Connect with us

JAWA TIMUR

Ini Pesan Gus Sholah kepada Prabowo-Sandi di Hari Santri Nasional

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat berziarah ke makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur.

Indonesiaraya.co.id, Jombang – Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno dititipkan pesan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Solahudin Wahid atau Gus Solah di Hari Santri Nasional, Senin (22/10/2018). 

“Gus Solah mengingatkan agar di Hari Santri Nasional ini, kita perkuat komitmen untuk menjadikan santri ini, sebagai lokomotif pembangunan kita ke depan. Terutama pembangunan ekonomi. Santri ini luar biasa, karena pengetahuan agamanya sangat baik dan juga kalau diberikan pengetahuan tentang perniagaan, tentang kewirausahaan akan luar biasa dampaknya kepada kemajuan, bukan hanya ekonomi, tapi pembangunan bangsa secara keseluruhan,” jelas Sandi. 

BACA JUGA : Sandiaga Uno Bertemu dengan Mantan Kapolda Jatim Untung S Radjab

Sandi menjelaskan diskusinya dengan Prabowo dan Gus Solah lebih banyak menyentuh  ekonomi. Seperti bagaimana   santri ke depan bisa dikuatkan selain dari ilmu yang mereka tekuni. Jadi selain menekuni bidang agama agama,  ada juga ilmu-ilmu kewirausahaan, ilmu entrepreneurship sehingga santri itu bisa mandiri. 

“9 dari 10 pintu rejeki melalui jalur  perniagaan. Sehingga pengetahuan Perniagaan dan kewirausahaan harus  dikembangkan di dunia pesantren, sehingga mereka  juga berperan aktif di dalam bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Agar santri-santri ini keluar dari pondok pesantren ini, punya kemampuan  bukan mencari pekerjaan  tapi menciptakan lapangan kerja,” terang Sandi. 

Prabowo dan Sandiaga juga menyempatkan diri berziarah ke makam Hadratusyech KH Hasyim Ashari, KH Wachid Hasyim dan KH Abduravhman Wahid atau Gus Dur. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAWA TIMUR

Tim SAR Temukan Jenazah Empat Santri yang Tenggelam di Ponorogo

Published

on

Sejumlah personil BPBD dan relawan mengevakuasi jenazah salah satu santri yang tenggelam di Sungai Tempuran, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (15/1/2019).

Indonesiaraya.co.id, Ponorogo – Tim Pencarian dan Pertolongan (Search And Rerscue/SAR) sudah menemukan jenazah empat santri Pondok Pesantren Hudatul Muna yang tenggelam di Sungai Tempuran, Kabupaten Ponorogo.

Kepala Polres Ponorogo AKBP Radiant di Ponorogo, Selasa (15/1/2019), mengatakan pada Selasa sekitar pukul 17.15 WIB tim SAR menemukan jenazah santri bernama Bambang Irawan(16), warga Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, Pacitan; dan Ahmad Qoirul Huda (14), warga Desa Senepo, Slahung, Ponorogo.

“Kedua jenazah tersebut diketahui tim SAR saat mengapung ke permukaan air sungai dalam kondisi berpelukan,” kata Radiant, menambahkan petugas menambahkan jenazah kedua santri sekitar empat meter dari lokasi awal tenggelamnya korban.

Pada Selasa siang pukul 11.00 WIB, Tim SAR menemukan jenazah Ahmad Ansori (15), warga Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, tak jauh dari lokasi awal mereka tenggelam.

Sementara jenazah satu santri lainnya, Miftahul Huda (14) yang berasal dari Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, ditemukan pada Senin (14/1) sore.

Keempat santri Pondok Pesantren Hudatul Muna itu tenggelam saat mandi dan bermain di sungai yang berada sekitar satu kilometer dari lingkungan pondok pada Senin (14/1/2019). Demikian, seperti dikutip Antara . (lrs/sis)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Harapan Latifah dan Mimpi Bertemu Sandiaga Uno

Published

on

Sandiaga Uno saat berbincang dengan Ibu Latifah pemilik rumah makan Noroyono di Jalan Gajahmada Purwodadi, Sabtu (12/1/2019).

Indonesiaraya.co.id, Purwodadi – Latifah tidak percaya dan masih merasa semua itu mimpi ketika Sandiaga Uno mampir ke rumah makan Noroyono miliknya di Jalan Gajahmada Purwodadi, Sabtu (12/1/2019).

“Ya Allah, kayak mimpi. Saya nggak percaya Pak Sandi mampir. Saya doakan agar bisa menjadi pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya. Menjadi pemimpin yang amanah,” kata Latifah berusaha menahan genangan airmatanya. “Senang rasanya dikunjungi Pak Sandi,” lanjut perempuan setengah baya ini dengan suara bergetar.

Calon wakil presiden nomor urut 02 ini memulai aktifitas paginya di Purwodadi dengan berlari dari hotelnya menginap menuju Simpang Lima sejauh tiga kilometer. Warga yang mengenalnya mencoba untuk berswafoto dengan melambatkan kendaraannya atau mengejar mantan pengusaha dengan ikut berlari.

Lari menjadi aktifitas Sandi dalam menyerap aspirasi, di setiap daerah yang disinggahinya, mantan wakil gubernur DKI ini ingin melihat langsung aktivitas dan geliat ekonomi tempat yang disinggahinya. Usai berlari, mampir di tempat kuliner yang dikelola UMKM. Dan di Purwodadi, Sandi mampir di rumah makan Noroyono milik Ibu Latifah.

“Terima Kasih doanya Bu Latifah. In Shaa Allah harapan bu Latifah agar masyarakat sejahtera, harga-harga stabil terjangkau dan peciptaan serta penyediaan lapangan kerja jika saya dan Prabowo Subianto terpilih, terwujud,” kata Sandi yang juga mengamini doa Latifah.

Menurut Sandi, mampir di kuliner khas setiap daerah di Indonesia yang dikelola pengusaha kecil, harus menjadi gerakan. Gerakan yang menggerakkan ekonomi rakyat. Bisnis ini yang mampu menyerap lapangan kerja dan menghidupi masyarakat sekitarnya. Juga meningkatkan pendapatan daerah tersebut.

“Lihat saja warung Bu Latifah ini, memperkerjakan puluhan pegawai. Belum lagi berkah buat masyarakat sekitar. Prabowo dan Sandi akan fokus pada gerak ekonomi rakyat. Industri kecil dan menengah, adalah denyut ekonomi Indonesia sesungguhnya. Semoga nanti karyawan Bu Latifah bisa menjadi ratusan, bahkan ribuan dengan cabang di berbagai kota di seluruh Indonesia,” papar Sandi. (fik)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Pengusaha Perempuan Milenial Peringati Hari Lahir Wanita Syarikat Islam Jawa Timur ke 100 Tahun

Published

on

Nur Asia Uno memperingati 100 tahun hari lahir Wanita Syarikat Islam Jawa Timur, para anggota menyelenggarakan sebuah seminar bertajuk “Entrepreneur Emak-Emak Milenial – Join the Movement, Be The Solution” berlangsung di Gran Inna Surabaya.

Indonesiaraya.co.id, Surabaya – Dalam rangka memperingati 100 tahun hari lahir Wanita Syarikat Islam Jawa Timur, para anggota menyelenggarakan sebuah seminar bertajuk “Entrepreneur Emak-Emak Milenial – Join the Movement, Be The Solution” berlangsung di Gran Inna Surabaya.

Dalam seminar tersebut, para anggota perempuan yang merupakan pengusaha generasi milenial menyampaikan komitmennya untuk memberikan solusi terhadap tantangan ekonomi yang kian dinamis dengan mengangkat potensi dan mengembangkan sumber daya emak-emak di era digital. 

Hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut Ibu Nur Asia Uno, isteri Bapak Sandiaga Uno, calon wakil presiden nomor urut 02, yang menyampaikan tentang pentingnya ketahanan keluarga sebagai salah satu pilar kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
 
“Saya berharap Wanita Syarikat Islam terus memprioritaskan program-program penguatan ketahanan keluarga dan kesehatan keluarga, baik secara pemenuhan gizi melalui makanan untuk keluarga maupun dengan menjaga kesehatan fisik.  Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan perempuan sebagai penguatan fondasi ekonomi keluarga serta membantu peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujar Nur Asia Uno di hadapan lebih dari 100 peserta pengusaha perempuan milenial Wanita Syarikat Islam.

Sementara itu Ketua Ponpes Nurul Iman, Umi Wahidah menyampaikan tentang peran Wanita Syarikat Islam yang terus konsisten dan aktif memperjuangkan berbagai macam kepentingan perempuan dan anak dalam memperkuat ketahanan keluarga.  

“Kami senang bahwa Ibu Nur Asia Uno memberikan perhatian yang tulus terhadap pemberdayaan perempuan dengan mendorong pentingnya kesejahteraan keluarga yang dapat diperkuat dengan kemampuan kewirausahaan perempuan milenial.”

Peserta seminar juga diberi pembekalan oleh pakar TI dan e-commerce, Agus Maksum, yang menyampaikan bahwa dengan perkembangan e-commerce Indonesia yang tumbuh semakin cepat, sudah sewajarnya para pengusaha perempuan milenial harus dapat memanfaatkan e-commerceuntuk pengelolaan usaha yang efisien, baik untuk penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa. 

Pada kesempatan tersebut, Nur Asia Uno lebih lanjut mengatakan, “Semoga pengusaha perempuan milenial yang mandiri berwirausaha dapat terus aktif dalam memajukan perekonomian keluarganya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan e-commerce.” (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending