Connect with us

JAKARTA

Gubernur Anies : Tarif MRT Dibahas DPRD Menyangkut PSO

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan penetapan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) akan diumumkan setelah dibahas dengan DPRD karena menyangkut Public Service Obligation (PSO).

“Karena ini menyangkut PSO kita perlu bicarakan dengan dewan, jadi nanti pembahasan dengan dewan selesai kita umumkan,” kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Mengenai tarif MRT, Anies katakan sudah ada nilai hitungannya.

“Nanti hitung-hitungannya sudah ada dan kita percaya hitungan sudah dibuat dan itu reasonable,” kata Gubernur.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebelumnya mengatakan tarif Rp8.500 per 10 kilometer cukup reasonable.

Menurut Budi, tarif MRT harus disubsidi karena disesuaikan daya beli masyarakat agar masyarakat mau menaikinya.

Seharusnya, apabila tidak disubsidi, tarif MRT bisa mencapai Rp25.000-Rp30.000 dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus. Demikian, seperti dikutip Antara.(sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

BPN Klaim Ucapan Prabowo Sebagai Capres Tak Bisa Dipidana

Published

on

juru bicara BPN, Andre Rosiade.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ucapan Prabowo sebagai calon presiden tidak dapat dipidanakan.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara BPN, Andre Rosiade, menyusul penerbitan Prabowo sebagai terlapor dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar.

“Pak Prabowo ini kan dilindungi undang-undang, tidak dapat dipidana sebagai paslon presiden,” kata Andre saat dihubungi melalui telepon, Selasa (21/5/2019).

BPN meyakini Prabowo tak bisa dipidana selama masih berstatus sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Meski begitu, kata Andre, Direktur Advokasi dan Hukum tim BPN akan tetap mengkaji laporan yang ditujukan kepada Prabowo. Tim juga akan langsung berkonsultasi dengan polisi terkait kasus tersebut.

“Jadi surat ini lagi kami kaji dan tentu Direktur Advokasi dan Hukum BPN akan segera berkonsultasi dengan pihak kepolisian,” katanya.

Polisi menerbitkan surat Prabowo sebagai terlapor tertanggal 17 Mei 2018. Surat itu baru diterima BPN Selasa (21/5) dini hari pukul 01.30 WIB.

Andre menjelaskan surat terhadap Prabowo bukan berarti Ketua Gerindra itu berstatus tersangka. Prabowo hanya dilaporkan bersama dengan Eggi Sudjana yang saat ini sudah berstatus tersangka makar.

Dia juga mengaku tidak mengetahui status hukum Prabowo saat ini dalam kasus dugaan makar karena belum pernah dipanggil jadi saksi kasus makar.

“Pelapor ini melaporkan Eggi Sudjana termasuk Pak Prabowo dalam suratnya. Lalu Pak Prabowo ini mendapat tembusan SPDP perkembangan kasus Eggi. Bukan ketersangkaan ya, tapi menerima surat SPDP,” katanya.

Andre menyebut kemungkinan Prabowo telah mengetahui surat SPDP yang ditujukan kepadanya.

Lebih lanjut, Andre mengatakan surat surat ini seolah menunjukkan bahwa hukum memang terbukti tumpul ke kubu pemerintahan Joko Widodo, dan tajam hanya ke kubu oposisi yakni Prabowo.

Terbukti, kata Andre, dengan gerak cepat aparat kepolisian menangkap para pendukung Prabowo dengan dalih kasus makar.

“Bayangkan orang-orang kubu Pak Jokowi yang dilaporkan, kita enggak pernah dengar, mereka kapan dipanggil oleh polisi padahal laporan kita banyak,” kata dia. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Tolak Rekapitulasi Pilpres 2019, Paslon 02 akan Tempuh Jalur Hukum

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dalam konferensi pers di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno menolak hasil Pilpres 2019 yang ditetapkan KPU. Prabowo menilai kontestasi demokrasi berlangsung penuh kecurangan.

“Kami pihak pasangan calon 02 tidak akan menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU selama penghitungan tersebut bersumber pada kecurangan,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Mei 2019.

Prabowo mengatakan, pihaknya kecewa lantaran KPU tidak melakukan upaya perbaikan atas berbagai kesalahan dalam seluruh proses pemilu. Sehingga tidak tercermin hasil pemilu yang jujur dan adil.

Di samping itu, pihak paslon 02 juga merasa pengumuman rekepaitulasi hasil Pilpres oleh KPU dilaksanakan pada waktu yang janggal di luar kebiasaan. 

“Kami juga telah memberi kesempatan kepada KPU untuk memperbaiki seluruh proses sehingga benar-benar mencerminkan hasil pemilu yang jujur dan adil. Namun hingga pada saat terakhir tidak ada upaya yang dilakukan oleh KPU untuk memperbaiki proses tersebut,” ucap Prabowo.

Prabowo menambahkan, pihaknya akan terus menempuh upaya hukum dan konstitusional dalam rangka membela kedaulatan rakyat yang hak-hak konstitusinya dirampas pada pemilu 2019 ini.

Kepada seluruh komponen masyarakat, relawan, pendukung dan simpatisan paslon 02, Prabowo menyerukan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum serta selalu menjaga agar aksi-aksi menyampaikan pendapat di depan umum selalu dilaksanakan dengan damai, berakhklak, dan konstitusional. 

“Bahwa ada upaya hukum dan upaya konstitusional lainnya, itu akan kami laksanakan untuk membuktikan kepada rakyat bahwa kita sungguh-sungguh benar-benar menjunjung tinggi kehidupan hukum dan kehidupan demokrasi,” kata Prabowo. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Penumpang Bisa Gunakan Aplikasi Naik Bajaj

Published

on

Penumpang yang ingin menggunakan transportasi bajaj segera bisa menggunakan aplikasi TRON di Jakarta khususnya Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Penumpang yang ingin menggunakan transportasi bajaj segera bisa menggunakan aplikasi TRON di Jakarta khususnya Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

“Alasan kami meluncurkan TRON Bajaj adalah sama seperti angkot, Bajaj adalah angkutan umum yang belum tersentuh dunia digital. Tentunya kami berharap dengan adanya TRON Bajaj maka dapat memberikan jumlah kenaikan penumpang sehingga dapat meningkatkan perekonomian para pengendara bajaj,” kata CEO TRON David Santoso dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Sebelumnya aplikasi TRON dapat digunakan untuk naik angkot di Bekasi sejak 10 April 2019 dan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Trayek angkot yang beroperasi di Bekasi yang bisa menggunakan aplikasi TRON yaitu K-11A dan K-11B dan dalam waktu dekat akan menambah trayek sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Dikatakannya, untuk TRON Bajaj yaitu ride sharing dan maksimum penumpang untuk Bajaj roda tiga adalah dua penumpang dan untuk Bajaj Qute roda empat adalah empat penumpang.

Dengan hadirnya TRON di Kota Bekasi dan Jakarta dalam waktu dekat ini diharapkan dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk beralih ke angkutan umum.

Pihaknya juga segera meluncurkan fitur penting dalam 1 – 2 minggu ini yaitu fitur chat. Fitur chat ini memungkinkan pengguna aplikasi TRON untuk mengirimkan percakapan ke pengendara angkutan umum yang akan menjemput di titik penjemputan.

“Kami juga telah memberikan pelatihan kepada para pengendara agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang ada dalam menggunakan fitur chat ini,” katanya.

Aplikasi TRON adalah produk dari PT. Teknologi Olah Rancang Nusantara dan merupakan afiliasi dari Digiasia Bios.

TRON merupakan aplikasi ride sharing yang saat ini dapat digunakan untuk naik angkot di Bekasi dengan layanan pembayaran non tunai yang disediakan oleh KasPro. Demikian, seperti dikutip Antara . (ahm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending