Connect with us

JAKARTA

Hari Kedua Operasi Jaya 2019, Angka Pelanggaran Roda Dua Melonjak

Published

on

Angka tersebut juga naik dibandingkan hari pertama Ops Patuh Jaya 2019 yang mencatat 5.376 pelanggaran oleh pengguna kendaraan roda dua.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Angka pelanggaran lalu lintas oleh pengguna kendaraan roda dua pada hari kedua Operasi Patuh Jaya 2019 melonjak dibandingkan dengan periode yang sama pada Operasi Patuh Jaya 2018.

“Angka pelanggaran pengguna sepeda motor pada 2018 tercatat 4.240 perkara, sedangkan pada 2019 sebanyak 5.720 perkara. Naik 1.480 perkara atau 34,91 persen,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir, di Jakarta, Sabtu (31/8/2019).

Angka tersebut juga naik dibandingkan hari pertama Ops Patuh Jaya 2019 yang mencatat 5.376 pelanggaran oleh pengguna kendaraan roda dua.



“Pelanggaran terbanyak adalah melawan arus lalu lintas dengan 2.249 perkara dan tidak menggunakan helm berstandar SNI dengan 533 perkara,” katanya lagi.

Pada hari kedua ini petugas tercatat memberikan teguran untuk 3.854 perkara pelanggaran lalu lintas baik roda dua dan empat.
Baca juga: 5.376 kendaraan ditilang hari pertama Operasi Patuh Jaya 2019

Operasi Patuh Jaya 2019 resmi dimulai pada tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya menurunkan 2.380 personel kepolisian dari berbagai unsur yang akan didukung oleh unsur TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Operasi ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan.
Baca juga: Polisi turunkan 2.380 personel dalam Operasi Patuh Jaya 2019

Tujuan lainnya adalah membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh pihak kepolisian.

Selain itu, Operasi Patuh Jaya diharapkan bisa menekan jumlah angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas dan meminimalkan kemacetan lalu lintas. Demikian seperti dikutip Antara. (fsr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Hadiri Pelantikan Presiden, Anies Harap Program Terlaksana

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Gedung MPR/DPR RI.

“Saya mengharapkan semua yang jadi harapan masyarakat yang diungkapkan dalam pemilihan presiden kemarin, Insyaallah bisa segera terlaksana,” kata Anies ditemui di halaman ruang rapat paripurna pada Minggu (20/10/2019).

Menurut Anies, acara pelantikan tersebut adalah proses terakhir demokrasi yang telah berjalan.



Dia menyampaikan kepercayaannya kepada Presiden dan Wapres terpilih, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, dapat menunaikan tugas secara baik.

“Saya doakan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin selalu diberikan kesehatan untuk bisa menjalankan amanat ini sebaik-baiknya,” kata Anies.

Selain Anies, sejumlah kepala daerah juga turut berdatangan ke ruang rapat paripurna antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun tiba di ruang rapat paripurna pada pukul 14:00 WIB, disusul oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada pukul 14:05 WIB. Demikian, seperti dikutip Antara. (bay)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Empat Akses Tol dalam Kota Jakarta di Tutup Imbas Aksi Mahasiswa

Published

on

Petugas Jasa Marga dan pihak kepolisian saat ini masih bersiaga di lapangan memantau situasi aksi mahasiswa.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Empat ruas jalan di lintasan Tol Dalam Kota Jakarta ditutup imbas dari aksi mahasiswa di sekitar Gedung DPR/MPR RI Senayan, Selasa (24/9/2019).

“Aksi mahasiswa di depan gedung MPR/DPR saat ini sudah menblokade sebagian lajur tol di kedua arah, baik dari arah Tomang maupun arah Kuningan,” kata Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti, di Jakarta.

Menurut dia, lalu lintas yang menuju lokasi unjuk rasa telah dilakukan penutupan, antara lain lalu lintas dari arah Jagorawi dan dari arah Jakarta-Cikampek menuju Semanggi dialihkan ke arah Jatinegara.



Lalu lintas dari arah Jatinegara menuju Semanggi dialihkan ke arah Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Untuk pengendara yang sudah terjebak di dalam tol menuju lokasi unjuk rasa arah Cawang, kata Irra, kendaraannya diarahkan untuk putar balik di KM8.100 Semanggi dan dikeluarkan di pintu keluar terdekat.

“Lalu lintas yang sudah terjebak di dalam tol menuju lokasi unjuk rasa dari arah Tomang diputarbalikan di Semanggi (KM 12.400) dan dikeluarkan di pintu keluar terdekat,” katanya.

Kebijakan Jasa Marga tersebut untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Petugas Jasa Marga dan pihak kepolisian saat ini masih bersiaga di lapangan memantau situasi aksi mahasiswa.

“Jika dibutuhkan demi keselamatan pengguna jalan, atas diskresi kepolisian, kami akan menutup beberapa akses masuk yang menuju atau melintasi Gedung MPR/DPR,” katanya. Seperti dikutip Antara. (afs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Kesbangpol DKI: Demo Tidak di Larang Asal Fasilitas Umum di Jaga

Published

on

Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta menyatakan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melarang mahasiswa dan masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya melalui demonstrasi, namun menekankan agar tidak merusak aset Pemprov untuk fasilitas umum.

“Kami memberikan hak demokrasi bagi adik-adik kita keluarkan aspirasinya. Tapi imbauan kami pada kampus-kampus yang turun, silahkan demo, tapi jangan rusak aset yang kita punya,” kata Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Kendati demikian, Taufan mengatakan, pihaknya tidak berhak untuk memberikan izin, karena itu adalah wilayah dari kepolisian.



“Kalau diizinkan oleh kepolisian, ya kita memperbolehkan dan saya kira anak-anak itu sudah dewasa, jadi mereka tidak perlu diberi pengamanan yang ketat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Taufan mengatakan, pihaknya telah berunding dengan berbagai perwakilan mahasiswa dengan mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berbagai universitas di Jakarta agar tetap menjaga ketertiban dan fasilitas umum terkait rencana demonstrasi.

“Jumlahnya gak banyak. Tapi kita gak bisa sebut ya jumlahnya. Yang jelas kami berikan pengertian bahwa ke depan, republik ini memiliki aset yang harus dijaga apalagi di Jakarta. Jadi kalau mereka menggunakan MRT, LRT dan Transjakarta jangan dirusak, itu kepentingan umum, mahasiswa diingatkan boleh emosi tapi fasilitas umum dijaga. Saya yakin mereka mengerti karena mereka orang hebat dan dewasa pikirannya,” ucap Taufan.

Demonstrasi terjadi di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia dalam dua hari terakhir, yakni Senin (23/9/2019) dan Selasa ini di gedung-gedung legislatif untuk menuntut pembatalan RUU KUHP dan UU KPK.

Akibat aksi di Jakarta, ruas jalan Gatot Soebroto dan jalan tol dalam kota sempat terganggu. Demikian, seperti dikutip Antara. (rpa)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending