik.

“Beliau adalah sosok prajurit yang cerdas dan kuat dan memiliki kemampuan strategi yang sangat baik,” ungkapnya.

Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu pun juga mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia terutama kepada seluruh prajurit TNI baik yang masih aktif maupun yang sudah purnawirawan untuk mengirimkan doa agar Jenderal TNI (Purn) George Toisutta dapat diberikan kesehatan kembali oleh Allah swt, Tuhan yang maha esa.

“Saya mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk terus memberikan doa agar beliau diberikan kesehatan dan kesembuhan,” pintanya.

Jenderal TNI George Toisutta adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat serta mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak tanggal 29 November 2009 hingga 30 Juni 2011. Sebelumnya ia menjabat sebagai Panglima Komando Strategi Angkat Darat (Pangkostrad) yang menjabat sejak 2007 hingga tahun 2009. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

MUI Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya KH Tolchah Hasan

Published

on

Mantan Menteri Agama Era Gus Dur, KH Tolchah Hasan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya mantan menteri agama era KH Abdurrahman Wahid, KH Tolchah Hasan.

Kiai Tolchah, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat MUI 2010-2015, wafat pada Rabu (29/5/2019) sekitar pukul 14.30 WIB bertepatan dengan 24 Ramadhan 1440 Hijriyah, setelah menjalani pengobatan di RSSA Malang.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis, mengatakan almarhum merupakan ulama yang patut diteladani generasi Muslim saat ini.

Menurut Kiai Cholil, Kiai Tolchah merupakan ulama yang sarat dengan ilmu pengetahuan. Bahkan, dari beberapa orang kiai yang dekat dengan Kiai Cholil, Kiai Tolchahlah yang paling senang dengan ilmu.

“Ada satu hal yang beda dari beliau. Saya dekat dengan Kiai Makruf, Kiai Hasyim Muzadi dan Kiai Tolchah. Nah Kiai Tolchah itu punya spesifik adalah senang ilmu,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Karena senang dengan ilmu, lanjutnya, Kiai Tolchah pun sangat senang membaca buku. Beliau akan memburu setiap ada buku-buku baru yang berkualitas.

“Beliau itu selalu baca. Dan pasti selalu memburu buku-buku baru. Itu yang bisa diteladani kita,” tutur Kiai Cholil.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendikia Amanah Depok ini merasa kehilangan atas wafatnya Kiai Tolchah. Apalagi, Kiai Tolchah sudah menganggap Kiai Cholil seperti anaknya sendiri.

“Saya ikut belasungkawa. Saya dengan beliau itu kayak anaknya. Jadi saya banyak dapat pelajaran dari beliau. Memang beliau guru di NU. Ketika beliau jadi Wakil Rais Aam saya jadi ketua Lembaga Bahtsul Masail,” kata Kiai Cholil.

Selain itu, pada saat Kiai Tolchah menjadi Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang pertama, Kiai Cholil juga diangkat sebagai sekretaris BWI. Keduanya pun mengurus BWI selama dua periode atau selama tujuh tahun.

“Jadi beliau sudah menaggap kayak anak. Sampai kalau saya di Malang diminta bareng-bareng di Sabilillah (Masjid Sabillah), di Unisma. Dan banyak saya mendapatkan pelajar dari beliau,” kata Kiai Cholil.

Kiai Tolchah, yang merupakan tokoh organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU), sempat dirawat di rumah sakit tersebut hampir sebulan.

Kiai Tolchah dilahirkan di Tuban, Jawa Timur, pada 1936 dan merupakan tokoh multidimensi, yakni sebagai ulama, tokoh pendidikan, pegiat organisasi, dan juga merupakan tokoh yang aktif di pemerintahan.

Saat menjadi menteri, dia mendirikan Direktorat Pendidikan Pondok Pesantren dan Seksi Pekapontren (Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren) yang sekarang menjadi pendidikan diniyah dan pondok pesantren.

Kiai Tolchah juga alumni Pesantren Tebuireng era 1950-an. Selama hidup, KH Tholchah Hasan juga masih mengabdikan dirinya di Pesantren Tebuireng sebagai Dewan Pembina di Yayasan Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) dan Pusat Kajian Pemikiran Hasyim Asy’ari.

Kiai Tolchah meninggalkan seorang istri, tiga orang anak, dan empat cucu, yang saat ini tinggal di Singosari, Kabupaten Malang.

Dia juga pernah menduduki posisi Mustasyar PBNU dan pernah menjabat sebagai rektor Universitas Merdeka Malang hingga 1998.

Selain itu, Kiai Tolchah juga menjabat sebagai Dewan Pembina Yayasan Universitas Islam Malang (Unisma) hingga saat ini.

Jenazah almrahum dimakamkan di pemakaman keluarga di Kampung Bungkuk, Singosari, Kabupaten Malang, setelah shalat tarawih. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

Ini 3 Negara yang Dikunjungi Prabowo Pasca Pilpres 2019

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Presiden 02, Prabowo kembali jadi sorotan publik ketika pada Selasa (28/5/2019) santer diberikan melakukan penerbangan ke luar negeri bersama warga negara asing.

Namun perjalanan ke luar negeri itu tidak hanya dilakukan sekali ini saja.Tercatat setelah berlangsungnya perhelatan Pemilu 2019 pada 17 april 2019, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut diketahui sudah melakukan kunjungan ke 3 negara. Negara mana saja yang dikunjungi Prabowo? Berikut ini daftarnya yang berhasil dirangkum Bisnis.com

1. Brunei Darussalam

Prabowo pertama kali dikabarkan ke luar negeri pada 16 Mei atau 29 hari pasca perhelatan Pemilu 2019. Capres nomor urut 02 itu dikabarkan berangkat ke Brunei Darussalam lewat Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menurut dokumen manifest penerbangan, ada 11 orang yang ikut dalam rombongan tersebut. Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Sam Fernando mengatakan, rombongan bertolak ke Bandar Sri Begawan, ibu kota Brunei, pada pukul 12.10 WIB.

Prabowo dan rombongan disebutkan pergi ke Brunei menggunakan pesawat pribadinya, Embraer 190/Lineage 1000 dengan nomor registrasi 9H-NYC. Durasi kepergian ternyata tidak sampai satu hari karena Ketua Umum Partai Gerindra itu tiba kembali di Ibu Kota pada malam harinya.

“Arrived pada hari dan tanggal yang sama jam 20.12 WIB,” terang Sam.

Berikut ini daftar penumpang pesawat yang menerbangkan Prabowo dan rombongan ke Brunei:

1. Muhammad Harrifar Syafar
2. Mohamad Rizki Irmansyah
3. Alvano Armi Sundah Kalalo
4. Sugiono
5. Wedi Kamaludin
6. Julius Indra Kurniawan
7. Julando Richard Mandey
8. Simon Aloysius Mantiri
9. Frangel Hendra Pantouw
10. Ansfuri ID Sambo
11. Amien Rais

Dalam manifest tersebut muncul nama Wedi Kamaludin. Yang bersangkutan merupakan Direktur Marketing anak perusahaan Pertamina, Pertamina Trans Kontinental.

Terkait hal ini, PT Pertamina (Persero) memastikan bakal mengusut keterkaitan perjalanan Wedi dengan rombongan Prabowo. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menerangkan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi.

Masih diselidiki apakah perjalanan Wedi ke Brunei atas kepentingan pribadi atau untuk perusahaan. Selain itu juga dicari ketentuan-ketentuan mana saja yang dilanggar. “Sembari investigasi sedang dilakukang, yang bersangkutan sementara ini dinonaktifkan,” terang sumber di Pertamina tersebut, 20 Mei lalu.

2. Uni Emirat Arab

Prabowo kemudian dikabarkan pergi ke Dubai, Uni Emirat Arab, pada Selasa (28/5/2019). Eks Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 08.14 WIB.

Berdasarkan manifest penerbangan yang beredar, Prabowo pelesiran ke Dubai bersama beberapa orang seperti, asisten pribadinya Tedy Arman, Yuriko Fransiska Karundeng, dan Gibrael Habel Karapang.

Tak hanya itu, Prabowo juga pergi bersama beberapa warga negara asing seperti, Mikhail Davynov dan Amzhelika Butaeva warga negara Rusia, Justin warga negara Amerika Serikat (AS), dan Mischa Gemermann warga Jerman.

Prabowo bersama rombongan kembali terbang menggunakan pesawat yang sama saat bertolak menuju Brunei. Kabar penerbangan ke Dubai itu turut dibenarkan oleh Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando.

Terkait kepergian tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Geringra, Ferry Juliantono justru mengaku tidak tahu kalau pimpinannya pergi keluar negeri.

“Saya belum tahu. Kalau kemarin kan ke Solo yah. Tapi kalau hari ini ke luar negeri saya tidak tahu,” terang Ferry saat dikonfirmasi.

Sementara itu DPP Partai Gerinda yang juga Anggota Juru Debat Prabowo Sandi, Ahmad Riza Patria mengaku belum bisa memastikan kapan ketua umumnya akan kembali ke Jakarta.

“Biasanya tidak terlalu lama di luar negeri. Ya lebih [dari dua hari] lah kalau ke Dubai karena jauh. Kecuali kalau di Bangkok, Thailand bisa 1-2 hari,” katanya saat dihubungi, Selasa (28/5/2019).

Riza juga menyebut bahwa Prabowo pergi ke Dubai karena ada urusan bisnis untuk bertemu dengan kolega-kolega dekatnya. Hal ini dilakukan karena selama kampanye Pilpres 2019, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tidak punya waktu luang untuk bertemu kolega dan temannya.

Selain itu, pasangan Sandiaga Uno tersebut juga dijadwalkan melakukan cek kesehatan di Dubai. Cek kesehatan tersebut, terang Riza, bukan karena Prabowo sedang sakit, melainkan cek rutin yang biasa dilakukan. “Periksa kesehatan rajin, bagus kok, kesehatan prima. Prabowo itu kan disiplin menjaga kesehatan, mantan tentara, hidupnya displin dan tertip,” papar Riza.

3. Austria

Usai dikabarkan terbang ke Dubai, muncul obrolan di media massa kalau pesawat yang mengangkut Prabowo itu melanjutkan penerbangan ke Austria.

Misalnya seperti akun @bungdp25 yang menulis, “Om @kurawa bahas Prabowo terbang ke Dubai dan Austria dong.”

Hal ini juga dapat dibuktikan berdasarkan pantauan Bisnis.com pada situs pelacakan penerbangan seluruh dunia secara real time, AirNav RadarBox. Dalam situs itu memuat nomor penerbangan AXY2810 yang menunjukkan pesawat Embraer 190/Lineage 1000 dengan nomor registrasi 9H-NYC melakukan penerbangan dari Dubai menuju Vienna.

Namun seorang warganet melempar dugaan bahwa pendaratan pesawat Prabowo di Austria terpaksa. “Karena pesawat sudah berbelok menuju Swiss (warna kuning), tiba-tiba tajam ke kanan dan berhenti di Austria (merah),” tulis akun @CumaSiBudi.

Sampai berita ini diturunkan belum dapat dipastikan apa tujuan sebenarnya Prabowo melakukan penerbangan baik ke Dubai ataupun ke Austria. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending