Connect with us

JAKARTA

Kapolda Metro Jaya Pastikan Tempat Hiburan Malam Masih Ditutup

Published

on

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Nana Sudjana. (Foto: Instagram @humas.pmj)

Indonesiraya.co.id, Jakarta – Polda Metro Jaya memastikan selama masa pandemi virus Corona atau Covid-19, tempat hiburan malam di wilayah Hukum Polda Metro Jaya tidak ada yang buka. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Nana Sudjana mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar tidak membuka tempat hiburan malam.

“Memang selama pandemi, untuk seluruh hiburan malam kami tutup. Pemda berkoordinasi dengan kami semua. Itu kami lakukan pengecekan hampir setiap malam, jadi tidak ada yang buka,” kata Irjen Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Ditambahkan Nana Sudjana, ada perpindahan peredaran narkotika dari tempat hiburan malam pindah ke apartemen. Dirinya menyebut kebanyakan dikonsumsi di apartemen hingga hotel. Hal ini diketahui dari hasil pengungkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya.



“Tapi, kenapa ekstasi masih beredar dan masih banyak pihak yang berupaya mengedarkan khususnya ekstasi, mereka mengalihkan ke tempat lain. Dari fakta yang kami ungkap, mereka melakukan pesta itu di apartemen dan juga di hotel,” ungkapnya.

Saat ini, Polda Metro Jaya terus komitmen dalam pemberantasan narkoba. Menurut Nana, narkoba bukan saja persoalan lokal tapi sudah mendunia.

“Narkoba merupakan musuh besar bangsa yang menjadi ancaman serius selain masalah terorisme dan korupsi. Permasalahan narkoba juga merupkan masalah global yang tergolong ke dalam International Crime. Hampir semua negara menjadikan masalah narkoba menjadi musuh bersama,” kata Irjen Nana. (pmj)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Terungkap Sudah Beraksi 20 Kali, Pencuri Pecah Kaca Incar Mobil Mewah

Published

on

Polisi Menangkap Dua Orang Sopir Angkot Pelaku Pencurian Perlengkapan Mobil Dengan Modus Pecah Kaca. /Instagram.com/@polres_metro_jakarta_utara.

INDONESIA RAYA – Terkait kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan dari hasil pemeriksaan anggotanya, para tersangka (pelaku RP, SL dan AJ) ini telah melakukan kegiatan sebanyak 20 kali. 

Yang mana 20 kali ini dilakukan selama enam bulan yaitu selama masa pandemi Covid-19.

Sudjarwoko memaparkan, puluhan lokasi tersebut di antaranya dilakukan di daerah Pantura, kawasan Cikampek (6 kali), wilayah Tanjung Priok (5 kali), Cilincing (3 kali) dan kawasan lainnya di Jakut.



“Setelah melakukan pencurian barang hasil curian dijual seharga 3 setengah juta rupiah oleh penadah. Sedangkan tersangka yang melakukan pencurian dan mendapat keuntungan sebesar Rp800.000,” tutur Sudjarwoko kepada wartawan, di Jakarta, Senin, 30 November 2020.

Adapun modus operandi yang dilakukan oleh tersangka ini, menurutnya, yaitu para pelaku berpatroli melihat dan mencari sasaran mobil-mobil mewah yang terparkir tanpa pengawasan yang ketat. 

Kemudian kelompok ini melakukan mendekati sasaran dan parkir di sebelah mobil yang menjadi target mereka.

“Selanjutnya mereka beraksi dengan melakukan pemecahan kaca dan melepas barang-barang yang mereka incar itu kurang lebih berkisar 10 menit.”

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap 6 Pelaku Begal Spesialis Pesepeda

Published

on

Polda Metro Jaya Mengungkap dan Menangkap Enam Pelaku Kasus Begal Pesepeda. /Instagram.com/@humas.pmj.

INDONESIA RAYA – Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap enam pelaku begal pesepeda.

Pengungkapan kasus ini berawal dari tiga laporan korban di berbagai wilayah hukum Polda Metro Jaya. Para pelaku beraksi tiga kali dalam sepekan.

Peristiwa pertama terjadi di sekitar Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 21 November 2020.



“Korban melaporkan di mana dia kehilangan dirampas ponselnya oleh pengendara sepeda motor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol Yusri Yunus).

Sehari berselang, kawanan begal tersebut beraksi di Sektor 7, Bintaro, Tangerang Selatan.

Berikutnya pada 28 November 2020, para pelaku kembali melakukan aksi pembegalan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Ini yang kemudian dikembangkan oleh Resmob Polda Metro Jaya dan berhasil mengamankan ada enam orang pelaku,” ujar Yusri.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Melawan saat Ditangkap, Satu Begal Akhirnya Ambruk Ditembak Polisi

Published

on

Seorang pelaku begal ditembus timah panas polisi lantaran melawan petugas Polda Metro Jaya. /Pixabay.com/Alexas_Fotos.

INDONESIA RAYA – Seorang pelaku begal ponsel yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi ambruk setelah ditembus timah panas polisi. Tindakan tegas itu diberikan lantaran melawan petugas Polda Metro Jaya saat akan ditangkap.

“Saat dilakukan penangkapan tersangka melawan. Petugas melakukan tindakan tegas terukur dan saat dibawa ke rumah sakit, dia meninggal dalam perjalanan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat, 27 November 2020.

Yusri menjelaskan pelaku yang ditindak tegas polisi berinisial JCP (19), sia merupakan otak komplotan tersebut. Melihat seorang rekannya ambruk, para pelaku lain akhirnya menyerah tanpa perlawanan.



Para tersangka lainnya di antaranya SNF (18) dan MSH (18) yang berperan mengancam korban dan merampas barang berharganya. Adajuga A (16) dan IZ (16) yang berperan sebagai joki. Sedangkan satu pelaku lain berinisial D masih dalam pengejaran.

Yusri juga mengatakan, aksi komplotan ini juga sempat viral di media sosial. Salah satunya dengan menodong seseorang yang berada di dalam gang dengan senjata tajam dan kemudian merampas ponselnya.

“Ada yang viral masuk ke gang sempat tanyakan alamat lalu yang satu tempelkan clurit dan langsung mengambil ponsel,” ujar Yusri.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Yusri, pelaku mengakui telah menjalankan aksinya di enam lokasi seperti Bekasi, Duren Sawit, Jatiasih, Pondok Gede dan Penggilingan.

“Ini kelompok spesialis begal pencurian dengan kekerasan. Ada yang begal biasanya mencuri lalu kabur, tapi mereka ini begal pakai senjata tajam, tiap bergerak bawa clurit dan tak segan melukai korban. Jadi kelompoknya ini terbilang sadis,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka ini dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017