Connect with us

POLITIK

Kata Menlu Nilai-Nilai Demokrasi Harus Ditanamkan Sejak Anak-Anak

Published

on

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Indonesiaraya.co.id, Nusa Dua – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan nilai-nilai demokrasi seperti toleransi dan saling menghargai harus ditanamkan sejak kanak-kanak.

Berbicara dalam Bali Democracy Students Conference (BDSC) ke-2 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Rabu (5/12/2018) malam, Retno menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut harus diadopsi oleh generasi muda untuk mencegah konflik atau perang.

“Generasi muda harus bisa menghormati perbedaan dan toleransi, untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi anak cucu mereka kelak,” kata Retno di hadapan 138 peserta yang berasal dari 57 negara.

Demokrasi, menurut dia, harus diperjuangkan dan dipelihara dengan sungguh-sungguh, seperti halnya perdamaian.

Demokrasi juga tidak lepas dari tantangan yang sulit, seiring meningkatnya populisme, nasionalisme sempit, xenofobia dan anti-pluralisme, bahkan di negara-negara yang demokrasinya sudah matang.

“Ini akan berdampak pada rusaknya toleransi dan harmoni sosial kita. Karena itu sudah menjadi tugas kita bersama untuk memastikan agar demokrasi terus berkembang secara inklusif, dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Retno.

Peran generasi muda dalam perkembangan demokrasi menjadi penting karena mereka adalah agen perubahan dan perdamaian.

Menerapkan nilai-nilai demokrasi dan budaya dialog akan menjauhkan generasi muda dari konflik, menurut Retno, akan sulit diakhiri ketika sudah terjadi.

“Contohnya konflik di Afghanistan yang sudah berlangsung selama 40 tahun, sulit sekali diakhiri meskipun kami bekerja keras membantu agar warga Afghanistan bisa hidup dengan damai,” tutur Retno.

Seorang pelajar asal Afghanistan, Parwiz Mosamim, setuju bahwa demokrasi harus dibangun berdasarkan rasa saling menghormati dan memahami.

Sayangnya, di Afghanistan yang menghadapi konflik berkepanjangan, demokrasi hanya disambut sebagai fenomena baru tanpa masyarakatnya benar-benar mengerti bagaimana menerapkan nilai-nilai demokrasi.

“Jika sebuah negara tidak demokratis, ia tidak akan berkembang karena selalu ada konflik,” ujar pemuda 24 tahun itu.

Lain halnya Afghanistan, mahasiswa yang sedang menempuh studi master di Universitas Padjajaran itu mengaku mengagumi demokrasi yang diterapkan di Indonesia dan India.

“Banyak orang dengan latar belakang budaya berbeda, tetapi mereka menghormati satu sama lain. Setiap orang kritis memikirkan masa depan negara mereka, dan buktinya Indonesia terus berkembang saat ini,” kata Parwiz. Demikian, seperti dikutip Antara. (ydp)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BREAKING NEWS

BPN Pertanyakan Klaim Pemerintahan Jokowi Ambil Alih PT Freeport

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, meluruskan klaim keberhasilan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih mayoritas sahan PT Freeport sebagai bagian dari nasionalisme.

“Yang kita persoalkan adalah klaim berlebihan bahwa pengambil alihan PT Freeport bagian dari nasionalisme. Itu lebay. Itu transaksi jual beli saham biasa,” kata┬áSudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Merujuk pada laporan PT Freeport McMoran di pasar modal Amerika Serikat pada Januari 2019, Sudirman mengatakan pembelian mayoritas saham PT Freeport justru merugikan Indonesia.

“Dalam laporan itu disebutkan, meski Pemerintah Indonesia kuasai 51 persen saham, tetapi┬ákontrol manajemen dan operasional masih di tangan PT Freeport. Mayoritas benefit ekonomi juga masih di tangan PT Freeport. Itu ditulis dalam perjanjian jual beli saham. Kami akan minta pemerintah untuk buka apa saja isi kontrak itu,” beber Sudirman.

Senada dengan Sudirman, mantan staf khusus Kementerian ESDM Muhammad Said Didu mengatakan pembelian mayoritas saham PT Freeport justru membuat buntung Indonesia. Mengingat kewajiban Freport di bidang lingkungan hidup mencapai ratusan trilyun.

Selain itu, lanjut Said, sebagai pemegang saham Indonesia juga harus menanggung kewajiban investasi pengembangan tambang bawah tanah dan smelter.

“Siapapun pemerintahannya, pengambilalihan PT Freeport ini pasti terjadi. Tinggal tunggu waktu. Yang terjadi sekarang justru PT Freeport yang ketiban untung. Dia dapat uang cash triliunan rupiah dari penjualan saham, dia dapat hak pengelolaan dan pengendalian, hingga Freeport juga terbebas dari tuntutan kerusakan lingkungan. Sementara Indonesia, dapat hutang baru,” kata Said.

Said menilai, pengambilalihan PT Freeport oleh pemerintah Joko Widodo yang terkesan buru-buru ini demi kepentingan pencitraan jelang pemilu. Dia pun meminta agar pemerintah menghentikan segala bentuk pencitraan yang justru membawa kerugian bagi rakyat.

“Kasus Freeport ini dijadikan target politik bahwa ini harus berhasil sebelum akhir 2018, supaya bisa jadi bahan kampanye. Tapi carilah bahan kampanye yang tak merugikan negara,” ucap Said. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Ini Kata Sandiaga Uno pada Ribuan Milenial di Surabaya

Published

on

Sandiaga Uno dalam acara Youth Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Arena DBL Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Indonesiaraya.co.id, Surabaya – Di hadapan ribuan milenial di acara Youth Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Arena DBL Surabaya, Sabtu (16/2/2019), Sandiaga Salahuddin Uno akan membuka akses untuk ribuan anak muda yang ingin berwirausaha. Sehingga turut jadi solusi permasalahan tenaga kerja Indonesia.

“Mari kita bersama-sama pecahkan masalah pengangguran ini. Benahi sumber daya manusia agar tidak hanya unggul dalam jumlah, tetapi juga kualitasnya. Gunakan teknologi sebagai kunci dalam pengelolaan kekayaan sumber daya alam kita. Bangun iklim investasi yang memungkinkan jutaan pekerjaan baru muncul di tengah-tengah bonus demografi Indonesia,” kata Sandi disambut gemuruh tepuk tangan para milenials.

Menurut Sandi, Indonesia harus mampu mengolah kekayaan hasil bumi dengan inovasi, Research and Development (R & D), membangun industri. Melompat dengan perkuat Daya Dukung Inovasi, terutama Blended R & D Fund.

Sandi menyatakan akan melipat gandakan dana R & D dari dunia usaha dan pemerintah. Demi memberikan insentif riset dan inkubasi untuk para millenial innovator mandiri dan pastikan adanya insentif riset untuk dunia usaha.

“Melompat artinya juga melipat gandakan akumulasi dana riset sampai 200 triliun dalam 5 tahun. Menajamkan fokus riset di kampus lewat kolaborasi inovasi,” papar Sandi.

“Dan yang terpenting, buka akses untuk ribuan anak muda yang ingin berwirausaha
sehingga turut jadi solusi permasalahan tenaga kerja kita. Ayo melompat tinggi melawan gravitasi keraguan, memulai berusaha sejak dini. Enterpreneurship ini soal mindset, pola pikir yang berwujud Kerja Keras, Cerdas, Tuntas & Ikhlas,” lanjutnya. (ban)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Ini Pesan Sandiaga Uno saat Jenguk Ahmad Dhani di Lapas Surabaya

Published

on

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Ahmad Dhani di Lapas Kelas I Surabaya, Jalan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019).

Indonesiaraya.co.id, Surabaya – Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Ahmad Dhani di Lapas Kelas I Surabaya, Jalan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur. Sandi tiba sekitar pukul 09:40 WIB, Sabtu (16/2/2019).

Mengenakan baju biru, celana krem dan sepatu hitam, calon wakil presiden nomor urut 02 ini, langsung masuk ke kapas untuk bertemu Dhani yang sudah sepuluh hari di penjara Medaeng setelah dipindahkan dari Cipinang beberapa waktu lalu.

Warga sekitar menyemut begitu tahu ada Jadwal Sandi menjenguk Dhani. Sebagian sempat berswafoto, begitu pula dengan para keluarga narapidana yang menjenguk orang terdekatnya teriakan Sandi Sandi sempat terdengar.

Sandi hanya lima belas menit berada di dalam lapas dan menyatakan keprihatinannya pada pentolan Dewa 19.

“Kami prihatin keadaan beliau dan Alhamdulillah hari ini senyum, jadi hadapi dengan senyuman betul- betul dilakukan. Dhani memiliki spirit sangat postitif dan memyampaikan kondisinya sehat-sehat saja,” kata Sandi.

Kepada Sandi, Dhani mengaku diperlakukan dengan baik. Suami Mulan Jameela ini, menitipkan salam kepada teman-teman seperjuangan.

“In Shaa Allah, berliau diberikan kesehatan dan ketabahan. Karena tentunya menghadapi tekanan, baik proses hukum dan prosedur hukum. Ini membutuhkan mental yang sangat kuat,” jelas Sandi.

Sandi juga menyoroti kelebihan kapasitas Lapas. “Di sini kapasitasnya hanya 700 napi, tapi ada 2900 napi di sini. Delapan puluh persen lebih napi narkoba. Ini mesti jadi catatan kita. Dan ini bukan hanya terjadi di Medaeng, tapi di seluruh Lembaga Pemasyarakatan di negeri ini. Kita negara darurat narkoba,” jelas Sandi.

Sandi berharap, proses hukum Ahmad Dhani berlangsung dengan penuh keadilan tidak tebang pilih, tidak tajam ke satu sisi dan tumpul ke sisi yang lain.

“Hukum itu tidak digunakan untuk memukul lawan, tapi memihak kepada kawan. Hukum itu harus adil tanpa pandang bulu. Itu harapan kita. In Shaa Allah, hukum dibawah kepemimpinan Prabowo Sandi, lebih adil lagi,” tutup Sandi. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending