Connect with us

PAPUA

Indonesia Beri Bantuan 320 Jas untuk PNG

Published

on

Pemerintah Indonesia memberikan bantuan berupa sejumlah jas untuk para pejabat Papua Nugini (PNG).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia memberikan bantuan berupa sejumlah jas untuk para pejabat Papua Nugini (PNG) dalam upaya mendukung negara tersebut sebagai ketua dan tuan rumah APEC 2018.

Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Port Moresby yang diterima di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Duta Besar RI untuk Papua Nugini, Ronald Manik menyerahkan 320 pasang jas bantuan Pemerintah RI untuk 160 orang pejabat Departemen Luar Negeri Papua Nugini di Gedung Departemen Luar Negeri PNG, Port Moresby pada 4 September 2018.

Dubes Ronald menyampaikan bahwa bantuan penyediaan jas tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk membantu PNG dalam penyelenggaraan APEC 2018 di Port Moreby. Dubes RI juga berharap penyelenggaraan APEC nanti berlangsung dengan baik dan sukses.

Bantuan berupa sejumlah setelan jas tersebut diterima Sekretaris Jenderal Deplu PNG, Barbara Age didampingi oleh pejabat setingkat Eselon I dan II.

Sekjen Departemen Luar Negeri Papua Nugini Barbara Age menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang sejak awal 2013 terus mendukung PNG untuk menjadi Ketua APEC dan penyelenggara Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC(AELM), yang akan diadakan di Port Moresby pada November 2018 mendatang.

Dengan bantuan berupa sejumlah setelan jas yang dipesan dari Indonesia itu, pejabat Deplu PNG akan lebih siap dalam melaksanakan tugas-tugas, khususnya pada saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2018.

Selain itu, pemerintah Indonesia tahun lalu juga telah memberikan bantuan kepada Papua Nugini berupa pelatihan penggunaan senjata api ringan untuk anggota Polisi PNG dan pelatihan keprotokolan untuk pejabat Deplu PNG. Demikian, seperti dikutip Antara. (yun)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PAPUA

Papua Perbaiki Fasilitas Infrastruktur Jelang PON

Published

on

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua, Girius One Yoman.

Indonesiaraya.co.id, Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat akan memperbaiki fasilitas infrastruktur untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Jayapura menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Girius One Yoman, di Jayapura, Jumat (18/1/2019), mengatakan perbaikan fasilitas infrastruktur seperti jalan, jembatan, talud dan drainase akan dilaksanakan pada 2019.

“Khusus untuk Kota Jayapura yang paling utama adalah langkah dan upaya untuk mengantisipasi kemacetan, ruas-ruas jalan ini yang harus dirapikan,” katanya.

Menurut Girius, pihaknya belum dapat menyebutkan anggaran yang akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas infrastruktur tersebut, pasalnya hingga kini DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) belum ditetapkan.

“Intinya kami akan melakukan rehab total infrastruktur di ibu kota Provinsi Papua untuk mempersiapkan pelaksanaan PON XX pada 2020,” ujarnya.

Dia menjelaskan sedangkan untuk kegiatan PU yang sudah selesai per 2018 yakni pembangunan jembatan Holtekamp dan jalan putar “Ring Road” Hamadi-Skyland.

“Untuk pembangunan Holtekamp sudah selesai dikerjakan 100 persen di mana menyerap anggaran Rp200 miliar dari APBD dan Rp200 miliar APBN sehingga totalnya Rp400 miliar,” katanya lagi.

Dia menambahkan sedangkan untuk pembangunan jalan putar “Ring Road” Hamadi-Skyland juga sudah selesai dengan menyerap anggaran Rp200 miliar dari APBD Provinsi Papua. Demikian, seperti dikutip Antara . (hdk)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

PAPUA

Penyidik Direskrimsus Polda Papua Panggil Lagi Kadis Kehutanan Papua

Published

on

Direskrimsus Polda Papua Kombes, Edi Swasono.

Indonesiaraya.co.id, Jayapura – Penyidik Dirkrimsus Polda Papua kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Kepala Dinas Kehutanan Papua JJO yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan.

Surat panggilan kedua sudah dilayangkan dan diharapkan yang bersangkutan hadir Kamis (10/1/2019), kata Direskrimsus Polda Papua Kombes Edi Swasono, di Jayapura, Selasa (8/1/2019).

Dia mengatakan JJO ditetapkan sebagai tersangka sejak Jumat (4/1/2019) dan panggilan pertama sudah dilayangkan untuk diperiksa sebagai tersangka Senin (7/1) namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut.

Oleh karena itu, panggilan kedua langsung dilayangkan untuk menghadap Kamis (10/1), kata Swasono seraya menambahkan, JJO ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik memiliki bukti cukup tentang keterlibatan yang bersangkutan.

“Bukti sudah cukup untuk menetapkan JJO dalam kasus pemerasan yang melibatkan FT, tersangka yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan Tim Saber Pungli Polda Papua, 7 November 2018,” kata Swasono.

Direskrimsus Polda Papua itu mengatakan, FT ditangkap saat menerima uang Rp500 juta dari Rp2,5 miliar yang disepakati untuk menyelesaikan kasus pembalakan liar yang ditangani PPNS Dinas Kehutanan Papua.

Tersangka FT mengaku sebagai orang suruhan Kepala Dinas Kehutanan Papua menyatakan akan mengurus dan membantu menyelesaikan kasus tersebut dengan meminta sejumlah dana, kata Swasono. Seperti dikutip Antara (eva)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

PAPUA

Pemkot Sorong Musnahkan Ribuan KTP Elektronik Rusak

Published

on

8.782 keping kartu tanda penduduk elektronik yang rusak dimusnahkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan dokumen kependudukan.

Indonesiaraya.co.id, Sorong – Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, memusnahkan 8.782 keping kartu tanda penduduk elektronik yang rusak agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan dokumen kependudukan tersebut pada Pemilu 2019.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong Abu Bakar Alhamid di Sorong, Rabu (19/12/2018) menyebutkan ribuan keping KTP-el rusak tersebut terhitung sejak rekaman KTP-el pada tahun 2011.

BACA JUGA : BPN Prabowo-Sandi Ungkap Ancaman Utama Pemilu 2019 : e-KTP Tercecer Hingga Masalah DPT

KTP-el rusak, kata dia, tidak bisa digunakan lagi sehingga dimusnahkan.

Menurut dia, pemusnahan KTP-el rusak tersebut menindaklanjuti surat edaran Kementerian Dalam Negeri sebagai upaya mencegah penyalahgunaan KTP-el rusak pada Pemilu 2019.

Pemilihan umum, kata dia, masyarakat yang memiliki KTP elektronik dapat menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan wakil rakyat dan presiden/wakil presiden.

Pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh pihak kepolisian, Satpol PP, instansi terkait, dan masyarakat setempat. Demikian, seperti dikutip Antara. (ebk)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending