Connect with us

HUKUM

Jangan Disebut Kelompok Kriminal Aksi Kelompok di Papua Termasuk Terorisme dan Separatisme

Published

on

Kapitra Ampera./Instagram.com/@kapitra.lawfirm.

INDONESIA RAYA – DR Kapitra Ampera SH MH menyatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Papua merupakan gerakan terorisme dan separatisme.

Karena itu Kapitra minta agar aksi tersebut jangan lagi disebut kelompok kriminal maupun kelompok kriminal bersenjata.

“Tindakan sekelompok orang Papua itu adalah aksi terorisme dan separatisme yang harus segera ditumpas oleh aparat,” kata Kapitra.



Dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 27 April 2021 Kapitra juga meminta Pemerintah mengubah status aksi sekelompok orang di Papua menjadi kelompok teroris dan separatis.

Dengan demikian aksi tersebut bisa ditindak dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Dia meminta Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) segera mengambil sikap tegas mengubah status di Papua itu menjadi kelompok teroris dan separatis.

“Selama ini aksi di Papua telah mengancam keamanan masyarakat dan menciptakan rasa takut bagi warga sipil dengan tindakan teror yang dilakukan. Itu kan aksi teroris,” kata Kapitra.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

HUKUM

Wilmar Internatioal Ltd Digugat Pendiri Lumbung Padi, Menjadi Trending Topic di Twitter

Published

on

INDONESIA RAYA – Gugatan pengusaha Indonesia, Fara Luwia yang merupakan pendiri PT Lumbung Padi Indonesia kepada Wilmar International Ltd kian mendapat perhatian warganet Indonesia pada hari Kamis, 8 Juli 2021.

Selain Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie yang juga menjadi trending topic twitter Indonesia ada juga muncul #WilmarDigugat di Twitter.

Gugatan tersebut dilayangkan kepada anak usaha Wilmar International yakni, PT Sentratama Niaga Indonesia (SNI) dan PT Natura Wahana Gemilang (NWG).



Perusahaan diduga melakukan pengambilalihan saham terhadap PT Lumbung Padi Indonesia, perusahaan pengolahan padi dan beras modern terpadu yang didirikan Fara Luwia di Mojokerto, Jawa Timur, pada 2009.

Fara Luwia mengaku telah dicurangi oleh para tergugat dengan cara-cara yang jauh dari prinsip good corporate governance.

Sehingga perusahaan pengolahan padi dan beras yang didirikannya justru diambil alih, padahal usaha itu demi memajukan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Jawa Timur,

Menanggapi hal ini warganet lantas banyak yang menyoroti kasus wilmar ini dan memberi dukungan kepada founder PT Lumbung Padi Indonesia

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Tabungan Milik Seorang Bos di Bank BJB dikuras Mantan Sopir, Lebih dari Rp5 Miliar

Published

on

Gedung Bank BJB. /Dok. Bankbjb.co.id

INDONESIA RAYA – Mantan sopir diduga membobol uang milik seorang nasabah senilai Rp 5,6 miliar untuk mencalonkan diri (nyalon) sebagai anggota Dewan.

Anehnya, sopir tersebut bisa mengambil uang di tabungan tanpa surat kuasa apapun.

Seorang nasabah di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau BJB KCP Citra Raya, Kabupaten Tangerang, RD, harus menelan pil pahit.



Sebab, uang senilai Rp5,6 miliar yang berada dalam rekeningnya ludes usai diduga ditilep oleh sopir bank tersebut.

RD mengatakan, peristiwa itu bermula ketika dia memindahkan uang dari tabungan Bank BCA ke BJB dan rencananya pun akan dideposito.

Setelah itu RD diajak berbisnis bersama lurah-lurah di Kabupaten Tangerang oleh sopir Bank itu, yakni Soleh Afif.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media INFO BUMN dalam artikel “Tabungan Milik Seorang Bos di Bank BJB dikuras Mantan Sopir, Lebih dari Rp5 Miliar”


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Adelin Lis Bisa Keluar Masuk Indonesia Meski 10 Tahun Diburu Diburu Aparat, Begini Modusnya

Published

on

Kadiv Humas Polri Irjen, Pol Argo Yuwono. /Dok. humas.polri.go.id.

INDONESIA RAYA – Buronan kelas kakap kasus pembalakan liar, Adelin Lis, yang 10 tahun diburu kejaksaan, tercatat beberapa kali lolos ke luar Indonesia dengan menggunakan paspor palsu.

Mengetahui hal itu, Kabid Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono mengatakan, akan berkoordinasi dengan pihak Ditjen Imigrasi terkait itu.

“Nanti kita koordinasikan dengan ditjen imigrasi,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. Sebelumnya, diketahui bahwa Adelin Lis terlibat kasus pembalakan liar.



Dia kemudian dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada 2008. Adelin Lis melarikan diri dengan memalsukan paspor.

Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media INFO BUMN dalam artikel Adelin Lis Bisa Keluar Masuk Indonesia Meski 10 Tahun Diburu Diburu Aparat, Begini Modusnya


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017