Connect with us

HUKUM

Ini 12 Pejabat Baru KPK yang Segera Dilantik, Siapa Saja?

Published

on

Gedung KPK Jakarta. (Foto : Instagram @yokii.___)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera akan melantik 12 nama mengisi posisi jabatan penting setelah  dinyatakan lolos proses tahapan seleksi sejak Juni 2020, pada, Selasa (21/9/2020).

“Proses seleksi itu diantaranya meliputi seleksi administrasi dan uji kompetensi oleh pihak ketiga yang independen, profesional dan terpercaya, pengecekan rekam jejak maupun kepatuhan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (21/9/2020).

Kemudian, kata Ali,  mereka juga dinyatakan lolos tes kesehatan dan terakhir telah memenuhi syarat setelah presentasi dan wawancara dengan pimpinan KPK terkait visi misi pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.



Diungkapkan, keduabelas (12) nama-nama  dinyatakan lolos seleksi itu diantaranya Direktur Dumas (Pengaduan Masyarakat) Tomi Murtomo, Direktur Pinda (Penyidikan Definitif) Riki Arif Gunawan dan Direktur Penyidikan Brigjen Polisi Setyo Budiyanto.

Kemudian jabatan Koordinator Wilayah (Korwil KPK) masing-masing adalah Asep Rahmat Suwanda, Aminuddin, Budi Waluyo, Aida Ratna Zulaiha, Didik Agung Widjanarko, Agung Yudho Wibowo, Bahtiar Ujang Purnama, Kumbul Kuswijanto Sudjadi dan Yudhiawan.

Ditambahkan, latar belakang sejumlah pejabat struktural yang telah terpilih tersebut masing-masing berasal dar institusi Polri, Kemenkominfo, dan internal KPK.

“Pelantikan direncanakan akan dilakukan besok, Selasa 22 September 2020 di Auditorium Gedung Penunjang KPK (Belakang Gedung KPK Merah Putih) sekitar pukul 10.00 WIB,” tambahnya. 

Untuk kebutuhan peliputan dan publikasi secara online, kegiatan pelantikan tersebut akan disiarkan melalui media sosial KPK seperti Youtube KPK RI, Twitter @KPK_RI, IG Story @official.kpk dan Facebook Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (rad)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

HUKUM

Kejaksaan Agung Periksa Lagi Sebelas Saksi Kasus Jiwasraya

Published

on

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyon. (Foto : Instagram @antarafotocom)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 11 orang saksi terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero).

“Ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019 maupun pemeriksaan saksi perkara dengan tersangka korporasi dan tersangka pribadi (Pieter Rasiman),” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2020).

Saksi yang diperiksa diantaranya, saksi untuk Tersangka Korporasi PT. Corfina Capital, Susanti Hidayat selaku Direktur PT. Kariangau Industri Sejahtera. Kemudian saksi untuk Tersangka Korporasi PT. Maybank Asset Management, Yuriko Wunas selaku Compliance Risk Management PT. Maybank Asset Management.



Selanjutnya saksi untuk Tersangka Korporasi PT GAP CAPITAL, Heru Hidayat selaku Presiden Komisaris PT. Trada Alam Minera dan Benny Tjokrosaputro selaku Komisaris PT. Hanson Internasional.

Kemudian saksi untuk Penyidikan PT. Asuransi Jiwasraya (penyidikan awal), Daniel Halim selaku Direktur PT. Wanaartha Life.

Selanjutnya saksi- saksi untuk Tersangka Piter Rasiman yakni, Faizal Satria Gumay selaku Kepala Divisi Investasi PT. Asuransi Jiwasraya, Mohammad Romy selaku Kepala Bagian Pengembangan Dana PT. Asuransi Jiwasraya, Rosita selaku Agent PT. Etrading Sekuritas / PT Mirae Asset Sekuritas, Djonny Wiguna selaku Mantan Komisaris Utama PT. Asuransi Jiwasraya, Lusiana selaku Mantan Kepala Bagian Pengembangan Dana PT. Asuransi Jiwasraya dan Agustin Widhiatuti selaku Pjs. Kepala Devisi Keuangan PT. Asuransi Jiwasraya ;

Pemeriksaan 11 orang saksi dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya, dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid- 19.

Pemeriksaan dilakukan dengan tetap memperhatikan jarak aman. Penyidik pun menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Para saksi pun wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Kejagung Tanggapi soal Makan Siang Tersangka Penghapusan Red Notice

Published

on

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. (Foto: kejaksaan.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menanggapi terkait postingan pengacara TS tersangka kasus penghapusan red notice, soal pemberian makan siang di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Terkait dengan postingan tersebut, Hari membenarkan bahwa memang telah dilaksanakan pelimpahan berkas tahap kedua (II) yaitu penyerahan Tersangka dan Barang Bukti dalam perkara tindak pidana korupsi gratifikasi penghapusan red notice yang melibatkan Tersangka NB, PU dan TS, Jumat (16/10/2020), sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB.

“Bahwa karena sampai dengan pukul 12.00 WIB serah terima tersebut belum selesai dan terjeda dengan shalat Jum’at dan waktu makan siang, maka sesuai dengan prosedur yang berlaku di Kejaksaan RI. kepada para Tersangka yang diserah terimakan diberikan jatah makan siang mengingat sudah waktunya makan siang dan apalagi terhadap Tersangka dilakukan penahanan Rutan bisa dipastikan tidak akan mendapat jatah makan siang di Rutan karena posisi Tersangka sedang ada di luar Rutan,” ujar Hari dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Selasa (20/10/2020).



Ia menjelaskan, kegiatan makan siang para tersangka yang sempat difoto dan diposting dimedia sosial pengacara Tersangka TS tersebut dilakukan di ruang pemeriksaan atau ruang serah terima Tersangka di Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, bukan di rumah makan atau restoran.

Menurut dia, makanan yang diberikan kepada para Tersangka adalah makanan yang sesuai dengan pagu anggaran yang ada di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Kebetulan pada saat itu makanan yang diberikan dipesan dari Kantin yang ada di lingkungan kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

“Bahwa pemberian jatah makan siang untuk para Tersangka adalah kewajiban aparat Kejaksaan RI. yang menerima serah terima Tersangka dan Barang Bukti yang pelaksanaannya lewat dari jam makan siang terlebih apabila Tersangka dalam status tahanan Rutan sehingga hal tersebut bukan merupakan jamuan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan kepada para Tersangka yang notabene perwira tinggi di Kepolisian Republik Indonesia. Dan tidak lebih karena Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah memperoleh predikat WBK/WBBM sehingga pelayanan publik menjadi prioritas utama,” terang Hari.

Kendati demikian, tegas Hari, terhadap beredarnya postingan dan pemberitaan yang menyudutkan Kejaksaan, akan tetap dilakukan klarifikasi oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan untuk mengecek apakah terdapat pelanggar prosedur oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan jajarannya terhadap penanganan atau perlakukan Tersangka pada saat serah terima tahap kedua (II) tersebut.

“Dengan penjelasan tersebut diatas kiranya dapat meluruskan pemberitaan yang bersumber dari postingan di media social tersebut diatas yang terkesan memberikan layanan khusus kepada para Tersangka,” kata dia.

Sebelumnya, dalam media sosialnya, Pengacara tersangka TS, Petrus Bala Pattyona menuliskan bahwa penyerahan berkas tahap 2 diselingi makan siang.

“Sejak saya menjadi pengacara tahun 1987, baru sekali ini penyerahan berkas perkara tahap 2 – istilah P.21, yaitu penyerahan berkas perkara berikut barang bukti dan tersangkanya dijamu makan siang oleh Kepala Kejaksaan, Jum’at 16/10 tepat jam 10 Para Penyidik Dittipkor Bareskrim bersama 3 Tsk…”

Postingan disertai dengan foto yang memperlihatkan suasana setelah makan siang para Tersangka NB, PU dan TS bersama pengacaranya. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Kejaksaan Agung Mulai Periksa Satu Saksi Kasus Pelindo II

Published

on

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. (Foto: kejaksaan.go.id)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa saksi terkait dengan penanganan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

“Penyidikan yang dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-54/F.2/Fd.1 /09/2020 hari ini telah melakukan periksaan satu orang saksi yaitu, Retno Soelistianti selaku Anggota Tim Teknis pada PT. Pelindo II,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2020).

Pemeriksaan dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti yang membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi, dan guna menemukan tersangkanya, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP.



Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid- 19. Pemeriksaan dilakukan dengan tetap memperhatikan jarak aman.

Penyidik pun menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Para saksi pun wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. (inf) 


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017